Jenis ikan kakap
in

14 Jenis Ikan Kakap, Ciri Fisik, Karakteristik, Harga dan Gambar

Jenis Ikan Kakap – Salah satu ikan laut yang menjadi idaman banyak orang ialah ikan kakap, selain karena rasanya yang lezat, gizi yang dikandungnya pun tak main – main. Dengan ciri khas bentuk tubuh bulat pipih disertai sirip yang memanjang pada punggungnya, ikan kakap hidup dengan sebaran varietas yang beragam. Dengan ini bisa dikatakan bahwa ada berbagai jenis ikan kakap yang bisa ditemukan.

Jenis ikan kakap, Macam Ikan Kakap, Spesies Kakap, Kakap Laut, Kakap Air Tawar

Namun demikian, tidak banyak yang tahu bahwa ada beragam variasi ikan kakap ini. Padahal untuk menambah wawasan hal tersebut menarik diketahui. Jadi, seperti apa saja bentuk dan karakter masing-masing jenisnya, berikut akan kami ulas untuk Anda.

Jenis dan Macam Ikan Kakap di Dunia

1. Kakap Merah Utara (lutjanus campechanus)

Kakap Merah Utara (lutjanus  campechanus)

Merupakan salah satu spesies ikan kakap ini berasal dari Samudra Atlantik bagian barat termasuk di dalamnya yakni Teluk Meksiko. Dengan habitat lingkungan yang penuh dengan terumbu karang, ikan kakap merah utara merupakan jenis ikan kakap yang dicari.

Ciri fisik lutjanus campechanus mempunyai bentuk tubuh yang melebar serta memanjang, lonjong ataupun pipih, dengan kepala yang cukup cekung atau ada pula yang cembung. Mayoritas ikan jenis ini memiliki mulut yang lebar dan menjorok ke dalam muka. Rangkaian gigi konikel pada taringnya tertata pada barisan gigi caninnya yang terletak pada barisan depan.

Jika kita amati, pada bagian penutup insangnya berbentuk gerigi dengan tonjolan yang tajam pada ujungnya, sirip punggung bertekstur keras berjumlah 11 dan bertekstur lembut berjumlah 14. Sedangkan pada sirip bagian dubur berjari – jari lemah dengan jumlah 8 hingga 9 sirip dan berjari – jari keras berjumlah hanya 3 sirip.

Sirip punggung yang dimiliki berkesinambungan serta melekuk – lekuk antara sisi berduri keras dan sisi berduri lemah. Dengan batas belakang ekor yang cekung serta kedua ujung yang tumpul.

Memiliki beragam waarna diantaranya kemerahan, kecoklatan, kekuningan serta kelabu. Beberapa diantaranya memiliki garis – garis tegas berwarna gelap dan ada pula yang memiliki bercak kehitaman pada sisi tubuh bagian atas tepatnya pada bawah sirip punggung berjari – jari lunak.

Memiliki ukuran panjang dengan kisaran antara 25 hingga 50 cm, bahkan tak jarang terdapat pula hingga 90 cm. Beberapa indera yang dimiliki diantaranya penciuman, penglihatan, pendengaran, linea lateralis, peraba dan sebagainya.

Jenis ikan kakap ini termasuk dalam klasifikasi diecious yakni terpisah antara betina dan jantannya. Bahkan hampir tak dapat ditemui seksual dimorfisme  atau perbedaan secara nyata antarabetina dan jantan baik mengenai struktur badan maupun warna.

Pola reproduksi yang dimiliki tergolong gonokorisme, dimana setelah terdapat diferensiasi jenis kelamin, maka jenis seksnya akan berlangsung seumur hidupnya. Mayoritas ikan kakap merah utara mencapai tingkat pendewasaan pada tahap pertama saat tubuhnya telah mencapai panjang 41 hingga 51% dari panjang tubuh maksimum atau keseluruhan.

