in

10 Jenis Pakan Kerbau Ternak dan Anakan Agar Cepat Gemuk

Pakan Kerbau – Merawat ternak dengan baik adalah tuntutan bagi para peaku kegiatan ini. Salah satu yang paling penting diperhatikan di sini tentu saja adalah pakan. Hal ini tidak mengecualikan dengan aktivitas ternak kerbau. Untuk pakan kerbau ternak, anakan dan hewan ternak herbivora lainnya sendiri tentunya akan menggunakan jenis rerumputan yang berkualitas.

Pakan Kerbau, Makanan Kerbau, Pakan Ternak Kerbau, Pakan Anakan Kerbau, Jenis Rumput Pakan Kerbau

Jenis pakan inilah yang menentukan kualitas anakan kerbau atau ternak yang dihasilkan. Peternak dan petani harus mulai berpikir cerdas untuk menggunakan kualitas rumput yang tentunya sesuai dan bisa dipergunakan sebagai bahan ternak. Anda perlu memilah-milih ketika menentukan jenis pakan yang tentunya berpengaruh terhadap pertumbuhan ternak ke depan.

Jenis Rumput Pakan Utama Kerbau Saat Proses Penggemukkan

Secara umum sumber bahan pakan untuk hewan ternak dikelompokan menjadi 2 keompok yaitu kelompok pakan hijauan dan kelompok pakan non hijauan. Berdasarkan daerah asal, kelompok pakan hijauan banyak ditemukan dari jenis rumput, daun-daunan dan juga legum. Sedangkan kelompok non hijauan bersumber dari bahan sumber mineral dan biji-bijian.

Berdasarkan proses pengadaan, kelompok hijauan tersedia secara alami maupun buatan yang berasal dari budidaya rumput. Untuk pengadaan alami biasanya tersedia di alam atau tumbuh dengan sendirinya di lahan-lahan. Tentunya ini tersedia secara cuma-cuma. Sedangkan pengadaan budidaya harus melalui penanaman, pemeliharaan secara rutin, dan perawatan secara intensif.

Rerumputan hijau adalah salah satu jenis bahan makanan ternak yang berasal dari tanaman dan mengandung zat-zat yang dibutuhkan oleh hewan ternak. Berdasarkan penyajiannya, rerumputan hijau dibedakan menjadi dua kelompok yaitu hijauan segar dengan kadar air lebih dari 80 % serta rerumputan hijau kering dengan kadar air kurang dari 80 %.

Setiap jenis rerumputan hijau memiliki karakteristik yang tentunya berbeda-beda diantaranya dari ciri-ciri rerumputan yang berbeda, tipe, serta nama. Selain itu juga morfologi bentuk berdasarkan warna rumput tua dan muda, bau yang dihasilkan serta nilai gizi yang tentunya sangat berguna. Sedangkan jenis rumput yang bisa Anda gunakan untuk ternak Anda, di antaranya sebagai berikut:

1. Rumput Benggala

Rumput untuk makanan ternak yang pertama adalah rumput benggala. Rumput benggala bisa mencapai 1 meter hingga 1,25 meter. Rumput benggala memiliki daun lebih halus dan lebar dibandingkan rumput gajah. Sedangkan lidah daun benggala berbuku dan memiliki banyak anakan. Namun, jenis rumput ini tidak tahan terhadap genangan air dan kondisi tanah kering.

Bunga yang ada pada rumput benggala dapat rontok dan menyebar membentuk tunas baru atau yang dikenal sebagai bunga mayang berbiji. Pemanenan jenis rumput ini sebaiknya dilakukan sebelum massa tumbuhnya bunga, karena setelah bunga berkembang maka kerbau tidak bisa mendapatkan asupan makanannya.

Ketika musim kemarau tiba, Anda hanya bisa memberikan makanan kepada kerbau Anda antara interval 30 hari sampai 40 hari. Sedangkan pada massa penghujan tentunya kerbau Anda akan mendapatkan makanan yang besar antara interval 50 hari sampai 60 hari dengan lama produksi rumput jauh lebih besar.

