jenis ikan mujair, macam ikan mujair, spesies ikan mujair
in

17 Jenis Ikan Mujair, Ciri Fisik, Karakteristik, Harga dan Gambar

Jenis Ikan Mujair – Ikan mujair adalah salah satu ikan paling populer di Indonesia. Kebanyakan ikan tawar ini dibudidayakan dan dijual setelah besar. Harga jualnya juga cukup fantastik sehingga keuntungan yang didapat juga besar. Banyak jenis ikan mujair yang harus Anda kenali. Tujuannya agar tahu mana jenis yang paling cocok jika Anda ingin membudidayakannya.

jenis ikan mujair, macam ikan mujair, spesies ikan mujair

Sebenarnya agak susah untuk membedakan mana ikan mujair satu dengan yang lain. Wajar karena sepintas ikan mujair tidak ada perbedaan sama sekali. Namun dengan mengenai ciri atau karakteristiknya, Anda akan lebih mudah untuk mengenali jenis dari ikan mujair. Lantas apa saja jenis dari ikan mujair itu? Anda bisa simak pembahasan berikut

Jenis dan Macam Ikan Mujair

1. Mujair Merah Nifi

Ikan ini kerap disebut sebagai ikan mujair nifi. Nirah atau yang juga dikenal dengan NIFI merupakan persilangan ikan mujair jantan lokal dan ikan luar negeri betina. Jenis mujair ini memiliki badan yang agak kemerahan, kuning dan putih dengan badan yang agak bongsor. Ikan jenis ini diklaim sebagai yang paling banyak disukai masyarakat.

Jadi wajar jika banyak pihak yang membudidayakannya. Nilai jualnya juga cukup mahal sehingga menguntungkan petani. Bukan hanya itu, ikan mujair ini kerap menghasilkan benih jantan yang bagus dan sesuai dengan apa yang diharapkan pembudidayanya. Jadi wajar jika banyak dibudidayakan oleh petani ikan di Indonesia.

2. Mujair Merah GIFT

Ikan mujair merah GIFT adalah salah satu yang juga paling populer di Indonesia. Mujair jenis ini adalah persilangan 8 varietas dari 8 negara berbeda, yakni Thailand, Singapore, Israel, Kenya, Mesir, Senegal, Taiwan dan Ghana  GIFT merupakan kependekan dari Genetic Improvement of Farmed Tilapia. Warna khas ikan ini adalah merah.

Jenis ikan mujair ini pertama kali hadir di Indonesia tahun 1994. Saat itu, didatangkan nilai gift dari generasi keempat. Selanjutnya, didatangkan lagi pada tahun 197 yang merupakan generasi 6. Ikan mujair ini diklaim lebih tahan penyakit dibanding mujair lokal. Waktu produktif yang lebih lama, yakni sampai 2 tahun menjadi alasan kenapa banyak pembudidaya yang mengembangbiakkannya..

3. Mujair GIFT Biasa

Ikan mujair GIFT biasa adalah jenis ikan yang secara rasa dan pertumbuhan sama dengan ikan mujair GIFT. Perbedaannya, warna ikan ini tidak merah tapi kebanyakan abu-abu atau sedikit gelap dari ikan mujair sebelumnya. Ikan ini cukup populer di Indonesia karena banyak dibudidayakan oleh masyarakat. Pasalnya nilai jual yang dimiliki ikan juga cukup tinggi.

Mujair GIFT biasa dapat dipanen setelah umur 5 sampai 6 bulan. Artinya lebih pendek dibanding ikan lain yang biasanya 7 hingga 10 bulan. Ikannya juga lebih toleran dengan kadar salinitas tinggi sekalipun. Meskipun banyak yang membudidayakan, kebanyakan jenis ikan ini kalah populer dengan ikan mujair merah dan merah GIFT.

4. Mujair Gesit

Ikan mujair ini banyak disukai oleh para pembudidaya. Mujair gesir adalah rekayasa genetika nilai GIFT generasi ketiga. Jadi wajar jika cara dan rasa pertumbuhannya hampir sama dengan mujair GIFT. Kelebihan yang dimiliki ikan gesit adalah benih yang dihasilkan sangat bagus dari telur yang dibuahi sang jantan..

