in

33 Jenis Merpati, Ciri Fisik, Karakteristik, Harga dan Gambar

Jenis Merpati – Burung dara atau sebagian orang menyebutnya dengan istilah merpati, kini sedang trending dipelihara masyarakat Indonesia. Para penghobi mesti mengetahui terlebih dahulu segala ilmu tentang perkara tersebut. Dari mulai cara memberikan pakan, handle anakan sampai dewasa serta melatihnya supaya dapat menjadi juara. Baik itu untuk merpati balap, kolongan maupun hias.

Jenis Merpati, Burung Dara, Merpati Balap, Merpati Pos, Merpati Hias, Merpati Kicau, Merpati Tomprang

Namun selain hal di atas, para penghobi juga mesti mengenal serta memahami jenis merpati yang sering dipelihara di Indonesia atau dunia. Berikut ini adalah daftar serta ulasan lengkapnya :

Macam dan Jenis Merpati di Dunia

A. Jenis Merpati Hias

1. Blue Ground Doves

Blue Ground Doves

Asal : benua Amerika Selatan

Harga : mulai dari Rp. 400.000 ribu

Tipe : Merpati hias

Blue Ground Doves, bila diterjemahkan ke bahasa Indonesia berarti Merpati Tanah Biru. Nama tersebut diberikan karena meski kerabat burung Merpati, hewan ini justru tidak mempunyai kemampuan untuk terbang sehingga lebih banyak menghabiskan waktunya di tanah. Baik itu cari makan atau kawin.

Meski sering berada di tanah. Burung jenis ini justru relatif banyak ditangkarkan oleh manusia. Penyebabnya, ternak tersebut punya kicauan begitu indah. Kemudian, corak tubuh yang cantik pun menjadi sebab lain mengapa para penghobi terpikat untuk memeliharannya dengan begitu baik.

2. Jamaican Doves

Caribbean Doves, Jamaican Doves

Asal : Jamaika dan Kepulauan Karibean

Harga : mulai dari Rp. 600.000 per ekor

Tipe : merpati hias

Jamaican Doves atau Caribbean Doves memang tidak dipelihara di Indonesia. Namun, di negara Eropa semisal Inggris atau Perancis. Burung ini merupakan ratu merpati dan dijual dengan harga mulai dari 600 ribu rupiah per ekor.

Diberi gelar sebagai ratu merpati karena hewan tersebut punya pola begitu indah. Terutama jika dibandingkan merpati lokal. Dan juga, merpati ini pun dari segi kicauannya sangat indah dan begitu memikat banyak sekali penghobi.

3. Indian Fantail Pigeon

Indian Fantail Pigeon

Asal : India

Harga : mulai dari Rp. 2.800.000 per ekor

Tipe : merpati hias

Seperti namanya, hewan ini mempunyai ekor layaknya kipas. Yang mana, jika dipadupadankan dengan warna bulu putih. Maka, burung tersebut sangatlah cantik serta cocok dipelihara sebagai merpati hias.

Tidak hanya itu, jika dapat menghasilkan warna dan pola tubuh begitu unik dan baru. Misalnya jingga, biru dan merah. Maka, harga dari salah satu jenis merpati ini begitu tinggi. Bahkan lebih dari 2 juta rupiah per ekor berukuran anakan.

4. Holly Cropper

Holly Cropper

Asal : Belanda

Harga : mulai dari Rp. 2.000.000 per ekor

Tipe : merpati hias

Mungkin dari segi warna tubuh yang dipunyai. Merpati jenis ini sangatlah tidak menarik bagi para penghobi. Baik itu di Indonesia atau negara lain misalnya Belanda, Norwegia dan lain sebagainya.

Namun jika dilihat dari segi postur. Holly Cropper yang dikembangkan di Belanda ini begitu unik. Alasannya, dada hewan tersebut sangatlah membusung dan terlihat sangat anggun bila dilihat serta difoto dari beberapa angle kamera.

