in

14 Jenis Kerbau, Ciri Fisik, Karakteristik, Harga dan Gambar

Jenis Kerbau – Kerbau, siapa yang tak mengetahui tentang hewan yang satu ini. Kerbau merupakan hewan ternak yang memiliki 4 kaki serta memiliki tanduk. Penyebaran kerbau sendiri sangat luas mulai dari benua Afrika, benua Asia dan di beberapa negara-negara sekitar. Namun saat ini populasi jenis kerbau bisa dikatakan mulai menurun. Karena kerbau sendiri mengalami kepunahan atau populasinya menurun.

Jenis Kerbau, Macam Kerbau, Kerbau Indonesia, Kerbau Terbesar, Kerbau Termahal

Di dunia ini terdapat beberapa jenis kerbau yang memiliki ciri serta karakteristik berbeda-beda. Sehingga hal ini dapat membedakan antara varian kerbau satu dengan kerbau yang lainnya. Kerbau sendiri merupakan hewan berjenis herbivora atau hanya memakan tumbuhan saja. Bagi Anda yang belum mengetahui tentang beberapa jenis, ciri fisik, karakteristik serta harga dari kerbau, inilah penjelasannya.

Klasifikasi Ilmiah Kerbau

  • Nama Ilmiah      : Chordata
  • Famili                 : Bovidae
  • Ordo                  : Artiodactyla
  • Genus                : Bubalus
  • Spesies              : Bubalus bubalis (Kerr, 1792)

Definisi dan Ciri-Ciri Kerbau

Kerbau menjadi salah satu hewan yang memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia. Kerbau memang hampir mirip dengan sapi namun yang menjadikan pembeda adalah terlihat dari bentuk, ciri-ciri serta warna dari kerbau itu sendiri. Kerbau adalah hewan pemamah biak yang dapat diternakkan untuk diambil dagingnya dan dikonsumsi oleh manusia.

Selain itu kerbau sendiri juga bisa dipekerjakan atau dimanfaatkan tenaganya seperti membajak sawah, menarik pedati atau beberapa fungsi lainnya. Kerbau sendiri rasanya hidup bebas di alam liar serta memiliki jenis yang berbeda-beda. Populasi dari kerbau pun terbilang cukup banyak di benua Afrika yang dapat mencapai 800.000 ekor dan bisa saja bertambah hingga saat ini.

Jika dibandingkan dengan hewan-hewan lain, tentunya kerbau memiliki ciri-ciri khusus yang dapat dikenali. Pada umumnya kerbau memiliki dua tanduk yang melengkung dan terletak di atas kepala. Dua tanduk tersebut memiliki ujung yang tajam atau bisa dikatakan ini lebih mirip dan biasa digunakannya sebagai senjata.

Jika kerbau tersebut dalam kondisi terdesak atau di incar oleh predator, maka kedua tanduk yang dimiliki menjadi senjata yang tajam. Selain itu kerbau juga memiliki bulu yang kasar serta kulit sedikit tebal. Di bagian wajah, kerbau memiliki moncong yang cukup panjang serta hidung yang lebar.

Pada bagian telinga, cirikhasnya adalah berbentuk memanjang ke samping dengan ujung berbentuk lancip. Kedua telinga yang dimiliki kerbau ini terdapat sedikit bulu yang tumbuh. Di sisi lain kerbau sendiri terlihat sangat kekar serta memiliki badan yang besar dengan ekor kecil yang panjang. Warna kerbau juga berbeda-beda tergantung spesiesnya di alam.

Biasanya kerbau memiliki warna yang solid seperti coklat kelabu, coklat, hitam dan juga putih. Kaki yang dimiliki oleh kerbau dalam hal ini cenderung pendek atau tidak panjang serta berjumlah 4 kaki. Dan satu hal lagi yang dapat menjadi ciri-ciri kerbau adalah, kerbau tergolong mamalia. Di mana kerbau dapat melahirkan anaknya dan bisa menyusui seperti halnya mamalia sejenisnya seperti kambing dan sapi.

