Budidaya Ikam Piranha
in

4 Cara Budidaya Ikan Piranha Bagi Pemula Secara Lengkap

Budidaya Ikan Piranha – Memelihara ikan predator seperti piranha memang butuh ketelitian. Tidak mudah mengembangkan jenis ikan predator satu ini, sebab ada beberapa persyaratan harus terpenuhi. Bukan tanpa fasilitas terbaik, tetapi untuk budidaya ikan piranha bisa dilakukan di ember, kolam terpal ataupun di kolam tembok lainnya.

Budidaya Ikam Piranha, Ikan, Ikan Piranha

Ketika bicara soal budidaya jenis ikan piranha tidak harus menggunakan banyak biaya dalam perawatannya. Untuk itulah, Anda dapat mencoba melakukan budidaya jenis ikan predator ini dalam skala kecil dahulu. Jika belum memiliki pengalaman, akan kita ulas dari cara budidaya piranha berdasarkan tempatnya seperti berikut ini.

Budidaya Ikan Piranha di Ember

Pada dasarnya jenis piranha ini tidak dapat hidup dalam jumlah kecil. Setidaknya ada persyaratan pemeliharaan di ember salah satunya ukuran ember itu sendiri. Sebisa mungkin gunakan ember dengan ukuran besar dan luas, hal ini bertujuan memudahkan ikan piranha bisa berkembang. Selanjutnya, beri pakan jenis kutu air jika masih tahapan pemijahan di ember agar tak terjadi kanibalisme.

Kualitas air untuk perawatan piranha di ember juga tidak terlalu sering diganti. Pada dasarnya ikan piranha ini hidup di alam liar salah satunya di Hutan Amazon. Sehingga pada saat budidaya ikan piranha dilakukan pastinya kualitas air mengikuti habitat aslinya. Berikan jaring di atas ember untuk mencegah piranha melompat dari ember.

Memang tidak banyak pecinta ikan memelihara piranha di ember. Sebab untuk ukurannya sendiri tidak terlalu baik. Namun, Anda bisa memulai memelihara piranha di sebuah ember berukuran besar dengan tujuan untuk mencari tahu bagaimana pemeliharaan piranha. Cermati pada akses kualitas air, sebab piranha tidak terlalu suka dipelihara dengan kualitas air yang bersih.

Untuk waktu pembersihan air dilakukan setidaknya selama 1 bulan sekali namun ketika air sudah keruh bisa diganti saat itu juga. Mengenai pakan ikan piranha bisa menggunakan tanaman eceng gondok dengan tambahan pasir malang. Tujuan pemberian pasir malang ini berguna untuk tempat habitat hampir sama dengan aslinya.

Bila ukuran ikan piranha sudah semakin besar maka frekuensi pembersihan air bisa dilakukan setiap hari atau 3 kali dalam seminggu. Biasanya, ukuran ikan piranha beri pengaruh pada kualitas pakan, sehingga kemungkinan besar kualitas air akan cepat kotor.

Budidaya Ikan Piranha di Kolam Terpal

Jenis ikan piranha sebenarnya mudah stres bahkan gampang takut jika dipelihara dalam skala tempat kecil. Namun, budidaya ikan piranha pada kolam terpal bisa menghindarkan piranha dari rasa stres ataupun takut. Untuk itulah, Anda juga wajib mencermati kualitas terpal baik itu tebal tipisnya, ditambah lagi kualitas air.

Pada dasarnya ikan piranha jenis red bellied natterei paling banyak dipilih sebab ada banyak kemudahan bisa dirasakan oleh pemelihara. Untuk itu, dari pengembangbiakannya sebaiknya gunakan kolam terpal terpisah. Memang sulit membedakan antara ikan piranha betina dan jantan, namun dari segi mengembangbiakan ikan piranha di kolam terpal cukup mudah.

Buatlah ukuran kolam terpal berukuran besar agar piranha tidak mudah stres. Kemudian, pada jenis piranha red belied ini membutuhkan pembersihan air setidaknya 2 kali dalam seminggu. Proses penggantian air harus berhati-hati. Karena ikan piranha bisa menggigit apa saja termasuk jari tangan Anda.