Jika mujair gesit betina dan mujair gesit jantan dikawinkan, keberhasilan mendapat bibit jantan hampir 98%. Artinya, hasil panen sangat memuaskan dengan bibit yang bagus. Bukan hanya itu, ikan mujair ini juga mudah tumbuh. Ikan gesit mampu memiliki berat hingga 600 gram dengan panjang hingga 8 cm di waktu 6 bulan.

5. Mujair Get

Jenis ikan mujair berikutnya adalah ikan mujair GET. Jenis ikan ini juga cukup populer karena keunggulan yang ia miliki. Jika dilihat sekilas, ikan mujair ini mirip dengan GIFT. Bahkan banyak yang menyebutnya sama. Memang faktanya seperti itu. Ikan mujair GET dan GiFT adalah jenis ikan mujair yang masih satu darah.

Ikan ini memang sama dengan GIFT. Kesamaanya dibawa ke Indonesia dari Filipina tahun 2000an. GET sendiri kependekan dari Geneticaly Enhached of Tilapia. Mujair ini banyak dibudidayakan karena mudah berkembang biak dengan hasil anakan jantan yang lebih banyak. Belum lagi masa panen yang lebih singkat dibanding jenis ikan tawar lain.

6. Mujair Salina

Ikan mujair salina adalah jenis mujair yang menjadi produk unggulan dari Indonesia. Wajar karena banyak dibudidayakan dan asli dari Indonesia. Mujair salina memiliki nama latih Saline Indonesian Tilapia. Ikan mujair ini adalah rekayasa BPPT tahun 2013. Kelebihan utama ikan salina adalah tahan terhadap berbagai efek global warning yang sudah jelas terjadi akhir-akhir ini.

Ini yang menjadi salah satu alasan kenapa mujair salina tetap berkembang dengan baik meskipun cuaca sedang ekstream. Bukan hanya itu, ikan mujair salina juga bisa dibudidayakan di daerah yang dekat dengan laut. Mujair salina tetap bisa berkembangbiak dengan salinitias tinggi hingga 25 ppt. Menariknya, mujair salina memiliki feed conversion ratio yang rendah.

7. Mujair Lokal

Sesuai namanya, ikan mujair jenis ini adalah besutan ikan lokal. Ikan mujair lokal juga kerap disebut sebagai ikan mujair hitam atau orechromis niloticus. Warna khas yang dimiliki mujair lokal adalah hitam agak keabu-abuan. Dilihat dari bagian perutnya juga agak terang yang membedakannya dengan mujair lainnya. Ikan mujair ini adalah yang paling banyak menyebar di seluruh wilayah Nusantara.

Meskipun nama ikannya adalah mujair lokal, jenis ikan mujair ini bukan asli dari Indonesia. Namun didatangkan dari Taiwan. Ikan mujair lokal kebanyakan dibudidayakan di Sulawesi, khususnya Todano. Sulawesi Utara. Selanjutnya lambat laun ikan ini menyebar ke seluruh Indonesia. Ikan mujair ini memiliki nilai jual yang tinggi meskipun ukuran badan yang agak kecil.

8. Mujair BEST

Jenis mujair berikutnya adalah mujair BEST. BEST sendiri adalah kependekan dari Bogor Enhanced Strain Tilapia. Ikan jenis ini adalah persilangan ikan mujair lokal, nilai gift generasi 3, mujair tempeh dan gift generasi 6. Jenis mujair ini kerap dibudidayakan karena banyak keunggulan yang dimilikinya. Sebut saja pakannya yang lebih hemat. Ini bisa dilihat dari food conversion yang dimiliki ikan ini.

Food Conversion Rasio mujair BEST hanya 1,1. Ini berbeda dengan jenis mujair lain yang sampai 2. Bukan hanya itu, mujair BEST memiliki pertumbuhan hidup hingga 4,85. Berbeda dengan ikan mujair nirwana yang hanya 3,93. Bukan hanya itu, mujair BEST memiliki ketahanan penyakit yang lebih tinggi dibanding ikan mujair lokal.

9. Miujair Citralada

Jenis mujair berikutnya adalah citralada. Mujair ini asli dari Thailand dan didatangkan ke Indonesia tahun 1989. Sekilas, mujair ini mirip dengan mujair merah biasa. Meskipun begitu, ada beberapa perbedaan yang perlu dicermati supaya tidak salah pilih. Secara umum, warna tubuh yang dimiliki mujair citralada lebih terang dengan garis vertikal yang lebih jelas.