Fungsi dan Manfaat dari Kerbau

Dari zaman dahulu beberapa masyarakat di Indonesia telah mempercayai bahwa kerbau menjadi salah satu hewan yang memiliki banyak manfaat. Manfaat atau kegunaan dari kerbau sendiri berbeda-beda tergantung dari bagaimana cara memanfaatkannya. Seperti yang telah dibahas sekilas di atas tadi, kebanyakan kerbau memiliki digunakan sebagai hewan pembajak sawah oleh petani.

Sebelum berkembangnya alat traktor yang dapat membajak sawah dengan cepat dan mudah, kerbau menjadi salah satu hewan yang paling berguna dalam hal ini. Kerbau sendiri memiliki tenaga yang sangat kuat serta dapat bertahan lebih lama.

Namun, biasanya kerbau yang digunakan untuk membajak sawah harus memiliki kesehatan yang terjamin. Jika ini terpenuhi bahkan kerbau dapat membajak sawah hingga pagi sampai sore hari. Meski di era sekarang ini pembajakan sawah telah banyak menggunakan traktor, faktanya tidak jarang ditemukan petani yang tetap menggunakan kerbau. Selain membajak sawah, kerbau juga berguna untuk diambil dagingnya.

Seperti halnya sapi, ternyata daging yang dimiliki oleh kerbau juga sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia. Daging kerbau memiliki kandungan energi, vitamin b12, asam linoleat, sistem imun dan masih banyak yang lainnya. Selain itu daging dari kerbau disini juga berguna bagi kesehatan seperti halnya menurunkan kolesterol jahat, dapat mengendalikan tekanan darah serta mencegah kanker payudara.

Dengan ini, maka tidak mengherankan jika hingga saat ini di beberapa wilayah Indonesia terdapat peternakan dengan jenis kerbau yang sangat variatif. Selain itu kerbau menjadi hewan ternak yang dapat dijual ke beberapa orang yang membutuhkan. Bahkan kotoran dari hewan kerbau sendiri juga sangat berguna bagi keperluan tanaman. Dikarenakan kotoran tersebut dapat diolah kembali menjadi pupuk.

Hewan kerbau memang sangat sulit dijumpai jika berada di daerah kota, namun cukup mudah untuk dijumpai di daerah pedesaan. Karena biasanya di daerah pedesaan hewan kerbau masih menjadi hewan yang dimanfaatkan tenaganya.

Kumpulam Macam dan Jenis Hewan Kerbau

Selain membahas tentang beberapa definisi ataupun fungsi dari hewan kerbau, juga terdapat beberapa pembahasan mengenai jenis-jenis kerbau. Bagi Anda yang mungkin penasaran dengan hewan yang satu ini, tentu saja wajib mengetahui informasi menarik tersebut. Nah, berikut ini daftar jenis kerbau yang bisa Anda jumpai di berbagai wilayah.

1. Kerbau Murrah / Murrah buffalo / Provinsi Sumatera Utara

Kerbau Murrah, Murrah buffalo, Kerbau Provinsi Sumatera Utara

Meskipun memiliki nama murrah, namun jenis kerbau yang satu ini tentunya tidak memiliki harga yang murah. Murrah memang menjadi jenis kerbau yang paling sering ditemukan di negara India. Jenis kerbau bernama murrah ini juga tersebar di beberapa wilayah di negara tersebut.

Meski demikian, ternyata di Indonesia juga terdapat beberapa jumlah kerbau murrah. Tepatnya kerbau tersebut berada di Sumatera Utara. Hanya saja, tentu akan cukup sulit ditemui mengingat jumlahnya terbatas. Jika anda ingin mencari kerbau murrah, maka dapat langsung mengunjungi negara India. Sedangkan populasi terbanyak kerbau ini berada pada bagian Uttar, Haryana, Pradesh, Punyab dan Delhi.

Jenis kerbau yang satu ini memiliki manfaat tersendiri, yakni diambil susu dalam jumlah banyak. Bahkan produksi susu dari kerbau berjenis murrah ini dapat diperoleh sebanyak 1800 kg per laktasi. Setelah diteliti lebih lanjut kadar lemak dari susu tersebut sekitar 7 sampai 8%. Sedangkan di sisi lain, lama laktasinya sebesar 9 Sampai 10 bulan atau lebih.