5. Pomeranian Pouter

Pomeranian Pouter

Asal : Inggris

Harga : mulai dari Rp. 1.800.000 per ekor

Tipe : merpati hias

Dari segi posturnya, jenis merpati ini sama seperti Holly Cropper, yaitu tegap dan dada membusung. Namun perbedaan antara kedua breeds tersebut dari kakinya. Dimana, Pomeranian Pouter ditumbuhi oleh lebih banyak bulu.

Dan berbicara harganya sendiri. Para penghobi cukup merogoh kocek hingga Rp. 1800.000 per ekor untuk memperoleh burung ini. Jumlah tersebtu tentunya lebih murah ketimbang Holly Cropper.

6. Bokhara Trumpeter

Bokhara Trumpeter

Asal : Uzbekistan

Harga : mulai dari Rp. 3.000.000 per ekor

Tipe : merpati hias

Berasal dari Uzbekistan, tepatnya kota Bukhara. Merpati jenis ini telah masuk ke dalam breeds yang paling populer di Amerika Serikat. Bahkan meraih peringkat ke-8 dalam daftar tersebut.

Populernya burung ini karena mereka punya tubuh sangat unik. Kaki penuh bulu serta bulu kepala yang terlihat bak mahkota. Sehingga, keunikan tersebut buat burung ini punya harga hingga 3 juta per ekor.

7. Jacobin Pigeon

Jacobin Pigeon

Asal : India

Harga : mulai dari Rp. 700.000 per ekor usia anakan

Tipe : merpati hias

Jacobin Pigeon merupakan jenis merpati paling primadona dan sering dibudidayakan di India atau Pakistan. Alasannya, burung tersebut punya tubuh begitu cantik, yaitu bagian bulu belakang rancung. Sehingga terlihat seperti mahkota.

Tidak hanya itu, warnanya cukup beragam, baik itu merah atau kuning. Menyebabkan burung tersebut punya harga relatif mahal. Tepatnya, 700 ribu per ekor usia anakan.

8. Budapest Tumbler / Budapest Short-faced Tumbler

Budapest Short-faced Tumbler

Asal : Hungaria

Harga : mulai dari Rp. 3.500.000 per ekor

Tipe : merpati hias

Dari segi muka, burung ini terlihat cukup lucu. Sehingga, tidak jarang. Burung tersebut jadi primadona di beberapa negara. Utamanya Perancis atau Hungaria.

Tidak hanya itu, perpaduan corak tubuh pun menambah kecantikan dari burung pemakan biji – bijian ini. Akibatnya, tak jarang penghobi rela menggelontorkan uang sampai jutaan rupiah untuk seekor jenis merpati tersebut.

9. English Carrier

English Carrier

Asal : Inggris

Harga : mulai dari Rp. 3.000.000 per ekor

Tipe : merpati dwiguna ( pos/hias )

Jenis merpati ini awalnya sangat ditakuti oleh masyarakat Inggris. Alasannya, mereka menganggap bahwa burung tersebut merupakan breeds gagal. Mengingat, dari segi mukanya terdapat benjolan.

Seiring berjalannya waktu. Benjolan tersebut dianggap sebagai keunikan. Sehingga tak jarang, akhirnya saat ini banyak masyarakat yang membudidayakannya.

10. Maltese Pigeon

Maltese Pigeon

Asal : Malta

Harga : Rp. 6000.000 per ekor

Tipe : merpati hias

Dari semenjak pertama kali diperkenalkan oleh seorang ilmuwan berasal dari Malta. Jenis merpati ini telah cukup banyak dibudidayakan oleh para penghobi. Alasannya adalah perawatan relatif mudah serta karakternya yang Human Friendly.

Bukan cuma itu, postur dari burung merpati bertipe hias tersebut sangat anggun. Tegap, ditopang oleh kedua kaki dengan jenjang relatif tinggi serta dada pahanya begitu besar. Untuk harganya sendiri, di beberapa situs jual beli mencapai 400 USD atau 6 juta rupiah per ekor.