Tentunya kerbau membutuhkan asupan makan yang tinggi jika musim kemarau tiba sehingga peternak harus melakukan pengairan tersebut jauh-jauh hari untuk mendapatkan rumput benggala. Demikian pula rumput gamal dan jenis rumput lainnya agar tetap tumbuh subur sebagai pakan kerbau.

Rumput jenis ini bukanlah varietas tumbuhan asli Indonesia tetapi jenis rumput ini didatangkan langsung dari Afrika, baik tropis maupun sub tropis. Rumput ini mulai dibudidayakan di Indonesia sejak tahun 1865. Rumput benggala sendiri memiliki kandungan gizi yang tinggi sehingga orang Indonesia mulai memanfaatkannya sebagai pakan ternak.

Dengan adanya rumput benggala ini tentunya banyak ternak yang memiliki kualitas unggul dibandingkan jenis ternak yang tidak mendapatkan asupan pangan dari rumput benggala. Kualitas hewan ternak juga bisa terlihat bugar, gemuk dan banyak diburu orang ketika menjelang idul adha.

Ketika anda bermaksud memelihara rumput ini sabagai komposisi makanan ternak, ada hal yang perlu Anda pahami. Khususnya mengenai cara pemeliharaannya dengan melakukan penyulaman terhadap bibit yang mengalami kegagalan. Coba rapikan rumput yang keluar dari jalurnya serta anda dapat melakukan pengairan jika musim kemarau tiba.

Proses panen rumput benggala berkisar antara 90 hari dengan ketinggian rumput sekitar 100 cm. Dengan demikian, kerbau memiliki waktu tunggu yang cukup lama, yakni 90 hari ketika akan mendapatkan jenis rumput yang diinginkan. Dalam hal ini anda bisa meningkatkan palatabilitas dan kandungan yang ada pada rerumputan jenis ini.

Anda juga bisa mengawetkan rumput benggala dengan membedakan rumput basah dan kering serta dengan mencampurkan bahan alami yang aman bagi kerbau. Disini, anda juga bisa mengurangi kadar racun yang terdapat pada rumput benggala sebagai fermentasi alami agar rumput yang akan digunakan sebagai pakan kerbau tidak terserang jamur pembawa penyakit.

Diketahui rumput ini memiliki kandungan protein kasar berkisar antara 5,5 sampai 7,5 persen. Ia juga mempunyai kandungan lemak 2,8 persen, ektrak tanpa nitrogen berkisar antara 36,1 persen dan serat kasar dengan 42 persen. Hal ini membuat rumput jenis ini sangat cocok untuk pakan kerbau, sapi, kambing, hewan ternak lainnya.

2. Rumput Gajah

Rumput Hijau atau yang dikenal dengan istilah rumput Gajah adalah sejenis rumput yang pertumbuhannya bisa mencapai tinggi 4 cm. Namun, jika anda biarkan bebas tentunya ketinggian dari rumput hijau ini bisa berkisar 6 cm. Sedangkan panjang daun antara 18 cm sampai 21 cm sedangkan lebar daun 7 mm sampai 33 mm.

Rumput jenis ini berasal dari daerah perennial, salah satu daerah di Afrika. Di Indonesia sendiri jenis rumput gajah mulai dikenal sejak tahun 1926. Rumput ini cocok sekali sebagai bahan silage serta dipergunakan sebagai rumput potong. Jika Anda ingin menggunakan rumput ini sebagai bahan pakan ternak, pakai sesuai umur dari rerumputan dan jangan memakai rumput tua.

Banyak petani di Indonesia yang berprofesi sebagai peternak kerbau, yang terkadang memanfaatkan lahan kosong untuk menanam rumput hijau atau rumput gajah ini. Selanjutnya hasil penanaman akan dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Di lain sisi, ternyata kehadiran rumput gajah membawa angin segar untuk para peternak rumput ini menginggat penjualan rumput ini banyak diburu para kolektor ternak.