Kerbau yang satu ini memiliki ciri-ciri berwarna hitam pekat. Tidak ada warna lain selain warna hitam pada tubuhnya. Selain itu kerbau berjenis murrah juga memiliki badan yang cukup besar seperti kerbau-kerbau pada umumnya. Kerbau murrah mempunyai dua tanduk yang dapat dibilang cukup panjang dengan bentuk melengkung ke atas. Sedangkan posisi telinganya juga cukup lebar dan berbentuk lancip di ujung telinga.

Jenis kerbau termahal ini memiliki ekor yang pendek serta empat kaki yang pendek. Kerbau murrah sendiri memiliki bentuk hidung yang lebar dan sedikit moncong ke depan. Biasanya jika ditimbang kerbau ini memiliki bobot sekitar 430 kg bagi yang betina. Sedangkan yang jantan memiliki berat sekitar 570 kg / ekornya. Selain itu kerbau murrah memiliki leher serta ukuran kepala yang kecil. Untuk punggungnya sendiri bisa dikatakan sedikit lebar.

Berkaitan dengan harga, kerbau ini cukup mahal. Bahkan sempat dikabarkan ia memiliki harga jual termahal sekitar 2,5 juta Rupee atau bisa di rupiahkan menjadi 410 juta rupiah. Kerbau murrah sendiri dapat menghasilkan susu maksimal hingga 2050 liter per laktasi. Maka tidak mengherankan jika kerbau yang satu ini menjadi kerbau yang sangat mahal mengingat ia pun memiliki banyak kelebihan.

2. Kerbau Nagpuri / Bubalus bubalis / Nagpuri Buffalo

Kerbau Nagpuri / Bubalus bubalis / Nagpuri Buffalo

Sama halnya dengan kerbau murrah, kerbau nagpuri menjadi salah satu kerbau yang berasal dari negara India. Populasi terbanyak dari kerbau yang satu ini memang berada di India bagian tengah dan berada di beberapa negara lain di sekitarnya. Kerbau nagpuri yang memiliki julukan sebagai Ellichpuri atau Barari ini hingga kini populasinya masih sangat stabil di negara India.

Namun, kerbau yang satu ini jumlah populasinya yang lebih sedikit dibanding kerbau murrah yang lebih mendominasi di negara India. Ciri-ciri dari kerbau yang satu ini, yakni memiliki badan lebar dan bisa dibilang lebih besar dibandingkan kerbau murah. Jenis kerbau India ini memiliki warna hitam kecoklatan serta memiliki warna putih di bagian kaki. Kerbau yang satu ini mempunyai ciri khas tersendiri pada bagian tanduk.

Kedua tanduk yang dimiliki oleh kerbau tersebut sedikit lebih besar dan panjang ke belakang. Bahkan jika diukur, panjang tanduk kerbau nagpuri ini dapat mencapai sekitar 30 cm sampai 50 cm dengan ujung yang sangat lancip. Keempat kakinya memiliki kekuatan serta berwarna putih bersih. Badan dari kerbau nagpuri ini terlihat sangat gagah dan kuat jika dilihat dari samping maupun depan.

Biasanya kerbau nagpuri dimanfaatkan oleh beberapa orang untuk membajak sawah. Sebab kerbau yang satu ini memiliki tenaga yang kuat dan tahan lama untuk diambil energinya. Dikabarkan kerbau nagpuri juga sangat potensial dan banyak diimpor ke beberapa negara India sekitar termasuk Indonesia. Hal ini bertujuan untuk mengawinkan silang antara kerbau berjenis nagpuri dengan kerbau di Indonesia.

Kerbau nagpuri sendiri memiliki kepala yang sedikit besar serta lebih moncong kedepan. Ciri-ciri ini menjadi pembeda dari kerbau nagpuri dengan jenis kerbau yang lainnya. Harga dari kerbau yang satu ini memang belum bisa diketahui lebih pasti. Namun, seiring dengan berkurangnya populasi dari kerbau nagpuri, dapat dipastikan kerbau ini memiliki harga yang lebih tinggi dibanding kerbau murrah.