11. Russian Volga Pigeons

Russian Volga Pigeons

Asal : Rusia

Harga : mulai dari Rp. 7.000.000 per ekor

Tipe : merpati hias

Punya postur tubuh membusung serta corak bulu lebat berpola indah. Membuat burung dara pemakan biji – bijian tersebut punya harga cukup besar, yaitu sekitar mulai dari 7000.000 per ekor.

Tak cukup sampai di sana. Karakternya yang begitu patuh dan jinak terhadap manusia, membuat para penghobi burung merpati, baik pemula atau profesional. Tertarik memeliharanya.

12. Koroski Owl Slovenian Pigeon

Koroski Owl Slovenian Pigeon

Asal : Slovenia

Harga : Rp.2.800.000 per burung usia anakan dan Rp.5000.000 per burung ukuran dewasa

Tipe : merpati dwiguna

Koroski Owl Slovenian Pigeon ialah breeds yang berasal dan dikembangkan di Slovenia. Para penangkar mengkategorikannya sebagai merpati bertipe hias serta merpati pos

2 tipe sengaja disematkan pada jenis merpati ini. Pasalnya, selain mempunyai keindahan dari segi corak serta posturnya. Burung tersebut mampu terbang hingga ratusan kilometer, dan berjam – jam lamanya. Meski pemakan biji – bijian.

13. Merpati Gazzi Modena

Merpati Gazzi Modena

Asal : Modena, Italia

Harga : mulai dari Rp. 2.500.000

Tipe : merpati dwiguna

Punya bobot sebesar 300 gram dan panjang tubuh sekitar 25 cm, dihitung dari kepala hingga ekor. Tidak berarti jenis merpati yang menyukai biji – bijian dan berasal dari Modena, Italia, tidak bisa terbang jauh.

Karena faktanya, burung tersebut mampu terbang sampai lebih dari 30 kilometer. Bahkan, di awal abad 13. Pemerintah serta rakyat Italia sering memeliharanya dengan tujuan untuk mengantarkan pesan ke tempat relatif jauh.

B. Jenis Merpati Pos

1. African Mourning Doves / Mourning Collared Dove

African Mourning Doves, Mourning Collared Dove

Asal : Gurun Kalahari

Harga : Mulai dari Rp. 280.000 per ekor

Tipe : Merpati Pos

African Mourning Dove adalah merpati endemik dari benua Afrika, tepatnya Gurun Kalahari, Afrika Selatan. Burung ini merupakan pemakan biji – bijian dan sangat mudah ditemukan pada daerah yang terdapat cadangan air dalam jumlah besar.

Secara fisik, African Mourning Doves memang kecil. Pasalnya, bobot tubuh mereka ketika dewasa hanya 200 – 300 gram serta panjangnya sekitar 31 cm, dihitung dari kepala sampai ekor. Meski demikian, jika berbicara mengenai jarak terbang. Jenis merpati pos mampu terbang sampai lebih dari 30 km. Sehingga tidak jarang, di zaman dahulu sering dipakai sebagai pengantar pesan ke daerah jauh.

2. German Beauty Homer Pigeon

German Beauty Homer Pigeon

Asal : Jerman

Harga : Rp. 2.000.000 per ekor

Tipe : merpati pos

Dahulu, jenis merpati ini dikenal sebagai burung pos. Pasalnya, mereka bisa menempuh jarak hingga ratusan kilometer serta terbang dalam kondisi apapun.

Sekarang, English Carrier tersebut akhirnya dipelihara sebagai burung balap. Baik oleh penghobi di Indonesia atau luar negeri. Mengingat, kecepatan yang dapat ditempuh mencapai puluhan kilometer per jam.

3. Dragon Pigeon

Dragon Pigeon

Asal : Inggris

Harga : mulai dari Rp. 300.000 per ekor

Tipe : merpati pos

Meski dari tampangnya, burung tersebut terlihat cukup menyeramkan. Sama seperti English Carrier. Jenis merpati ini dapat dipakai sebagai pengantar pesan di masa lampau.

Penyebabnya, Dragon Pigeon mampu terbang hingga beratus – ratus kilometer lamanya. Dan untuk pesan tersebut diterima, hanya butuh waktu paling lama satu minggu.