Artinya, ikan mujair ini mempunyai bentuk yang lebih tegas dibanding ikan mujair merah sebelumnya. Bukan hanya itu, mujair Citralada memiliki sirip ekor yang lebih panjang dibanding ikan mujair merah. Mujair citralada memiliki potensi hidup yang tinggi dengan rasio food yang tidak beda dengan jenis mujair lain. Artinya, Anda harus menyiapkan pakan dengan rutin agar bisa berkembangbiak dengan baik.

10. Mujair Nirwana

Mujair ini cukup populer di kalangan masyarakat karena banyak dikembangbiakkan. Nirwana adalah pendekan dari ras wanayasa. Nama tersebut diambil dari nama daerah asal Mujair ini, yakni Wanayasa, Purwakarta, Jawa Barat. Mujair jenis ini adalah persilangan sekaligus rekayasa genetik dari mujair GIFT dan GET dari filipina.

Saat itu, persilangan kedua mujair yang berbeda itu dilakukan dengan kerjasama antara Balai Pengembangan Benih Ikan sekaligus IPB. Banyak kelebihan yang dimiliki jenis ikan mujair ini. Contohnya bisa memiliki berat hingga 650 gram dalam waktu 6 bulan saja. Bukan hanya itu, daging yang dimiliki ikan juga lebih tebal sehingga cocok jika ingin dijualbelikan.

11. Mujair Nirwana 2

Jenis mujair ini adalah generasi berikutnya dari mujair nirwana yang sudah dibahas sebelumnya. Ikan mujair ini pertama kali disahkan pada tahun 2012, tepatnya di bulan April. Ciri ikan mujair ini adalah warna punggung yang dimilikinya adalah gabungan dari abu-abu dan hijau dengan warna perut gabungan antara abu-abu dan putih.

Jenis mujair ini disebut mempunyai daya tahan yang sangat bagus meskipun cuaca ekstream. Sayangnya untuk bisa tumbuh dewasa membutuhkan waktu yang agak lama dibanding mujair lain. Dimana untuk bisa dewasa, ikan ini membutuhkan waktu 8 bulan. Meskipun demikian, nilai jualnya lebih tinggi 70% dibanding ikan mujair lokal pada umumnya.

12. Mujair Nirwana 3

Mujair Nirwana 3 mulai dikembangkan pada tahun 2012. Selanjutnya disahkan Kementrian Kelautan dan Perikanan di tahun 2016. Sesuai namanya, jenis mujair ini adalah generasi berikutnya dari mujair Nirwana 3. Generasi ketiga ikan mujair nirwana ini memiliki banyak keunggulan dibanding kakak tuanya tersebut.

Pertama, memiliki pertambahan bobot yang lebih besar, yakni bisa mencapai 23,41% dari bobot normal nirwana 2. Bukan hanya itu, ikan mujair ini memiliki angka kelangsungan hidup yang 8,99% lebih tinggi dibanding sebelumnya. Konversi pakannya lebih sedikit dibanding nirwana 1 dan 2. Bentuknya juga cukup unik dengan warna biru kehjjaun yang menjadi ciri khas jenis ikan mujair ini.

13. Mujair Larasati

Ikan mujair ini adalah ikan yang dkembangbiakkan di Klaten, Jawa Tengah. Ikan mujair ini adalah hasil persilangan antara ikan mujair pandu jantan dengan ikan kunti betina. Ikan mujair yang satu ini sangat menjolok dengan warna kemasan yang dimilikinya. Bukan hanya itu, ikan ini memiliki bentuk agak bulat yang artinya memiliki bobot yang cukup besar.

Dari segi daya tahan tubuh juga sangat mengesankan karena mampu bertahan hidup hingga 90% lebih tinggi dibanding ikan mujair lainnya. Dari pakan yang dibutuhkan, Anda tidak perlu khawatir jika ingin membudidayakannya. Pasalnya pakannya dianggap rendah dibanding ikan mujair jenis lain. Ikan ini kerap disebut sebagai ikan mujair janti.

14. Mujair Pandu

Pertama kali ikan pandu didatangkan dari PT Aquafarm tahun 1997. Saat itu, ikan mujair pandu diberikan ke PBIAT Klaten. Ciri utama ikan mujair pandu adalah memiliki warna yang cenderung putih disekujur tubuhnya. Warna putih tersebut bisa dilihat karena sebagian besar warna punggung dan warna perut yang ia miliki.