Sama halnya dengan kerbau pada umumnya, kerbau Napoli juga dapat menghasilkan susu yang bisa dimanfaatkan. Hanya saja, susu yang dihasilkan kerbau yang satu ini lebih rendah dibandingkan kerbau murrah. Bagaimana tidak? Kerbau nagpuri hanya menghasilkan sekitar 900 sampai 1200 kg selama laktasi. Meskipun begitu, jangan lupa kelebihannya bahwa kerbau ini memiliki tenaga ekstra yang dapat dimanfaatkan manusia dalam pekerjaan.

3. Kerbau Mehsana / Mehsana Buffalo

Kerbau Mehsana, Mehsana Buffalo

Beberapa orang mungkin baru pertama kali mendengar nama jenis kerbau mehsana. Kerbau mehsana ini memiliki ciri-ciri yang berbeda dibandingkan kerbau pada umumnya. Kerbau ini merupakan hasil perkawinan silang antara kerbau murrah dengan kerbau Surti. Kerbau mehsana sendiri memiliki populasi yang bisa ditemukan paling banyak ditemukan di negara India. Atau lebih tepatnya pada daerah Bombay.

Kerbau ini juga bisa ditemukan di bagian Gujarat Utara India. Kerbau mehsana memiliki ciri-ciri khusus yakni badannya yang besar dan melebar. Bahkan bisa dibilang kerbau ini memiliki badan yang lebih besar dibanding kerbau murrah ataupun kerbau nagpuri. Warna dari kerbau yang satu ini cenderung lebih hitam pekat dan tidak ada warna lain di beberapa bagian tubuh.

Kaki dari kerbau perah terbilang pendek namun bisa dipastikan kuat untuk menopang badannya yang besar. Kerbau mehsana memiliki ekor yang panjang dan juga berwarna hitam. Kerbau ini memiliki tanduk berukuran cukup kecil jika dibandingkan dengan kerbau-kerbau pada umumnya. Terlebih lagi, bentuk tanduk dari kerbau mehsana melengkung memutar ke atas.

Di sisi yang lain kerbau mehsana memiliki leher yang panjang serta moncong yang kurus dan panjang. Hal ini menjadi ciri-ciri yang paling bisa membuatnya mudah dibedakan dengan kerbau lain pada umumnya. Kerbau mehsana memiliki bobot yang berbeda antara usia muda dan usia tua. Kemungkinan besar bobot atau berat dari kerbau mehsana yang masih muda sekitar 300-400 kg.

Namun, bobot dari kerbau mehsana berjenis kelamin betina yang telah dewasa dapat mencapai sekitar 400 kg sampai 530 kg. Anda wajib mengetahui bahwa kerbau mehsana ini tergolong sebagai ternak bertipe perah. Atau dapat dibilang kerbau yang banyak dimanfaatkan untuk diambil susunya. Kerbau mehsana sendiri dapat memproduksi sekitar kurang lebih 1900 liter per laktasi.

Hal ini juga membedakan antara kerbau mehsana dengan kerbau kerbau pada umumnya. Dalam hal ini kerbau betina pada umumnya memiliki bentuk simetris. Selain itu juga memiliki leher ramping dan panjang. Di lain sisi kerbau mehsana berjenis kelamin betina mempunyai puting sedikit tebal dan panjang dibandingkan kelamin jantan.

4. Kerbau Surti / Surti Buffalo

Kerbau Surti, Surti Buffalo

Jenis kerbau Surti adalah kerbau yang cukup populer di silsilah keluarga kerbau dan dikenal luas oleh masyarakat. Kerbau Surti sendiri bisa ditemukan paling banyak populasinya masih di negara India. Kerbau ini juga dikenal sebagai kerbau yang dapat menghasilkan susu dalam jumlah yang besar. Pasalnya, jenis ini dapat menghasilkan sekitar 900 sampai 1300 kg per laktasi.

Meskipun tidak sebanyak kerbau mehsana, namun susu yang dihasilkan dari kerbau Surti ini memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan manusia. Yang membedakan ciri-ciri kerbau Surti dengan kerbau yang lain dalam hal ini adalah dari sifat. Biasanya kerbau Surti memiliki sifat yang baik dan terbuka dengan semua orang. Selain itu temperamen dari kerbau Surti ini juga tidak tinggi.