Para peternak ataupun petani rumput gajah sengaja membiarkan rumput ini tetap tumbuh tinggi dengan maksud untuk mendapatkan keuntungan lebih besar. Khususnya dari para kolektor yang ingin mendapatkan jenis rumput ini sebagai pakan kerbau atau jenis ternak sejenisnya. Tahap-tahap membudidayakannya juga cukup mudah, Anda hanya perlu memperhatikan kriteria berikut ini.

  • Pertama dari segi pengolahan, rumput gajah menggunakan media tanah. Anda perlu membersihkan lahan dan memulai pengolahan tanah supaya tanah menjadi semakin gembur. Anda juga perlu membuat gundukan tanah yang sudah disesuaikan dengan pertumbuhan rumput gajah yang dapat tumbuh tinggi dan terkadang tak beraturan.

Pada saat musim hujan tiba, rumput gajah bisa tumbuh subur ketika Anda memakai proses vegetative.

  • Tahap ke dua, yang banyak digunakan petani dan peternak rumput gajah adalah dengan menggunakan sobekan rumput dan melakukan stek batang yang berumur sekitar dua bulan. Tujuannya adalah untuk mendapatkan jenis rumput yang baik bagi makanan ternak Anda.
  • Tahap yang ke tiga, yakni melakukan pemeliharaan rumput agar kualitasnya tetap terjaga, salah satunya dengan pupuk. Tentu saja demi mendapatkan rumput sehat yang berserat dimana ini sangat baik bagi kerbau anda. Untuk dosis pupuk urea yang diberikan harus sesuai aturan dengan massa pemupukan dihitung dari waktu pemanenan dilakukan.
  • Tahap yang ke empat, yakni pemanenan. Pemanenan berlangsung pada kisaran waktu 40 hari sampai 50 hari dimana bunga dari rumput ini akan terus tumbuh serta batang dari rumput gajah akan mengeras dengan sendirinya. Ketika massa pemanenan anda disarankan untuk tidak memberikan makanan ternak tersebut kepada kerbau.
  • Karena, pada masa ini tentunya nilai gizi dari rumput gajah mengalami penurunan. Sehingga Anda harus melakukan pemotongan dan memisahkan antara rumput muda yang belum tumbuh bunga dengan rumput tua yang sudah ditumbuhi bunga. Tujuannya agar Anda mendapatkan pakan kerbau dengan kualitas terbaik.

3. Rumput Raja (King Grass)

Rumput raja merupakan sejenis rumput hasil persilangan. Dalam pertumbuhannya memiliki tingkat kesuburan lebih tinggi dibandingkan jenis rumput lainnya. Tentunya, dengan hasil tersebut, jenis rumput ini banyak dicari untuk dibudidayakan khusus untuk makanan ternak. Selain itu, tingkat pertumbuhan rumput ini jauh lebih besar dibandingkan jenis rumput lainnya.

Rumput raja memiliki keunggulan bagi kerbau yang memakannya. Hal ini dikarenakan jenis rumput tersebut mengandung nutrisi yang sangat baik bagi kerbau anda. Tentu ini berlaku pada beberapa hewan ternak lainnya dengan protein kasar 11 persen. Untuk mendapatkan hasil rumput raja sebesar 1000 ton maka Anda perlu mengkosongkan lahan satu hektar.

Rumput raja diketahui memiliki daun yang sangat lebar dibandingkan rumput gajah sehingga para peternak dan petani banyak memanfaatkan varietas unggul ini sebagai pakan kerbau. Alasannya karena kualitas dan mutunya yang luar biasa. Pemeliharaan rumput raja disarankan dengan pupuk urea buatan pabrik sehingga memperoleh hasil anen yang luar biasa pula.

Yang perlu Anda cermati, kerbau dan hewan ternak anda tak perlu menunggu terlalu lama sampai musim hujan tiba dikarenakan rumput ini akan selalu tumbuh. Demikian juga pada musim kemarau tiba dengan tanah yang sangat kering. Tentunya dengan perawatan yang baik dari para peternak dan petani, akan menambah kesuburan rumput raja yang memiliki pengaruh besar bagi ternak Anda.