Meskipun begitu, macam ikan mujair ini memiliki bagian merah, yakni siripnya. Jenis ikan ini memiliki ketahanan tubuh yang tidak terlalu buruk dibanding ikan mujair lain. Bibit yang dihasilkan betina juga bagus dengan hasil mayoritas 90% jantan. Dari segi pakan juga lebih hemat sehingga tidak membebani pakan yang harus dikeluarkan setiap harinya.

15. Mujair Kunti

Mujair kunti dan mujair pandu memiliki kemiripan yang tidak bisa dielakkan, khususnya didatangkan dari daerah luar. Dimana tahun 1997, kedua jenis mujair tersebut didatangkan ke Klaten. Benih ikan mujair kunti sendiri didatangkan dari BBIS Ngrajek yang memang terkenal dengan ikan mujairnya. Ikan mujair ini cukup disukai pecinta ikan di seluruh Indonesia.

Wajar karena bobot ikan yang bisa mencapai 760 gram. Bukan hanya itu, warna punggung khas hitam dengan perut yang berwarna putih menjadi daya tarik tersendiri dari ikan mujair ini. Bersamaan dengan ikan pandu, ikan kunti disahkan oleh Kementrian Perikanan dan Kelautan tahun 2012. Segi ketahanan tubuh juga sangat tinggi sehingga mampu bertahan di kondisi yang tidak menguntungkan.

16. Mujair JICA

Mujair jenis ini tidak terlalu asing bagi pecinta ikan di Indonesia. Nama JICA sendiri berasal dari lembaga donor asal Jepang yang cukup populer, yaitu Japan for International Cooperation Agency. Dimana saat itu lembaga donor tersebut berkerjasama dengan balai budidaya ar tawar dari Jambi tahun 2012. Ikan mujair ini lantas disahkan pemerintah tahun 2004.

Jenis ikan mujair ini memiliki beberapa keunggulan yang membuat Anda sebagai pembudidaya akan sangat diuntungkan. Contohnya, jenis ikannya mampu bertahan 20% lebih tinggi dibanding ikan mujair lain. Disamping itu, konversi ikan yang dimilikinya juga lebih rendah dibanding ikan mujair lain. Ciri ikan yang paling khas adalah warna hitam keabu-abuan dengan tubuh putih dan kekuning-kuningan.

17. Mujair Srikandi

Ikan mujair berikutnya adalah srikandi. Jenis ikan ini memiliki kecepatan tumbuh yang cukup tinggi dibanding ikan mujair lain. Sekilas ikan ini mirip dengan ikan salina yang sudah disebutkan diawal. Bukan hanya mirip saja, ikan ini juga memiliki tujuan hidup yang sama dengan ikan salina. Dimana bisa dibudidayakan di tempat air payau dengan kadar garam yang tinggi.

Srikandi diambil dari Salinaty Resistant Improvement Tilapia from Sukamandi. Sesuai nama yang diberikan, ikan yang satu ini memang berasal dari BPPI Sukamandi. Menurut BBPI Sukamandi, jenis ikan mujair srikandi mempunyai beberapa keunggulan. Contohnya mampu bertahan di air yang memiliki kadar garam tinggi. Rasa yang lebih enak dan rasio tumbuh yang lebih tinggi.

Budidaya ikan mujair bukan hal baru di Indonesia. Sudah banyak ditemui di berbagai daerah di Indonesia dengan budidaya ikan mujair yang lengkap dan cukup melimpah. Belum lagi, ikan mujair adalah salah satu ikan yang paling populer dan terkenal di Indoensia. Wajar karena ikan mujair diklaim memiliki rasa yang cukup enak dengan daging yang banyak.

Baca Juga: Jenis Ikan Piranha, Ciri Fisik, Karakteristik, Harga dan Gambar

Bagi yang ikan membudidayakan ikan mujair, kenali dulu jenis ikan mujair yang telah kami bahas. Dengan mengenali jenis ikan dengan baik, setidaknya Anda mampu mempersiapkan segala hal dengan baik. Akhirnya hasil budidaya tidak mengecewakan dan akhirnya Anda mendapat hasil panen yang maksimal. Tenang karena mujair adalah ikan dengan nilai jual yang tinggi dibanding ikan jenis lainnya.

Written by Portal Hewan