Dari segi warna, kerbau Surti memiliki warna putih pada bagian leher. Warna putih lainnya dapat ditemukan pada bulu kipas dan juga dahi dari kerbau yang satu ini. Biasanya, kerbau Surti memiliki wajah dan moncong yang lebih bersih atau terawat. Kerbau ini juga memiliki hidung yang besar dan ada warna merah di bagian dalam hidung.

Ukuran dari leher kerbau Surti cukup panjang dan berbentuk pipih bagi kerbau betina. Namun untuk kerbau jantan pada umumnya sedikit berbentuk tebal. Kerbau Surti memiliki punggung yang lurus serta telinga yang sempit di bagian depan. Kerbau tersebut memiliki panjang sekitar 131 cm hingga 155 cm serta memiliki berat sekitar 0,607 ton bagi kerbau jantan.

Bagi kerbau betina biasanya memiliki ukuran sekitar 125 cm, hinga 131 cm dan memiliki berat sekitar 0,55 ton. Bentuk tanduk dari kerbau Surti ini cukup panjang dan melengkung ke atas pada bagian kepala. Di bagian kaki berukuran cukup pende. Pada umumnya, ekor dari kerbau Surti sendiri memiliki panjang yang sampai menyentuh tanah. Kerbau Surti pernah menghasilkan sekitar 1700 liter per laktasi.

Kerbau ini dapat dibilang sebagai kerbau yang bisa ditemukan dengan mudah di negara India. Kerbau ini tidak bisa dijadikan hewan pembajak sawah karena memiliki badan yang cukup besar dan pastinya sulit untuk bergerak. Berkaitan dengan itu, beberapa orang lebih mementingkan untuk diambil susu atau dagingnya untuk dikonsumsi.

5. Kerbau Kundi / Kudhi Buffalo

Kerbau Kundi, Kudhi Buffalo

Jenis kerbau kundi merupakan salah satu kerbau yang memiliki bentuk tanduk serta tubuh yang berbeda dengan kerbau pada umumnya. Kerbau yang satu ini pada awalnya ditemukan di negara India atau lebih tepatnya pada daerah Shindi. Tidak sedikit yang beranggapan bahwa kerbau ini hampir sama dengan kerbau murrah.

Biasanya kerbau kundi memiliki warna hitam namun juga terdapat warna coklat pada kulitnya. Kerbau kundi memiliki badan yang besar dengan punggung yang lurus serta melebar ke samping. Kerbau kundi juga memiliki tanduk yang cukup panjang dan melebar ke samping kanan dan kiri. Bahkan, bentuk dari tanduk kerbau kundi melengkung serta tajam di bagian ujung.

Kerbau kundi mempunyai kepala yang cukup besar dengan hidung berwarna hitam yang sedikit moncong ke depan. Telinga dari kerbau pundi di sini berbentuk lebar jika dilihat dari arah depan serta membentuk lancip berbulu. Bagian dalam dari telinga kerbau pundi berwarna merah kecoklatan. Di lain sisi dahi dari kerbau kundi cukup menonjol dengan mata yang tampak kecil.

Namun demikain, beberapa dari kerbau kundi ini juga memiliki warna putih pada bagian dahi. Biasanya kerbau kundi berjenis kelamin betina memiliki ambing yang besar serta Vena susu menonjol atau puting yang besar. Berat dari tubuh kerbau kundi disini dapat mencapai sekitar 320 sampai 450 kg. Kerbau yang satu ini dapat digolongkan sebagai ternak yang diambil susunya atau sejenis kerbau perah.

Bagaimana tidak? Kerbau yang satu ini dapat menghasilkan susu sekitar 2000 kg dalam masa laktasi selama 300 hari. Selain dapat ditemukan di India, kerbau yang satu ini juga bisa ditemukan di lembah sungai Indus yang berada di Pakistan. Untuk jenis kelamin laki-laki, kerbau ini dijadikan sebagai ternak pekerja oleh manusia. Sedangkan kerbau yang berjenis kelamin betina hanya di ambil atau diperah susunya.

Harga dari kerbau tersebut memang belum banyak diketahui lebih detail. Namun, dapat dipastikan seiring dengan berkurangnya populasi maka harga dari kerbau yang satu ini bisa saja meningkat drastis. Apalagi jika berbicara tentang kerbau tersebut di Indonesia. Negara ini sendiri hanya memiliki beberapa ekor saja karena populasi terbanyak ada di daerah India dan sekitarnya.

