makanan ikan mujair, pakan ikan mujair, pakan mujair cepat besar
in

15 Jenis Makanan Ikan Mujair Alami dan Buatan

Makanan Ikan Mujair – Ikan adalah salah satu sumber protein yang dibutuhkan oleh tubuh, sehingga konsumsi ikan sebaiknya setara dengan ayam atau daging lain. Diantara salah satu ikan yang banyak dikonsumsi oleh manusia, ada jenis ikan mujair dimana kerap diolah dengan digoreng atau dibakar. Banyak masyarakat Indonesia yang kemudian membudidayakannya karena mudah dan pakan ikan mujair terbaik tidak sulit ditemukan.

makanan ikan mujair, pakan ikan mujair, pakan mujair cepat besar

Ikan mujair sendiri adalah ikan yang penyebaranannya umum ditemukan di Indonesia hingga Afrika. Ikan dengan nama ilmiah Oreochromis mossambicus ini diberi nama Mujair karena pertama kali ditemukan oleh seorang laki-laki bernama Mujair di pantai selatan Blitar, Jawa Timur. Untuk Anda yang berminat membudidayakannya, berikut informasi lengkap mengenai makanan untuk ikan mujair.

Jenis dan Macam Makanan Ikan Mujair

Makanan Ikan Mujair Alami

Beberapa orang, khususnya budidaya ikan mujair memilih makanan ikan yang biasa dibeli di pasar maupun di toko ikan untuk pakan ikan mujair mereka. Dibalik hal tersebut, ada beberapa jenis makanan yang biasa dimakan oleh manusia yang bisa dijadikan pakan ikan mujair alami cepat besar, sebut saja seperti sayuran dan termasuk alami. Berikut adalah daftar makanan alami untuk ikan mujair:

1. Duckweed

Duckweed atau yang juga dikenal sebagai lemna minor adalah salah satu jenis tanaman yang mungkin biasa Anda temui mengambang di kolam, sawah atau akuarium. Jenis tanaman ini cukup kecil, walau begitu kaya akan manfaat. Tanaman tersebut adalah tanaman sejenis Lemnaceae yang hidup di air tawar.

Nah, duckweed ini bisa menjadi salah satu makanan alami pengganti untuk ikan air tawar seperti nila, lele, dan juga mujair. Walau dianggap mengganggu, tanaman yang akan tumbuh subur di iklim dingin ini bisa nyatanya memiliki protein yang baik untuk ikan Anda dan didukung dengan kandungan seperti mineral, kalium, dan fosfor.

Selain itu, duckweed juga berperan penting untuk menyingkirkan nitrogen dari dalam kolam sehingga sangat baik untuk mengolah air limbah.

2. Selada

Selada merupakan salah satu sayuran yang umum diolah untuk konsumsi manusia, entah dijadikan makanan berupa suo atau sekadar dimakan dicampur dengan mayo dan menjadikannya salad. Tunggu, ada juga manfaatnya untuk ikan juga, apalagi jenis ikan seperti mujair. Lalu bagaimana cara memberi ikan makan dengan selada?

Ada dua cara yaitu dengan merebus dan tidak. Namun, sebaiknya adalah dengan memotong dengan kecil-kecil sehingga lebih mudah dinikmati ikan-ikan Anda. Nah, ketika selada sudah tidak lagi dijadikan santapan oleh ikan dalam kurun waktu 2 jam, segera ambil dari kolam supaya tidak menjadi sampah.

3. Kecambah

Untuk Anda yang membutuhkan referensi pakan mujair alami yang mudah ditemukan di pasar sekaligus menjadi salah satu bahan makanan untuk Anda sendiri di rumah, coba pertimbangkan memberi makan dengan kecambah. Mengapa?

Alasan pertama sangat sederhana, yaitu ukurannya yang kecil sehingga mudah untuk dimakan dan ditelan oleh ikan. Ukuran ringan ini juga bisa membuat kecambah tenggelam dan bisa menjadi makanan ikan saat malam hari. Pun memberi kecambah ke dalam jangka waktu lama ke dalam kolam tidak akan terlalu berpengaruh pada kebersihan kolam.

Sebaiknya jika ingin menggunakan kecambah, merendam dan merebusnya sampai sedikit lebih empuk akan jauh disukai oleh ikan.

4. Kacang Polong

Saat makan steak, rasanya tidak akan lengkap tanpa adanya kacang polong rebus yang disiram dengan kuah gurih. Kacang polong tidak hanya terkenal dengan rasanya yang nikmat, tapi juga bergizi bagi manusia. Namun, ada fakta mengejutkan bahwa kacang polong pun bisa menjadi alternative makanan untuk ikan mujair!