Pemberian pakan bisa menggunakan enceng gondok ataupun bisa juga mengandalkan jenis pakan sesuai rekomendasi untuk ikan piranha. Hal terpenting dalam memelihara piranha di kolam terpal adalah dasaran kolamnya. Anda dapat menggunakan dasaran berupa pasir malang. Akan tetapi, jika harganya terlalu mahal gunakan saja tanah halus agar kolam terpal tidak mudah rusak.

Sarana pemijahan juga harus dilakukan di kolam terpisah. Tujuannya agar piranha dewasa tak memakan ikan kecil. Kemudian, pemberian pakan pada usia pemijahan harus rutin, sehingga tidak ada resiko mati terlalu besar. Pemberian makanan berupa siput, ikan berukuran kecil, serangga, hingga tumbuhan dan buah menjadi solusi terbaik.

Pembudidayaan Ikan Piranha di Kolam Tembok

Untuk bisa budidaya ikan piranha di kolam tembok membutuhkan beberapa tahapan. Pembuatan kolam tembok masih rentan terhadap bau semen. Maka dari itu berikan jeda waktu kurang lebih 1 minggu dalam rendaman air untuk mengurangi efek bau semen. Pada intinya, ikan piranha membutuhkan kondisi air tawar, sehingga kondisi air sangat penting untuk menjaga kualitas hidupnya.

Kebersihan air di dalam budidaya ikan piranha kolam tembok masih memiliki resiko kegagalan cukup tinggi bila tidak diperhatikan. Maka dari itu Anda pun harus mencermati seperti apa kebutuhan air untuk pemeliharaan piranha. Pada dasarnya untuk kebutuhan air bersih tidak terlalu sering dilakukan pembersihan.

Pada dasarnya, bau semen di kolam tembok jadi kendala ikan piranha dalam berkembang. Untuk itulah setiap pemeliharaan ikan piranha di kolam tembok kondisi baru dibuat sebaiknya lakukan jeda waktu perendaman kolam. Dalam jangka waktu 1 minggu bahkan bisa lebih akan muncul lumut. Dari adanya lumut dan pemberian dedaunan akan membuat ikan piranha lebih nyaman berkembang biak.

Pemberian perangkat seperti pembersih air sebenarnya menjadi opsional saja. Sebab, karakter ikan piranha ini tidak membutuhkan kualitas air terlalu bersih. Namun, untuk mengurangi frekuensi pembersihan air di kolam tembok bisa diberikan perangkat pembersih air. Sedangkan kapasitas pembersih air untuk kolam tembok sebaiknya cukup besar mengingat kapasitas kolamnya.

Selain dari pembersihan kolam dan pemberian pakan, pemeliharaan ikan piranha juga memperhatikan aspek suhu air. Akan lebih baik jika suhu air kolam semen tidak terlalu panas dari suhu ruangan. Biasanya suhu air bisa ditentukan dari intensitas cahaya dari luar. Untuk itu, agar suhu air tidak terlalu panas sebaiknya pilih lokasi tertutup.

Soal pemangsa lain sebagai ancaman ikan piranha sering berwujud burung. Maka dari itu berikan saringan ataupun penutup di bagian atas kolam agar ikan piranha tidak menjadi mangsa predator lainnya. Kualitas pH air 5,5-8.0 sangat baik untuk perkembangan anakan ikan piranha. Jadi sebisa mungkin kondisikan air kolam budidaya ikan piranha selalu bersih agar perkembangan ikan bisa lebih maksimal.

Pemeliharaan Ikan Piranha di Aquarium

Menjadi hal menarik bila ikan piranha berhabitat di alam liar dipelihara dalam aquarium. Hal pertama perlu diperhatikan adalah ketebalan kaca dan ukuran aquarium. Usahakan pilih kaca cukup tebal karena gerakan agresif piranha saat pemberian makan beresiko merusak kaca aquarium. Apalagi untuk jumlah ikan piranha cukup banyak pastinya membuat ukuran aquarium menjadi cukup kecil.