4. American Show Racer Pigeon

American Show Racer Pigeon

Asal : Amerika Serikat

Harga : mulai dari Rp. 600.000 per ekor

Tipe : merpati pos

American Show Racer Pigeon memang berasal dari Amerika Serikat. Terutama wilayah utara, misalnya Alaska, Montana, North Dakota, New York dan ibukota Amerika Serikat, Washington.

Burung ini punya bobot begitu pas. Sehingga, mereka mampu terbang sampai jarak lebih dari 20 kilometer serta dipelihara sebagai burung pos di masa lampau.

5. Modern Racing Pigeon

Modern Racing Pigeon

Asal : Amerika Serikat

Harga : mulai dari Rp. 200.000 per ekor

Tipe : merpati pos

Modern Racing Pigeon yaitu jenis merpati paling banyak serta lama dibudidayakan masyarakat Indonesia. Bahkan semenjak pemerintah Belanda masih menjajah.

Burung ini punya panjang dan bobot tubuh relatif proposional. Akibatnya, di abad pertengahan. Burung jenis ini dipakai sebagai pengantar pesan ke seseorang.

6. Belgian Beauty Homer Doves

Belgian Beauty Homer Doves

Asal : Belgia, Eropa

Harga : mulai dari Rp. 500.000 per ekor

Tipe : merpati pos

Berasal dari Belgia, sekarang jenis merpati ini telah menyebar ke seluruh dunia. Baik itu negara di Afrika sampai Asia semisal Indonesia, Thailand, Hongkong dan sebagainya.

Di beberapa negara, jenis burung tersebut bahkan sudah menjelma sebagai primadona. Tandanya, sering sekali diadakan turnamen yang mempertandingkan Merpati Belgia.

7. Guinea Homer Pigeon

Guinea Homer Pigeon

Asal : Kepulauan Pasifik

Harga : mulai dari Rp. 600.000 per ekor

Tipe : merpati pos

Hakikatnya, burung ini ditemukan pertama kali pada hutan Papua Nugini. Namun, ketika Tentara Inggris melakukan eksplorasi, mereka memboyongnya ke London untuk didomestikasi.

Setelah berhasil didomestikasi. Mereka akhirnya mampu menciptakan merpati jenis baru. Dimana punya kecepatan dan jarak tempuh lebih jauh dari nenek moyangnya yang namanya Guinea Homer Pigeon.

8. Scandaroon Pigeon

Scandaroon Pigeon

Asal : Jerman

Harga : mulai dari Rp. 4.800.000 per ekor

Tipe : merpati dwiguna

Secara penampilan, burung yang berasal dari Jerman ini sangat mirip dengan jenis lain. Sehingga, para penghobi sering tertukar. Terutama, pemula yang baru membudidayakan hewan tersebut.

Namun jika ingin ditelusuri lebih lanjut. Perbedaan antara Merpati Scandaroon dan jenis lain dilihat dari corak. Dimana, burung tersebut polanya sama seperti sapi, yaitu belang. Khususnya pada bagian kepala leher dan ekor. Selanjutnya diklasifikasikan sebagai dara bertipe dwiguna.

9. Hungarian Giant Homer Pigeon

Hungarian Giant Homer Pigeon, Merpati Pos

Asal : Hungaria

Harga : mulai dari Rp. 500.000 per ekor

Tipe : merpati pos

JikaBuddapest Tumbler masuk ke dalam daftar merpati hias. Burung dara jenis ini para ahli taksonomi mengklasifikasikannya sebagai merpati bertipe pos.

Karena bertipe merpati pos. Bobot badan dari Hungarian Giant Homer Pigeon cukup besar, yaitu mencapai 300 gram. Kemudian, panjang yang diukur dari kaki sampai kepala mencapai 30 cm. Dengan jarak terbang hingga lebih dari 200 kilometer.