Kacang polong yang kaya akan serat sangat baik untuk menghindarkan ikan mujair budidaya Anda dari terkena sembelit. Anda mungkin biasa memberi mereka makanan beku atau yang keras sehingga memungkinkan mereka sulit untuk buang kotoran. Maka dari itu, dibutuhkan makanan penolong dan itu adalah kacang polong.

Sayangnya, tidak semua ikan bisa menerima kacang polong. Sebaiknya hindari memberi sayuran ini jika ikan Anda masih kecil karena itu akan sulit dikonsumsi oleh mereka. Jangan lupa untuk merebusnya terlebih dahulu supaya empuk dan tidak menyusahkan ikan ketika makannya.

5. Pisang

Pisang terkenal sebagai makanan penunda lapar terbaik bagi manusia. Ukurannya yang ramping dan ringan menjadikan buah ini mudah dibawa kemana-mana dan menjadikannya sebagai makanan pendamping. Eits, siapa sangka, pisang nyatanya juga sangat baik untuk ikan lho!

Vitamin yang terkandung dalam sebuah pisang bisa menjadi asupan yang baik juga untuk ikan mujair Anda, salah satunya adalah adanya potassium. Maka dari itu, sesekali Anda perlu memberi makan ikan-ikan dengan pisang.

Sayangnya, pisang adalah makanan yang mudah terurai sehingga jika didiamkan terlalu lama dalam kolam bisa membuatnya menjadi keruh dan kotor. Jika memang ingin mencoba pisang, sebaiknya Anda siapkan waktu luang sehingga bisa menunggu kapan sisa pisang perlu diambil dari kolam.

6. Zucchini

Apakah Anda sudah pernah makan zukini atau zucchini sebelumnya? Zucchini adalah sayuran yang bentuknya mirip ketimun, tapi memiliki rasa dan tekstur yang berbeda. Nah, zucchini ini biasanya dijadikan makanan diet bagi manusia, tapi beberapa orang juga menjadikan sayuran ini sebagai makanan ikan mujair.

Untuk memberi makan ikan mujair Anda dengan zucchini, sebaiknya dicuci terlebih dahulu di bawah air mengalir sampai bersih. Kemudian, potong bulat tapi tipis dan rebus atau kukus zukini tersebut sehingga ikan tidak kesulitan ketika akan memakannya. Sebelum Anda memberikan zucchini tersebut, sebaiknya pastikan sayuran tersebut telah dingin, ya!

7. Kol Basah

Jika Anda sedang memulai budidaya ikan mujair dan ingin ikan-ikan tersebut cepat besar, coba beri mereka makan dengan kol basah. Bukan tanpa alasan, kol basah kaya akan protein sehingga bisa membantu ikan tumbuh besar dengan lebih cepat. Nah, jenis ikan yang bisa diberi makan dengan kol basah bukan hanya ikan mujair, tapi juga lele hingga ikan koi.

Sebenarnya, pakan ikan mujair sangat mudah ditemukan sebab ikan jenis ini bisa memakan apapun yang diberikan. Namun, kol basah sangat baik karena gizinya dan menjadi makanan alami sehingga pertumbuhan ikan pun tak memerlukan waktu lama.

8. Cacing Tanah

Tidak ada ikan yang tidak menyukai cacing, kecuali cacing tersebut sudah mati. Nah, cacing tanah ini bisa menjadi tambahan makanan yang baik untuk ikan mujair buat mancing karena kandungan mineralnya yang mencapai 60 persen.

Beberapa orang mengatakan bahwa memberi cacing tanah sama dengan memberi makan dengan belatung putih. Padahal, keduanya jelas berbeda. Sebaiknya, Anda hindari memberi makan berupa belatung putih karena kandungan lemaknya yang tinggi sehingga tidak baik untuk ikan. Selain itu, makanan dengan kandungan lemak tinggi tidak baik untuk pencernaan ikan.

9. Daun Talas

Apabila ikan Anda termasuk dalam ikan yang masih anakan, sebaiknya letakkan dalam kolam terlebih dahulu yang pastinya bebas sampah dan jernih. Hal ini supaya dalam kolam tumbuh plankton atau fitoplankton yang merupakan makanan untuk ikan kecil. Nah, setelah dewasa dan bertujuan untuk meningkatkan berat badan, silakan ganti dengan daun talas.