Ukuran aquarium paling ideal untuk ikan piranha ini mencapai 240 liter. Sedangkan suhu normal air di dalam aquarium berkisar 24 sampai 27 derajat Celcius. Ditambah lagi pada aspek pH air berkisar antara 6.5-7.5. Karena karakter piranha sangat aktif dan agresif, akan lebih baik ukuran kolam renang dibuat besar.

Jumlah ikan piranha pada ukuran aquarium 240 liter sebaiknya menampung 4 jenis saja. Jangan sekali-kali menempatkan satu jenis piranha pada satu aquarium, sebab memberi dampak stres. Karakter piranha ini berkelompok dalam hidup dan mencari makanan. Untuk itulah karakter pemalu harus Anda cermati, hingga jumlah ikan di dalam aquarium wajib lebih dari 2 ikan.

Proses budidaya ikan piranha di aquarium sebenarnya cukup mudah. Untuk menciptakan habitat ikan piranha seperti aslinya diperlukan beberapa dekorasi keras. Beberapa dekorasi keras bisa dimasukkan mulai dari bebatuan kecil, dan juga beberapa hiasan batu karang. Hal tersebut bisa dilakukan sebab karakter ikan piranha ini adalah gemar merusak.

Kerumitan dalam memelihara ikan piranha di aquarium ini terletak pada sisi menjaga kualitas airnya. Ada dua kandungan utama di dalam air khusus pemeliharaan piranha yakni nitrat dan amonia. Anda harus memeriksa secara rutin kadar nitrat dan amonia di dalam air. Biasanya ikan piranha akan memperlihatkan gejala seperti tidak terlalu aktif ataupun sulit makan jika kondisi air tidak sesuai.

Anda bisa memberian perangkat pembersih dan filter eksternal pada kolam. Posisi filter harus mencakup semua daya serap air di aquarium, dan pilih kapasitas cukup besar karena kualitas air cepat kotor. Kondisi air di aquarium ikan piranha lebih cepat kotor, sebab dari sisi jenis pakannya pun beresiko membuat air cepat keruh.

Mengenai jenis pakan untuk ikan piranha di aquarium cukup mudah dipilih. Ada banyak pilihan pakan bisa Anda berikan rutin. Mulai dari daging mentah, cumi, filet ayam, udang beku, ikan berukuran kecil, dan pelet. Anda juga bisa memberi produk pelet ataupun pakan ikan seperti cacing dan udang untuk memberi kadar nutrisi cukup tinggi pada piranha.

Proses pemberian pakan untuk piranha tidak mudah. Akan lebih baik jika Anda menjaga jarak antara air dengan tangan. Gunakan pinset ataupun sejenisnya agar tangan tetap aman tak terkena serangan piranha. Ada beberapa faktor membuat banyak kalangan ragu memelihara ikan piranha, salah satunya proses pemberian pakan cukup beresiko. Tetapi, saat semuanya bisa dipahami pastinya resiko termakan piranha tidak terlalu besar.

Rincian Pakan Ikan Piranha dan Harganya

Terkadang permasalahan pakan masih membayangi proses budidaya ikan piranha. Pada dasarnya ikan piranha membutuhkan kapasitas pakan cukup besar. Mengingat jenis ikan ini pemakan daging hingga habitatnya juga berkelompok. Jadi untuk sisi kapasitas pakan harus diberikan dalam ukuran besar untuk memenuhi semua kebutuhan nutrisinya.

Anda tak perlu memberi pakan ikan piranha dengan kualitas terbaik. Hanya saja paling utama adalah kesehatan makanannya. Perhatikan kesehatan dari makanan hidup, sebab ada beberapa resiko terjadinya infeksi dari makanan ke ikan piranha jika tak berhati-hati. Pilihlah kondisi ikan masih segar untuk diberikan sebagai pakan.