Namun, para jantan mengalami kematangan kelamin pada ukuran tubuh yang relatif lebih kecil dibandingkan dengan betina. Golongan ikan yang siap untuk memijah, terdiri dari sepuluh akor atau bahkan lebih, mereka akan muncul pada permukaan saat senja atau bahkan malam hari pada bulan kedelapan (Agustus) dengan tenperatur suhu diantara 22,5 hingga 25,5’ C.

Pemijahan yang dilakukan pun cukup unik, dimana sang jantan mengawali dengan menyentuh serta menggesek – gesekkan tubuh mereka pada seekor betina, kemudian barulah ikan – ikan yang lain ikut bergabung dengan berputar – putar menyerupai spiral disertai melepas gamet pada bawah permukaan air.

Pada umumnya, ikan yang memiliki ukuran tubuh besar dapat mencapai umur maksimum dibandingan dengan ikan berukuran lebih kecil. Ikan kakap merah utara besar mampu mencapai usia 15 hingga 20 tahun dengan habitat pada perairan dangkal hingga kedalam mencapai 60 hingga 100 meter.

Kebanyakan spesies ikan kakap merah menempati daerah perairan karang hingga daerah pasang surut. Tak hanya itu, mereka dengan mudah dapat ditangkap pada kedalaman dasar antara 40 hingga 50 meter dengan substrat karang yang cukup, suhu diantara 5 hingga 32’ C serta salinitas berkisar antara 30 hingga 33 ppt.

Sedangkan untuk ikan kakap merah kecil menempati kawasan bakau atau perairan dangkal yang ditumbuhi rumput laut. Umumnya mereka menempati perairan subtropis ataupun tropis, meski beberapa diantara mereka ada juga yang tinggal pada air tawar.

Anda dapat menjumpai ikan kakap merah kecil yang beragregasi pada permukaan perairan saat siang hari. Sebaliknya saat malam hari mereka menyebar untuk mencari makan. Beberapa diantara yang mereka konsumsi seperti ikan – ikan kecil ataupun crustacea.

Di Indonesia sendiri penyebaran kakap merah hampir menghuni seluruh perairan. Dari arah utara yakni Teluk Siam, Teluk Bengala, bahkan sepanjang Laut Cina Selatan. Pada arah selatan yakni perairan tropis Australia, sedangkan pada arah timur mencapai deretan pulau di Samudera Pasifik, serta pada arah barat hingga perairan tropis Atlantik Amerika dan Afrika Selatan.

Khususnya pada sebaran di Laut Jawa Anda dapat menemui gerombolan mereka mulai dari Selat Sunda, Kepulauan Karimun, Perairan Bawean dan beberapa titik lainnya.

Berbicara mengenai nilai ekonomis, ikan kakap merah atau yang biasa dijuluki red snapper ini memiliki pangsa pasar yang luas dengan produksi kecil. Namun, eksistensi mereka jarang ditemui dalam kumpulan besar dan kebanyakan hidup secara soliter.

Ikan kakap merah dapat dikonsumsi dengan dagingnya yang emppuk, tebal, putih dan gurih. Sebaiknya konsumsi yang berukuran medium karena untuk yang berukuran jumbo (besar) cenderung beresiko mengandung logam beray merkuri berkadar tinggi. 

Soal harga ikan kakap merah utara berkisar Rp. 55.000 – Rp 65.000 untuk tiap ekor nya.

2. Kakap Putih (lutjanus calcarifer)

Ikan Kakap Putih, lutjanus calcarifer

Jenis ikan kakap selanjutnya ialah ikan kakap putih atau Barramundi. Dengan bentuk tubuh yang gepeng, memanjang, mata berwarna merah cemerlang, adanya lubang kuping bergerigi pada bagian penutup insang. Kemudian batang sirip ekor berbentuk bulat serta lebar, memiliki mulut lebar agak serong dengan susunan gigi halus tanpa taring.