6. Kerbau Nili-Ravi / Bubalus bubalis

Kerbau Nili-Ravi

Beberapa orang tentunya telah banyak mendengar tentang jenis kerbau nili ravi ini. Anda dapat menemukan populasi terbanyak dari kerbau nili Ravi di daerah negara bagian Pakistan maupun India. Chord Tony Ravi merupakan keturunan dari kerbau murrah yang hidup di India. Namun, kerbau ini juga bisa ditemukan di bagian lembah sungai Sutley dan ravi Pakistan.

Jika disejajarkan dengan kerbau murrah, kerbau nili ravi memang hampir sama dengan kerbau pada umumnya. Namun, tetap terdapat beberapa hal yang menjadi pembeda. Perbedaan utama terlihat dari kondisi muka, dimana kerbau nili ravi memiliki wajah yang bisa dibilang cukup ganas. Kerbau nili ravi juga memiliki dahi yang mengkerut ke atas serta tatapan mata yang lurus ke depan.

Ditambah lagi dengan muka sedikit moncong serta hidung yang besar membuat kerbau ini banyak ditakuti manusia. Di lain sisi, perbedaan sangat jelas terlihat pada bentuk tanduk dari kerbau nili ravi. Bentuk tanduk dari kerbau ini dinilai cukup panjang dan melengkung ke atas dengan sedikit melingkar. Pada dasar tanduk saling bertemu antara kiri dan kanan tepat di atas dahi.

Tanduk ini lumayan besar dan menjadi simbol bertahan dari serangan musuh. Dilain sisi badan dari kerbau nili Ravi dikatakan gemuk dan berotot. Bagaimana tidak? Kerbau ini memiliki berat badan yang dapat mencapai 453 kg ataupun 589 kg. Kerbau jantan nili ravi pada umumnya memiliki lebih panjang jika dibandingkan dengan jenis kelamin betina.

Jenis kerbau kelamin jantan yang telah dewasa kemungkinan besar memiliki ukuran sekitar 137 cm sampai 157 cm. Sedangkan kerbau berjenis betina memiliki panjang sekitar 127 cm sampai 147 cm. Kerbau nili ravi masuk dalam golongan kerbau perah yang diambil susunya. Bahkan produksi susu dari kerbau ini lebih besar dibandingkan kerbau kerbau pada umumnya. .

Lebih jelasnya, kerbau ini dapat memproduksi sekitar 4000 LBS dalam masa laktasi kurang lebih selama 250 hari. Hal itulah yang menjadi pembeda dan ciri khas dari kerbau nili ravi dengan kerbau yang lainnya. Harga jual dari kerbau nili Ravi sendiri cukup tinggi karena memiliki banyak manfaat bagi manusia.

Baca Juga: Jenis Pakan Kerbau Ternak dan Anakan Agar Cepat Gemuk

7. Kerbau Tapanuli Utara / Kerbau Perah Silangit

Kerbau Tapanuli Utara

Selain beberapa kerbau yang banyak ditemukan di India dan sekitarnya, ada juga kerbau yang berasal di Indonesia dan habitatnya di sini pula. Jenis yang pertama adalah kerbau Tapanuli Utara.

Jenis kerbau yang satu ini tampak memiliki warna hitam keabu-abuan. Hal ini membuatnya tidak terlalu garang, apalagi ditambah ukurannya yang cukup standar. Sedangkan pada bagian tanduk, tanduknya sedikit melengkung dan lancip di ujungnya. Saat ini jenis tersebut bisa ditemukan di kawasan Sumatera Utara tempat ia berasal.

8. Kerbau Kalimantan Selatan / Kerbau Rawa

Kerbau Kalimantan Selatan, Kerbau Rawa

Jenis kerbau dari Kalimantan Selatan tersebut memiliki ukuran yang tampak begitu besar. Untuk tanduknya tampak melingkar namun pada bagian belakang tetaplah runcing. Kerbau ini berwarna coklat gelap sebagaimana kerbau pada umumnya. Sesuai habitatnya, ia pun hidup dan berasal dari Kalimantan Selatan.