10. Merpati De Liege

Merpati De Liege, Merpati Pos

Asal : Perancis

Harga : mulai dari Rp. 280.000 per ekor

Tipe : merpati pos

Merpati De Liege berasal dari Perancis. Memang, burung pemakan biji – bijian ini di Indonesia kurang begitu populer. Namun, pada negara Eropa, sudah banyak penghobi yang membudidayakannya untuk mengantarkan surat pada zaman dahulu.

Berkembangnya teknologi, jenis merpati De Liege mengalami penggeseran fungsi. Dimana, mereka kebanyakan dibudidayakan sebagai hewan konsumsi dengan harga per ekornya mulai dari Rp. 280.000.

11. Saddle Homer Pigeon

Saddle Homer Pigeon, Merpati Pos

Asal : Amerika Serikat

Harga : mulai dari Rp. 1.000.000 per ekor

Tipe : merpati pos

Mempunyai daya jelajah serta kecepatan cukup baik. Meski tidak sebaik dengan merpati jenis lain. Saddle Homer Pigeon di zaman dahulu dipergunakan sebagai hewan pengantar surat.

Karena teknologi telah berkembang. Di era digital, para pembudidaya mempergunakan serta menjadikan burung yang menyukai biji – bijian tersebut sebagai merpati balap. Jika tidak, mereka akan menjualnya ke Pasar sebagai unggas konsumsi.

12. Exhibition Homer Pigeon

Exhibition Homer Pigeon

Asal : Inggris

Harga : Rp. 3.500.000 per ekor

Tipe : merpati pos

Seperti namanya, jenis merpati pemakan biji – bijian ini paling digemari dan primadona pada setiap pameran di abad 20. Tepatnya pameran dengan tema kehewanan atau unggas.

Burung tersebut dapat jadi yang paling primadona karena punya postur tubuh unik, yaitu setengah tegak, ditopang oleh kaki atau paha relatif besar dan cengkraman kuat. Kemudian, bilah paruh yang cukup panjang tersebut menjadi ciri khas lain dari Exhibition Homer Pigeon.

13. Serbian Highflyer

Serbian Highflyer

Asal : Serbia

Harga : mulai dari Rp. 700.000 per ekor

Tipe : merpati pos

Berdasarkan namanya, jenis merpati yang bernama Serbian Highflyer ini awalnya memang dilatih supaya mampu terbang setinggi serta sejauh mungkin. Supaya nantinya bisa dipakai sebagai kurir pos, terutama di zaman dahulu.

Namun saat ini, burung dara tersebut ditangkarkan pembudidaya dengan tujuan sebagai merpati balap. Mengingat, setiap burung ini terbang, kecepatannya dapat mencapai 60 km per jam.

14. Cumulet Pigeon

Cumulet Pigeon

Asal : Bulgaria

Harga : mulai dari Rp. 320.000 per ekor

Tipe : merpati dwiguna

Punya bulu halus, putih, bersih dan sedikit tebal adalah ciri khas utama dari jenis merpati yang pertama kali dikembangan di negara Bulgaria.

Tidak hanya itu, bobotnya begitu ringan, yaitu sekitar 100-300 gram per ekor dewasa dan sangat menggemari pakan berupa biji – bijian. Membuat burung dara tersebut dibekali kemampuan untuk terbang selama 18 jam dengan jarak tempuh hingga ratusan kilometer.

15. Ispir Bagdad Pigeon

Ispir Bagdad Pigeon

Asal : Turki

Harga : mulai dari Rp. 800.000 per ekor

Tipe : merpati pos

Punya kemampuan terbang begitu jauh dan tinggi, membuat Ispir Bagdad di zaman dahulu jadi pilihan utama untuk mengantarkan pesan ke daerah lain.

Selanjutnya, gelambir yang dimilikinya pada bagian sekitar mata dan kegemaran memakan biji – bijian. Menjadikan jenis merpati tersebut terlihat begitu eksotis sehingga para pembudidaya pun tertarik memeliharanya.