Selain itu sirip punggungnya terdiri dari jari – jari lemah sejumlah 7 hingga 8  sirip dan jari – jati kuat sejumlah 3 buah. Ketika masih berumur 1 hingga 3 bulan, mereka memiliki warna terang. Sedangkan diatas usia 3 bulan akan mengalami perubahan menjadi keabu – abuan disertai sirip berwarna gelap.

Lutjanus calcafier merupakan klasifikasi ikan yang tumbuh pada air tawar dan kawin pada air laut atau istilahnya katadromus. Selain itu, ikan ini memiliki toleransi tinggi terhadap kadar garam, sehingga mereka dapat dengan mudah untuk dibudidayakan baik di tambak ataupun di laut.

Fekunditas serta masa pertumbuhannya yang relatif pesat membuat ikan kakap putih sudah dapat dipanen dalam waktu 6 hingga 24 bulan saja, tentunya dengan ukuran yang dapat dibilang besar yakni antara 350 hingga 2000 g.

Makanan yang mereka konsumsi ialah ikan – ikan kecil serta krustase. Untuk pemijahannya terjadi pada muara sungai atau sekitar tanjung pesisir. Mereka akan bertelur pada saat bulan purnama dan juga bulan baru. Pemijahan ini tergantung pada musim dan pasang surut air laut, karena hal tersebut dapat membantu dalam penyebaran telur serta larva.

Soal harga ikan kakap putih berkisar Rp. 25.000 – Rp 35.000 untuk tiap ekor nya.

3. Kakap Sutera / Sutra (lutjanus vivanus)

Ikan Kakap Sutera (lutjanus vivanus)

Memiliki nama julukan silk snapper atau yelloweye, ikan kakap sutera merupakan jenis ikan kakap unggulan. Dengan ukuran tubuh berkisar antara 1,5 hingga 2,5 kg. Ikan kakap sutera pernah masuk dalam rekor dunia dimana mencapai berat hingga 18 pounds. Dinamakan sutera karena memiliki tekstur daging yang lembut dan sangat lezat.

Umumnya ikan ini diolah menjadi ikan bakar, dengan harga yang terjangkau Anda dapat membawa pulang ikan mas sutera dengan beragam nutrisi dan gizi yang dikandungnya. Diantaranya vitamin A, B, C, D serta K, tak ketinggalan pula kandungan kalsium dan fosfornya yang baik untuk kesehatan gigi dan tulang.

4. Kakap Ekor Kuning (Ocyurus Chrysurus)

Kakap Ekor Kuning, Ocyurus Chrysurus

Kemudian kita beralih ke jenis ikan kakap kuning. Dengan bentuk tubuh lebar, memanjang serta gepeng, memiliki ragam warna dari kuning, biru serta perak. Selain itu ikan kakap kuning memiliki gigi taring yang terletak pada bagian rahang bawah serta deretan gigi halus pada bagian langit – langit.

Sirip dubur mereka memiliki jari – jari keras semulah 3 buah dan jari – jari lemah sebanyak 11 buah, sedangkan pada sirip punggung terdapat sisik – sisik tipis sejumlah 52 hingga 58 tepat pada garis rusuk.  Kemudian adanya sisik – sisik kasar pada sisi atas serta sisi bawah garis rusuk yang tersusun secara horizontal.

Ikan kakap ekor kuning memiliki panjang tubuh mencapai 50 cm. Umumnya ikan jenis ini membentuk scooling berukuran besar dan Anda dapat jumpai pada kedalaman 1 hingga 60 meter. Mengenai makanan, mereka mengkonsumsi ikan – ikan kecil serta zooplankton. Dari beberapa family caesionidae ikan kakap ekor kuning paling toleran dengan perairan keruh.

Ikan kakap kuning terkenal dengan kemampuannya dalam berenang. Habitat mereka terdapat pada perairan Indo-Pasifik.