Kelebihan yang bisa didapatkan dari memberi makan ikan mujair dengan daun talas yaitu mulai dari mudahnya perawatan tanaman ini, bisa menghemat pemberian pelet yang artinya lebih ekonomis, dan jika busuk, tidak akan menyebabkan masalah pada kolam.

10. Daun Hijau

Selain daun talas, ada berbagai daun hijau lain yang bisa menjadi makanan alami ikan mujair yang layak dicoba. Sebut saja seperti kankung dan daun singkong. Daun hijau yang mudah ditemukan di pasar atau mungkin Anda menanaminya sendiri di rumah ini bisa menjadi pengganti pakan yang murah meriah tapi tidak pernah gagal membuat ikan Anda cepat besar.

Namun, jika Anda membeli sayuran-sayuran tersebut dari pasar, sebaiknya pastikan untuk mencuci sampai bersih dengan air mengalir dan sabun supaya sayuran tersebut bebas dari bahan kimia yang berbahaya. Nah, ada lagi salah satu cara memberi makan ikan mujair, yaitu dengan teknik fermentasi daun singkong.

Menurut sebuah penelitian, fermentasi singkong justru akan menjadi Food conversion Ratio bagi ikan. Sekadar informasi, Food Conversion Ratio atau FCR adalah jumlah pakan yang bisa diterima oleh seekor ikan dan dikonversi menjadi satu kilo berat saat hidup.

Makanan Buatan Ikan Mujair

Setelah ulasan di atas membahas makanan ikan mujair yang alami, tidak lengkap rasanya jika tidak menuliskan berupa pakan buatan untuk ikan mujair. Anda pasti bertanya-tanya, mengapa perlu membuat pakan sendiri jika di toko saja tersedia banyak pakan. Nah, tentu saja berbeda rasanya antara membuat sendiri dari bahan alami dengan yang sudah banyak banyak campuran bahan kimianya.

1. Pelet Sayuran

Bahan alami adalah yang terbaik untuk membuat pelet ikan. Nah, coba kumpulkan banyak sayuran hijau seperti selada, bayam, daun talas, sampai dengan daun singkong. Setelahnya, haluskan sayuran-sayuran tersebut sampai lembut dan tambahkan protein seperti tepung ikan, makanan laut kering, atau apapun itu asalkan sesuai dengan budget.

Setelahnya, tambahkan air sedikit demi sedikit sampai menjadi adonan kering yang kalis. Supaya makin tinggi protein, tambahkan vitamin seperti semolina, suplemen ganggang biru-hijau, atau minyak ikan. Setelah adonan dirasa pas, giling dengan menggunakan gilingan mie atau daging sehingga berbentu seperti mie yang memanjang dan potong kecil-kecil seukuran pelet.

Selesai sampai proses di atas, Anda bisa mengeringkan adonannya dengan oven atau pengering lain. Nah, setelah kering, Anda bisa simpan ke dalam freezer dan akan bertahan selama 6 bulan.

2. Pakan dari Bekicot

Bekicot memang tampak menggelikan karena badannya mengeluarkan lendir. Namun, Anda perlu ketahui bahwa bekicot ini bisa menjadi makanan ikan mujair yang mudah ditemukan, diolah dengan mudah, dan yang pasti praktis. Ada berbagai cara mengolah bekicot dan menjadikannya bagian dari pakan bekicot, salah satunya adalah dengan menjadikan seperti pelet.

Cara pertama adalah dengan mencampurkan daging bekicot yang sebelumnya sudah dikeluarkan dari cangkangnya dan dipotong kecil-kecil dengan 50%, dedak atau bekatul, 15%, menir atau jagung giling 15%, dan ampas tahu sebanyak 20%. Atau Anda juga bisa mencampurkannya dengan 30%, tepung kedelai 20%, dedak halus 50%. Fungsi bekicot sendiri adalah untuk protein hewani.

Setelah percampuran bahan tersebut dilakukan, tambahkan air panas sedikit demi sedikit dan campur adonan sampai kalis. Anda bisa langsung melemparkan adonannya ke dalam kolam atau juga bisa menyimpannya sebagai pakan cadangan yang sebelumnya sudah ditaburi dengan garam sebagai pengaet alami.

Selain itu, bekicot juga bisa langsung dijadikan pakan tanpa adanya campuran apapun dan menebarnya ke kolam. Namun, pastikan lagi bahwa daging bekicot sudah benar-benar dipotong dengan kecil sehingga mudah dimakan dan ditelan oleh ikan.