4. Rumput Brachiaria

Rumput brachiara berasal dari Afrika dan mulai dibudidayakan menggunakan metode pols. Rumput ini lebih tahan injakan sehingga sangat cocok untuk gembala. Rumput ini lebih dikenal dengan rumput BD atau rumput signal. Untuk anda yang tidak memiliki lahan subur, tidak usah khawatir dengan permasalahan tersebut karena rumput ini diketahui dapat tumbuh pada lahan kering.

5. Rumput Setaria

Rumput jenis ini berasal dari Afrika dengan suhu tropis serta dibudidayakan menggunakan metode pols dan biji setaria. Anda cukup menggunakan proses pols atau yang dikenal dengan teknik sobekan dan pemotongan untuk membudidayakannya. Bagi yang berencana membudidayakan jenis rumput ini, Pastinya bisa bergembira karena umurnya yang panjang membuat rumput ini bisa lebih tahan lama.

Pakan Kerbau Lainnya

Peternak tentunya akan memberikan kualitas unggul untuk makanan ternaknya. Selain pakan utama, perlu diketahui bahwa ada juga pakan tambahan untuk kerbau. Di antaranya bisa Anda ketahui dalam daftara berikut.

6. Rumput Gamal

Dalam hal ini rumput gamal adalah salah satu rekomendasinya. Rumput Gamal sendiri diketahui memiliki kandungan protein yang baik bagi ternak. Tentunya untuk menghasilkan rumput dengan kualitas unggul, beberapa peternak memiliki cara budidaya rumput tersendiri yang bersifat alami dan baik untuk perkembangan kerbau.

Berkaitan dengan itu ada beberapa teknik yang bisa digunakan. Penasaran apa saja, ini di antaranya:

  • Teknik Semai Benih

Teknik pertama yang bisa anda gunakan dengan teknik semai benih. Penanaman benih dalam metode ini jauh lebih mudah yaitu anda dapat melakukannya secara langsung. Tetapi setelah anda menyebar benih gamal secara langsung coba tutup kembli dengan tanah yang tipis. Hal ini berguna agar rumput dapat mencari sumber cahaya ketika berada pada tanah dan dapat tumbuh dengan tinggi.

  • Teknik Sobekan Pols

Teknik ke dua, Anda bisa menggunakan metode sobekan ‘pols’. Di sini anda perlu menggunakan kedalaman tanah sekitar 10 sampai 15 meter. Namun jika anda ingin membudidayakan jenis rumput gamar, anda membutuhkan luas tanah yang tidak sedikit, yakni dengan 40.000 hektar. Dengan lahan seluas itu, hasil bididaya pun tentunya juga akan cukup banyak.

  • Teknik Lubang tanam

Cara yang terakhir, Peternak bisa memulai teknik penanaman benih dengan menggunakan lubang tanam sedalam 2 sampai 3 CM. Anda bisa memanfaatkan lubang tersebut sebagai media tanam kemudian ditutup kembali dengan tanah. Agar mendapatkan kualitas pakan yang unggul tentunya peternak harus menggunakan tanah yang kaya akan nutrisi.

Tanah bernutrisi ini dapat menjadi lahan subur bagi rumput gamal sehingga kerbau anda bisa memakannya hingga puas. Kerbau yang anda miliki tentunya tidak mudah terserang penyakit dan beberapa wabah serta hama dengan mengkonsumsi gizi tinggi seperti ini. Beri sedikit pupuk ketika anda mulai merawat jenis rumput ini.

7. Rumput Panggola

Rumput lain yang bisa Anda jadikan bahan pakan bagi hewan ternak Anda adalah rumput pangola. Seperti jenis rumput lainnya, tentunya Anda bisa menggunakan metode pols ‘potong rumput’ pada rumput ini ketika rumput sudah menua untuk dipergunakan sebagai bahan makanan ternak. Jenis rerumputan yang satu ini dapat tumbuh di berbagai area termasuk yang memiliki intensitas curah hujan yang tinggi.