5. Kakap Cubera (Lutjanus Cyanopterus)

Kakap Cubera (Lutjanus Cyanopterus)

Jenis ikan kakap asli samudera Atlantik ini merupakan family dari ikan perciform yang tersebar di sebagian besar laut serta di beberapa muara dan air tawar. Dengan panjang tubuh mencapai 1 m (3,3 kaki) bahkan hingga 5 kaki. Memiliki nama latin cubera snapper, ikan ini memeiliki berat dengan kisaran 15 hingga 25 kg bahkan beberapa diantaranya tang berukuran jumbo dapat mencapai 50 kg.

Dengan karakter sebagai petarung sejati karena memiliki tubuh yang besar sehingga mampu menghadapi segala rintangan yang terdapat di sekitarnya. Dan tak ketinggalan, kakap jenis cuberra merupakan favorit para mancing mania. Mayoritas mereka merupakan karnivora aktif, makanan yang dikonsumsi ialah ikan – ikan kecil, plankton serta krustasea.

Tak ubahnya dengan ikan – ikan kakap lainnya, ikan kakap cuberra pun memiliki parasite dalam tubuhnya. Dalam sebuah penelitian di Kaledonia Baru menyatakan bahawa ikan kakap yang terkait dengan terumbu karang mengandung kisaran 9 spesies parasite.

Ikan kakap cuberra dapat Anda pelihara di dalam akuarium. Secara umum mereka tinggal pada kedalaman laut hingga mencapai 100 m atau setara dengan 330 kaki di sekitar daerah terumbu karang. Namun beberapa spesies dapat Anda jumpai pada kedalaman hingga 500 m atau setara dengan 1.600 kaki.

6. Kakap Batu (Lutjanus Griseus)

Kakap Batu (Lutjanus Griseus)

Memiliki julukan Rock Snapper atau Mangrove Jack, ikan kakap batu masuk dalam kategori tangkapan idaman para pemancing. Hal ini lantaran kemampuannya dalam melawan arus dengan pergerakannya yang gesit dan cepat, yang tentunya sangat sukar untuk didapatkan.

Mangrove jack merupakan jenis ikan kakap Kakap balong dan Bekuku yang termasuk dalam golongan predator. Dengan habitat air payau, ikan kakap batu dapat Anda temukan pada muara sungai yang berbatasan dengan lautan. Pada umumnya mereka sangat suka mencari mangsa pada saat senja hingga menjelang pagi, yakni ketika matahari hendak tenggelam dan juga muncul.

Mangsa favorit mereka ialah ikan – ikan kecil, plankton, serta udang. Ikan kakap batu merupakan family dari ikan black bass dan juga barramundi. Hal ini dapat dilihat pada sifat karakteristiknya yang ganas serta agresif.

Tempat ternyaman bagi mereka ialah akar – akar tanaman nipah, akar – akar  tumbuhan bakau, dan juga kayu – kayu tumbang pada daerah muara sungai.

7. Kakap Domba (Lutjanus Analis)

Kakap Domba

Selanjutnya ialah jenis ikan kakap domba. Merupakan ikan yang berasal dari pesisir pantai Atlantik pada Benua Amerika hingga wilayah Brasil Selatan termasuk diantaranya Laut Karibia serta Teluk Meksiko. Namun sebagian besar Anda dapat menjumpainya pada wilayah perairan Karibia.

Sedikit perbedaan antara golongan muda dan golongan tua pada wilayah kehidupan ikan kakap domba. Dari golongan kakap tua dapat Anda temui di wilayah berterumbu karang serta bercadas, sedangkan untuk golongan muda dapat Anda jumpai pada daerah berpasir serta banyak ditumbuhi dengan rumput laut.

Di Indonesia sendiri, ikan kakap domba tersebar di perairan Kalimantan Timur serta Nusa Tenggara Timur. Mereka tinggal pada kedalaman air sekitar 25 hingga 90 meter atau setara dengan 82 hingga 295 kaki. Bahkan beberapa diantara mereka dapat tinggal pada kedalaman 40 hingga 70 meter atau setara dengan 130 hingga 230 kaki.