C. Jenis Merpati Balap

1. Turkish Kelebek Pigeon

Turkish Kelebek Pigeon

Asal : Ankara, Turki

Harga : Rp.500.000 per ekor dewasa

Tipe : merpati balap

Punya kemampuan untuk terbang secara berputar adalah ciri khas dari merpati yang pertama kali ditemukan di Turki. Khususnya pada ibukota Turki, Ankara.

Kemudian, bulu yang relatif lebat, halus, serta dipadupadankan dengan corak begitu cantik. Membuat harga burung ini cukup mahal di pasaran, yaitu kurang lebih sekitar 500 ribu per ekor.

2. Racing Homer

Racing Homer

Jenis burung merpati balap ini merupakan burung liar dengan nama columbian livia. Namun sesudah jinak, banyak orang menyebut sebagai Racing Homer. Nah dari macam merpati ini kemudian disilangkan dan dikembangkan sejak 1990 baru muncul berbagai jenis merpati balap. 

D. Jenis Merpati Kicau

1. Bar-shouldered Dove (Geopelia humeralis)

Bar Shoulder Fruit Doves

Asal : Papua Barat, Papua Nugini, dan pulau Bantata, Waiego, Salawati.

Harga : Mulai dari Rp. 100.000 per ekor

Tipe : Merpati Kicau

Bar Shoulder Fruit Doves dikenal di Indonesia dengan istilah Walik Elok atau Perkutut australia. Burung tersebut dapat ditemukan pada sebagian wilayah Papua Barat serta tersebar hingga Australia serta beberapa negara Pasifik. Misalnya Papua Nugini, Kepulauan Solomon, Kepulauan Vanuatu, serta Nauru.

Bobot jenis merpati ini, jika dibandingkan dengan lainnya, relatif kecil. Baik dari segi bobot badan yang hanya 100 – 200 gram per ekor, atau panjangnya sekitar 19 cm. Tidak hanya itu, kemampuan terbang hanya mencapai kurang dari 10 km. Sehingga, Walik Elok dipelihara sebagai merpati hias, mengingat kicauannya sangat indah.

2. Black-Naped Fruit Doves (Ptilinopus melanospilus)
Black-Naped Fruit Doves (Ptilinopus melanospilus)

Asal : Kepulauan Sunda Kecil, Indonesia

Harga : Mulai dari Rp. 100.000 ribu per ekor

Tipe : Merpati Kicau

Walik Kembang atau dalam bahasa Inggris sebutannya adalah Black-naped fruit dove, merupakan burung merpati yang berasal dari Indonesia. Utamanya Indonesia bagian Timur seperti Papua, Papua Barat, Nusa Tenggara Barat, dan Kepulauan Sunda Kecil.

Burung ini, sama seperti Bar-shouldered Dove, merupakan pemakan buah atau biji -bijian. Namun, bila dilihat dari segi fisiknya. Jenis merpati tersebut punya bobot sedikit besar, yakni 150 – 250 gram. Begitupun panjangnya, dimana mencapai 27 cm, jika diukur dari kepala sampai ekor.

3. Brown Cuckoo Doves

Brown Cuckoo Doves

Asal : Kota Weipa, Australia Barat

Harga : mulai dari Rp.160.000 per ekor anakan

Tipe : merpati kicau

Pada umumnya, seekor burung merpati membuat kandang sendiri sebagai tempat tinggal. Namun tidak dengan Brown Cuckoo Doves atau masyarakat Indonesia menyebutnya sebagai Kedasih. Pasalnya, salah satu dari jenis merpati tersebut enggan punya sarang dan memilih tinggal di atas rating dari sebuah pohon besar.

Kemudian ketika masa kawin tiba, yaitu ketika musim semi atau panas. Mereka memilih berkawin pada sarang yang tidak sudah lama tidak berpenghuni. Jikalau sebuah kandang masih dihuni, maka jenis merpati tersebut mengusir penghuninya ke tempat lain.

Itulah berbagai macam jenis merpati balap, merpati pos, merpati hias dan merpati kicau. Belilah berdasarkan kriteria yang anda suka. Namun ingat ketika memelihara merpati berdasarkan jenis yang anda sudak harus dirawat dengan benar.

Written by Portal Hewan