Rumput pangola sendiri hanya bisa digunakan sebagai bahan penggembalaan ringan dengan waktu yang relative singkat. Rumput pangola memiliki tekstur yang sangat licin dan hanya tumbuh setiap satu tahun sekali. Sehingga para peternak dan petani membutuhkan waktu yang tidak sedikit hingga dapat memperoleh jenis rumput tersebut sebagai asupan makanan ternak.

8. Rumput Bintang Afrika

Rumput selanjutnya yang bisa Anda pergunakan adalah jenis rumput bintang Afrika. rumput ini mulai dibudidayakan karena kecepatan tumbuhnya di negeri tropis. Tidak seperti rumput pangola yang tidak kuat dengan proses penggembalaan, rumput ini berbeda karena bisa tahan dengan system penggembalaan ternak yang lumayan lama. Karena itulah ia banyak diburu.

9. Rumput Meksiko

Rumput Meksiko berasal dari Amerika tengah. Di negara asalnya rumput jenis ini banyak dimanfaatkan peternak dan petani sebagai bahan pakan bagi ternak. Rumput ini memiliki warna hijau tua dengan ciri khas daun yang menyerupai daun jagung sehingga sangat mirip dengan tanaman tersebut. Orang-orang disana menggunakan metode pols untuk mendapatkan kualitas rumput yang diinginkan.

10. Rumput Rhodes

Jenis rumput lain yang bisa Anda manfaatkan adalah rumput Rhodes. Jenis rumput ini bisa tumbuh subur pada tanah dengan tekstur tinggi maupun rendah. Kelemahan dari rumput ini adalah mudah diserang jenis rumput lain yang lebih agresif. Rumput Rhodes identic dengan kesuburannya yang sangat lebat serta intensitas pertumbuhan rumput yang terbilang sangat cepat.

Pakan Kerbau Agar Cepat Gemuk

Inilah komposisi pakan ternak kerbau setiap satu ekor dengan akumulasi berat badan  300 kg / hari :

  • Rumput hijauan yang segar 20 kg
  • Kacang-kacangan dan sejenisnya 0.5 kg
  • Jerami padi dari hasil pengolahan urea maupun soda 7 kg
  • Garam 100 gr
  • Dedak yang halus 2.3 kg
  • Vitamin
  • Mineral

Gunakan capmpuran tersebut sebagai pakan ternak kerbau agar cepat gemuk dan bobot bertambah. Intinya harus rutin agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Pakan Untuk Anakan Kerbau

Periode reproduksi dari si kerbau hamil juga perlu diperhatikan. Anda bisa menambah nutrisi ataupun obat tambahan bagi anakan kerbau (gudel) yang akan lahir ke dunia fauna. Sangat penting juga memberikan anakan kerbau dengan beberapa makanan dengan serat gizi yang tinggi. Selain itu anda juga perlu memperhatikan berat badan dari anak kerbau Anda kurang lebih 0,5 kg perhari.

Untuk pakan anakan kerbau, Anda bisa memanfaatkan komposisi jagung yang ditambahkan dengan campuran konsentrat. Tentunya ini sangat berguna bagi perkembangan anakan kerbau kedepannya. Dengan mendapat asupan yang bergizi, pertumbuhan bobot berat badan anakan kerbau mengalami pertumbuhan yang signifikan.

Anda bisa juga memanfaatkan mikroba rumen untuk menghasilkan sumber protein bagi anakan kerbau. Pakan dengan asupan tinggi tentunya dapat diproses secara langsung oleh usus kecil pada anakan kerbau tersebut. Anda tidak disarankan memberikan jerami ataupun rumput secara langsung kepada anakan kerbau. Dengan ini, perlu menambahkan bahan konsetrat pada bahan pakan anakan kerbau.

Agar anakan kerbau bisa tumbuh baik, sebagai pemilik anda harus mengetahui umur dari balita kerbau tersebut. Sedangkan untuk mendukung pertumbuhannya, anda bisa menambahkan bahan kolostrum untuk diserap di tubuhnya.