Para golongan dewasa cenderung hidup sendirian, namun beberapa diantaranya membentuk kumpulan kecil. Dengan warna khas tubuh kemerahan, disertai garis kuning langsat pada daerah punggung, dan adanya bintik hitam antara sirip punggung dan gurat sisi. Tak hanya itu, ikan kakap domba memiliki belang biru pada daerah kepalanya.

Mengenai bentuk tubuh, panjang ikan kakap domba dapat mencapai 94 cm lebih dengan mayoritas panjang 50 cm. dengan berat yang tak tanggung – tanggung yakni mencapai 15 kilogram keatas. Selain itu ikan kakap domba memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

Selain karena banyaknya para pemancing yang mengincar, disamping itu ikan jenis ini memiliki daging khas berwarna putih, tekstur lembut serta berlapis yang menjadikannya sangat lezat untuk dikonsumsi. Dan tak ketingglan pula beragam manfaat dan gizi yang terkandung di dalam ikan satu ini.

8. Kakap Gajah (Lutjanus Sebae)

Kakap Gajah (Lutjanus Sebae)

Tergolong ke dalam jenis ikan kakap yang berasal dari lautan Pasifik Barat dan Samudra Hindia. Dengan habitat mereka pada terumbu karang serta bebatuan. Ikan kakap gajah dapat dijumpai pada kedalaman 5 hingga 180 meter atau setara dengan 16 hingga 591 kaki.

Dengan panjang tubuh mencapai 50 hingga 60 cm bahkan diantara mereka dapat mencapai 100 cm. ikan kakap gajah pernah tercatat dalam rekor dengan berat mencapai 32,7 kilogram atau setara dengan 72 pon. Mereka yang tergolong masih muda umumnya berlindung di balik duri bulu babi hingga dapat mencari makan sendiri.

Disamping itu ikan kakap gajah memiliki nilai ekonomis tinggi yang dapat Anda budidayakan untuk dijadikan ikan hias, serta dapat Anda konsumsi. Di negara kita, ikan ini memiliki julukan kakap jenaka, kakap bungkuk, kakap sawo, atau tawe – tawe. Sedangkan di negara Australia, dikenal dengan sebutan government bream atau Emperor red snapper.

9. Kakap Ratu (Etelis Oculatus)

Kakap Ratu (Etelis Oculatus)

Jenis ikan kakap yang satu ini berasal dari sekitar laut karibia dan bisa juga ditemukan di kepulauan windward. Jika ingin membelinya di Indonesia, jangan khawatir karena jenis tersebut sudah diperjualbelikan.

Ikan tersebut rata-rata memiliki tubuh sepanjang 50 cm. sedangkan beratnya kurang lebih 2 kg. ekor ikan tersebut tampak memanjang dan memiliki 2 cabang. Masing-masingnya pun akan terus memanjang seiring bertambahnya usia ikan tersebut.

10. Kakap School Master / Caji / Kakap Belang (Lutjanus Apodus)

Kakap School Master / Caji /  Kakap Belang  (Lutjanus Apodus)

Jika dibandingkan jenis sebelumnya, bisa dikatakan jika ikan kakap yang satu ini ukurannya lebih kecil. Apalagi jika melihat pada berat yang dimana rata-rata ikan tersebut hanya memiliki berat tidak lebih atau bahkan kurang dari setengah kilogram.

Namun demikian, ada juga ikan bernama lain kakap tuan kawanan beratnya bisa mencapai hingga 3 kg atau bahkan lebih. Ikan yang bisa ditemukan di pesisir Atlantik ini biasa juga disebut dengan julukan barred snapper. Sedangkan karakter yang dimilikinya rata-rata sama saja dengan ikan kakap pada umumnya yang ukurannya sama.