3. Pelet Cacing Tanah

Seperti yang sudah dibahas di atas bahwa cacing tanah adalah salah satu pakan ikan tinggi protein yang tidak hanya bisa diberi secara mentah atau saat masih hidup. Cacing tanah juga bisa menjadi sumber protein sebagai pelengkap untuk pelet buatan Anda.

Jika Anda ingin membuat pelet cacing tanah, pastikan bahwa semua bahan sudah siap dan sesuai dengan takarannya. Dimulai dengan mempersiapkan 20 persen telur ayam, tepung cacing 41 persen, terigu 14 persen, dedak 18 persen, dan juga tepung kanji 1 persen. Sebelumnya, pastikan bahwa cacing sudah dikeringkan atau dijemur 1 minggu kemudian digiling hingga halus.

Setelah semua bahan siap, campurkan sampai semua bahan merata dan tambahkan dengan air panas supaya adonan pelet bisa mengental. Kemudian cetak dengan alat pembuat pelet dan jemur sampai pelet cacing tanah buatan Anda menjadi kering dan siap digunakan.

4. Pelet Apung

Ada beragam jenis pelet yang bisa dibuat sendiri, salah satunya adalah pelet apung. Untuk membuatnya, bahan yang dibutuhkan cukup rumit seperti 120 gram tepung ikan, 350 gram dedak halus, vitamin 50 gram, tepung turi 80 gram, kaldu 80 gram, tepung terigu dan tepung darah masing-masing 100 gram, garam mineral 10 gram, dan tepung kedelai 200 gram.

Cara pembuatannya adalah, masing-masing bahan di atas dihaluskan dan diayak sehingga menyisakan bahan yang benar halus. Tambahkan tepung taioca antara 10 sampai 20 persen dari jumlah pakan yang akan digunakan. Tuang sedikit air hangat untuk membuat adonan dan juga bisa menggunakan tambahan tepung gaplek. Berikan 20 persen tepung ikan dari jumlah pakan yang akan diberikan.

Namun, jika anda tidak bisa menggunakan tepung ikan, diganti dengan kepala udang pun tidak menjadi masalah. Kemudian, tambahkan dedak halus 30 persen, bungkil kedelai 40 persen, minyak ikan 10 persen, 2 persen kalsium karbonat, dan 1 persen vitamin B.

Mixed semua bahan sampai sudah dipastikan benar-benar merata, atau juga bisa menggunakan mixer selama 10 menit. Kemudian, cetak dengan alat pembuat pelet atau dengan pencetak daging dan jika semua adonan telah tercetak bisa langsung dijemur.

5. Pelet Lain

Apabila Anda tidak ingin menggunakan ulat, bisa gunakan bahan-bahan lain yang tidak kalah bergizi untuk ikan. Pelet ini bisa menjadi makanan ikan mujair yang utama sehari-hari. untuk bahan yang diperlukan yaitu minyak ikan, dedak, mineral, bungkil kedelai dan bungkil kelapa.

Campur semua bahan di atas dalam sebuah wadah yang besar hingga merata. Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil terus dicampur sampai adonan kental. Setelah dirasa cukup, cetak dengan alat pembuat pelet atau jika tidak memilikinya, Anda bisa gunakan alat cetak daging. Jika sudah selesai dicetak, potong pelet dengan ukuran 1 sampai 2 cm.

Jemur di bawah sinar matahari langsung adonan pelet tadi sampai mengering, antara 5 hari sampai 1 minggu. Setelah kering, pelet bisa langsung diberikan pada ikan.

Ikan mujair sebenarnya adalah jenis ikan yang tidak pilih-pilih makanan dan bahkan bisa bertahan hidup dengan baik. Namun, jika Anda berniat untuk membudidayakannya, tentu pakan ikan mujair agar cepat besar perlu diperhatikan dengan baik dan mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai jenis pakan utama juga makanan tambahan sehingga ikan tidak jenuh.

Baca Juga: Jenis Pakan Ikan Kakap Alami dan Alternatif

Selain memperhatikan makanannya, jangan lupa juga mengenai air dan berat badannya sehingga bisa tumbuh dengan baik. Faktanya, memang ikan mujair bisa menjadi salah satu ikan yang baik untuk dibisniskan karena dalam beberapa bulan saja, populasinya bisa meningkat. Nah, semoga informasi di atas bisa membantu dan membuat budidaya ikan mujair Anda semakin pesat.

Written by Portal Hewan