Tentunya hal ini akan membutuhkan waktu. Selama proses tersebut pemberian secara perlahan-lahan untuk memasukan jenis makanan tersebut ke tubuhnya dibutuhkan. Anda bisa melakukan penyapihan jika umurnya sudah berkisar 3 bulan ke atas.

Ketika merawat anakan kerbau agar cepat besar maka berilah pakan yang berkualitas, dalam artian harus ada kandungan gizi dan nutrisi tinggi. Jangan lupa juga jaga kebersihan kandang dan rutin mengecek kesehatan.

Tips dan Cara Pemberian Pakan Untuk Kerbau

Dalam pemberian makan untuk kerbau, anda sebagai peternak sangat dianjurkan mengecek dulu beberapa faktor pendukung yang mempengaruhi kebutuhan pakannya. Diantaranya mengenai umur, jenis kelamin dari kerbau, dan cuaca pendukung.

Iklim dari lokasi dimana kerbau dan hewan ternak ini dipelihara sangat menentukan kualitas rumput yang akan digunakan. Ikuti beberapa prosedur yang bisa anda pergunakan sebelum memberi pakan bagi ternak. Tentunya dengan tips-tips ini bisa meminimalisir adanya wabah penyakit yang muncul pada rumput yang kurang bersih dan ditelan oleh kerbau.

Sebaiknya anda perlu membersihkan rumput yang akan digunakan sebagai pakan agar tidak terkontaminasi hal-hal yang tidak diinginkan. Tentunya dengan pencegahan yang diberikan, hewan ternak anda menjadi semakin gemuk dan tidak mudah terserang wabah penyakit.

Berkaitan dengan itu, merancang dulu beberapa kriteria dan jenis rumput yang akan digunakan sangat dianjurkan. Di sini anda bisa mencatat jenis kelamin dari kerbau dan pengelompokan jenisnya. Tentunya setiap kerbau memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda sehingga anda harus memilih jenis rumput yang sesuai dengan kondisi mereka.

Anda bisa mulai mengelompokan jenis kerbau berdasarkan berat badan. Kerbau dengan badan gemuk tentunya akan mendapat asupan makanan yang jauh lebih besar dibandingkan jenis kerbau berbadan kurus. Selain itu, itu anda juga harus menemukan formula rumput yang tepat jika menginginkan kerbau terhindar dari berbagai virus dan bakteri.

Anda juga perlu memperhatikan daerah asal dari kerbau tersebut. Antara kerbau jawa dan Kalimantan memiliki perawatan yang jauh berbeda. Kerbau ini membutuhkan banyak suplemen tambahan yang berguna juga bagi pertumbuhannya secara khusus. Jika anda menggunakan jenis rumput yang tepat tentunya hewan ternak ini bisa berkembang dengan baik.

Dengan ulasan tentang keragaman dan perbedaan jenis varietas rumput di atas tentunya kini Anda telah mendapatkan gambaran yang jelas. Pilih beberapa jenis yang memang sesuai selera jika ingin memulai membudidayakan jenis rumput tersebut untuk pakan kerbau. Dalam pemilihan ini pastikan bahwa anda juga mempertimbangkan nilai gizi yang akan didapatkan kerbau.

Di samping itu, jangan lupa memilih pakan kerbau yang memang ia sukai. Biasanya kerbau akan memakan apa yang biasa ia makan sejak kecil. Jika kerbau anda adalah pendatang, maka kenali dulu apa makanan kesukaannya. Pastikan juga untuk membantu dia beradaptasi dengan lingkungan dan jenis pakan baru yang jelas berbeda dengan daerah asalnya dahulu.

Intinya jika kita menginginkan kerbau anakan atau dewasa cepat gemuk harus memberi pakan bergizi serta bernutrisi tinggi. Jaga selalu kebersiahan kandang agar tidak terkena penyakit saat proses penggemukkan.

Written by Portal Hewan