11. Kakap Vermilion / Minggo (Rhomboplites Aurorubens)

Kakap Vermilion

Jenis ikan kakap merah delima, Minggo atau kakap bastar memiliki berat yang cukup variatif. Di antaranhya ada yang hanya setengah kg saja. Namun ada juga yang memiliki berat hingga mencapai 2,5 kg. ia memiliki beberapa nama lain, di antaranya adalah cajob, beeliner mingo dan vermillion snapper.

Ikan kakap jenis yang berasal dari barat Carolina Utara bisa dikatakan tidak termasuk dalam gamefish. Sedangkan karakternya yang lain, ia banyak terpancing oleh berbagai piranti dengan ukuran yang cukup besar. Hal ini tentu berkebalikan dengan kategorinya yang merupakan salah satu jenis ikan yang cukup kecil.

12. Kakap Kuning Pasifik (Lutjanus argentiventris)

Kakap Kuning Pasifik (Lutjanus argentiventris)

Kakap kuning Pasifik merupakan spesies ikan kakap yang dapat dijumpai di bagian pesisir Kalifornia sampai dengan Peru. Ikan ini memiliki sebutan lain yaitu kakap Amarillo dan Huachinango.

Ciri fisik kakap kuning pasifik ini yaitu memiliki dahi tajam dan miring model tubuh tinggi. Pada bagian sirip punggungnya terdiri dari 14 ruas lunak dan 10 ruas keras. Sedangkan pada bagian anusnya terdiri 8 ruas lunak dan 3 ruas keras. Dibagian ekor ikan ini berlubang.

Lutjanus argentiventris memiliki mulut berwarna putih dan sirip dari kuning ke jingga. Untuk ukuran ikan ini bisa mencapai panjang 71 sentimeter dan berat 13 kg.

13. Kakap Hitam (Macolor niger)

Kakap hitam atau Black and white snapper merupakan kakap yang berasal dari Samudra Hindia dan Pasifik barat. Jenis kakap ini memiliki sebutan lain yaitu kakap bekuku, belong dan Kakap hitam putih. Ikan ini dapat tumbuh mencapai panjang 75 cm.

14. Kakap Air Tawar (Lutjanus fuscescens)

Kakap Air Tawar (Lutjanus fuscescens)

Ikan kakap air tawar atau bernama latin Lutjanus fuscescens adalah salah satu spesies dari famili Lutjanidae yang hidup hanya di air payau dan air tawar. Ikan ini bermanfaat sebagai ikan konsumsi serta dapat berpotensi sebagai ikan hias. Sebagai ikan konsumsi, daging ikan ini cukup lezat dan tidak berbeda dengan daging ikan kakap yang hidupnya di laut.

Ciri fisik dari jenis kakap air tawar ini mempunyai bintik hitam di bagian samping bawah sirip punggung memberi potensi bagi benih ikan kakap air tawar menjadi ikan hias. Tiga kali upaya koleksi kakap air tawar di alam telah dilakukan di Sungai Lasusua, Sulawesi Tenggara pada September 2008, Oktober, dan November 2009

Itulah ulasan kami mengenai beragam spesies ikan kakap yang diulas dengan ciri fisik serta gambarnya. Tentunya terkhusus bagi Anda yang menyukai jenis ikan untuk dipelihara. Dalam hal ini setelah mengetahui jenis-jenisnya Anda bisa memilih ikan kakap jenis apa yang akan dipelihara.

Baca Juga: Jenis Ikan Gabus, Ciri Fisik, Karakteristik, Harga dan Gambar

Selanjutnya pastikan bahwa proses pemeliharaan Anda sempurna dengan perawatan yang baik serta benar. Dengan begitu maka ikan bisa hidup dengan sehat dan aman serta bisa lebih bertahan lama. Pastikan juga memberikan pakan yang bergizi dan disarankan untuknya.

Written by Portal Hewan