9. Kerbau Kalimantan Timur

Kerbau Kalimantan Timur

Kerbau Kalimantan Timur adalah keluarga dari kerbau lokal Indonesia yang memiliki habitat asli geografis di Provinsi Kalimantan Timur. Jenis kerbau asli Indonesia ini sudah dibudidayakan atau ternak secara turun-temurun. Kerbau Kalimantan Timur wajib kita lestarikan atau kita lindungi.

10. Kerbau Moa

Kerbau Moa, Kerbau Maluku

Kerbau Moa adalah salah satu jenis kerbau yang juga ditemukan di Indonesia. Tepatnya kerbau ini berada di Propinsi Maluku Utara. Melihat ciri fisiknya, kerbau tersebut tampak cukup menakutkan karena ukurannya yang besar. Selain itu ia tampak memiliki warna gelap, tepatnya hitam kecoklatan. Ini menambahkan kesan garang pada jenis kerbau tersebut.

11. Kerbau Toraya / Kerbau Sulawesi Selatan

Kerbau Toraya, Kerbau Toraja

Selanjutnya, kerbau toraya lebih terlihat kalem jika dibandingkan dengan jenis Moa. Hal ini karena dari fisiknya saja ia sangat mirip dengan sapi. Warna dasar kulit kerbau ini memang hitam, tapi ia bisa berpadu dengan warna putih dengan motif tertentu. Kerbau jenis ini ditemukan di Propinsi Sulawesi Selatan. Hewan ini merupakan salah satu jenis kerbau termahal di Indonesia.

12. Kerbau Badegur / Kerbau Banten

Kerbau Badegur, Kerbau banten

Kerbau Badegur ini tepatnya bisa ditemukan di daerah Banten. Ia memiliki bentuk tubuh yang sangat besar. Kepalanya pun besar, namun jika dibandingkan tubuhnya tampak lebih kecil dari pada jenis yang lain. Bagi anda yang tinggal di sekitar Jawa dan ingin melihat lebih dekat jenis yang satu ini tentu lebih mudah. Jenis Kerbau ini sering dimanfaatkan oleh warga untuk diambil daging dan susunya. Bahkan diberbagai tempat, kerbau badegur sering digunakan untuk tenaga kerja lahan persawahan penduduk.

13. Kerbau Pampangan

Kerbau Pampangan

Selanjutnya, ada juga kerbau pampangan yang bisa Anda temukan di Sumatera Selatan. Kerbau ini terbilang cukup menakutkan dengan tanduknya yang besar dan tajam, meski bentuknya melengkung. Dari bentuk badannya, ia tidak terlalu tinggi, namun tetap besar sebagaimana umumnya kerbau. Sedangkan warna badannya tampak hitam. Kerbau ini dimanfaatkan untuk diternak, karena menghasilkan susu dan kemudian diolah menjadi puan.

14. Kerbau Sumbawa

Kerbau Sumbawa

Kerbau Sumbawa memiliki karakteristik warna hitam yang pekat pada tubuhnya. Di samping itu hewan tersebut juga memiliki tanduk yang cukup tajam, runcing dan menakutkan. Ukuran kerbau ini bisa dibilang cukup besar. Sedangkan tempat asal kerbau ini adalah dari Propvinsi Nusa Tenggara Barat.

Itulah beberapa informasi mengenai jenis-jenis, ciri fisik dan karakter yang ada pada beberapa kerbau. Tentunya kerbau sendiri memiliki perbedaan antara satu dengan yang lainnya. Selain itu kerbau juga memiliki manfaat atau kegunaan yang berbeda bagi kehidupan manusia setiap harinya. Entah itu dijadikan sebagai tenaga untuk menggerakkan pedati ataupun dapat diambil susunya.

Baca Juga: Cara Ternak Kerbau Agar Cepat Gemuk dan Beromset Milyaran

Hingga saat ini populasi dari beberapa jenis kerbau kerbau masih tergolong stabi. Hal ini tidak lepas dari perlindungan setiap negara terhadapnya dan kecintaan beberapa orang terhadap kerbau yang mereka rawat secara pribadi. Mengingat akan hal itu, kemungkinan populasi dari kerbau tidak akan punah dan akan terus meningkat. Selanjutnya manusia dapat memperoleh manfaat yang ada pada hewan ternak yang satu ini.

Written by Portal Hewan