Tidak harus menggunakan jenis ikan hidup untuk diberikan kepada ikan piranha. Anda bisa memberi ikan dalam kondisi mati, namun masih dalam kondisi segar. Biasanya untuk jenis ikan berukuran kecil dan jenisnya juga beragam dibanderol tidak kurang dari 50 ribuan di pasaran. Belilah dalam kapasitas 1kg ataupun 2kg kemudian simpan di lemari pendingin agar lebih awet.

Selain diberi pakan berupa ikan, Anda dapat menambah asupan nutrisi dengan memberi cacing hidup. Cacing sangat disukai ikan piranha sebagai makanan pengganti. Karena itulah, ketersediaan cacing di toko ikan harus dipilih dan dibersihkan dahulu. Pembiakan cacing sangat berpengaruh pada kualitas dan manfaat nutrisi di dalam cacing.

Jadi pilih cacing bebas dari penyakit agar tidak menular ke ikan piranha. Untuk harga pakan cacing ini tidaklah mahal. Anda bisa membeli dalam satuan gram dengan harga kurang dari 20 ribu saja. Akan lebih baik jika memadukan antara pemberian pakan ikan berukuran kecil dan cacing setiap hari. Tujuannya agar ikan piranha tidak merasa bosan dan stres akibat variasi makanan tidak diperhitungkan.

Proses budidaya ikan piranha terbilang rumit pada sisi pemberian pakannya. Jenis ikan untuk konsumsi piranha usia dewasa sebaiknya pilih ikan tombro dan ekor kuning. Cincang dahulu ikan untuk diberikan sebagai pakan, kemudian berikan pada piranha. Terkadang masalah bisa terjadi terutama pada pemberian pakan tidak memperhatikan kebersihan.

Sebisa mungkin Anda hindari jenis pakan ikan piranha menggunakan ikan ternak seperti ikan mas, dan lele. Ternyata, kandungan zat Thiamese di dalam kedua ikan tersebut masih cukup tinggi. Sehingga dampaknya bisa fatal terutama pada pertumbuhan ikan piranha tidak maksimal. Bahkan resiko terburuknya bisa beresiko kematian akibat keracunan zat Thiamese.

Kontaminasi pestisida pada jenis pakan cacing sering kita jumpai. Sehingga kesehatan ikan piranha sering terganggu. Memang tak mudah menentukan jenis cacing sebagai pakan piranha. Akan tetapi perlu adanya observasi di dalam proses pemberian pakan cacing. Buatlah pemisahan beberapa ikan piranha kemudian berikan cacing sebagai pakan, lalu lihat kesehatannya apakah tetap stabil atau justru menurun.

Pembudidaya ikan piranha sering mencoba memberi pakan berupa ikan hidup. Pemilihan jenis ikan seperti anak mujair, sepat, dan cichild bisa jadi pilihan tepat. Namun, lagi-lagi harus ada proses karantina untuk mengetahui apakah pakan ikan hidup membawa parasit dan virus. Penularan virus dan penyakit ikan piranha terjadi melalui kontak dengan pakan kurang steril.

Solusi dan Tips Budidaya Ikan Piranha

Solusi budidaya ikan piranha bagi pemula tentu harus menggunakan jenis pakan paling murah dan simple. Ada cara menarik untuk pemberian pakan ikan piranha yakni memanfaatkan pelet. Tentu, kualitas pelet juga perlu diperhitungkan. Brand Hikari ataupun merk lainnya juga bisa dijadikan pilihan tepat. Sedangkan harganya di pasaran juga tidak mahal hanya mencapai 20-25 ribuan saja.

Pemberian pakan berupa pelet kemasan ini cukup efektif, sebab dari proses pembuatannya selalu memperhatikan komposisi dan lebih steril. Unsur nutrisi di dalam pelet kemasan cukup lengkap, jadi sangat cocok untuk memacu pertumbuhan ikan piranha dan menjaga sistem imune.

Bagi kalangan profesional pasti mengetahui nutrisi tambahan untuk melengkapi semua vitamin dan kebutuhan bagi ikan piranha. Penggunaan pakan berupa daging sapi ataupun hati sapi bisa jadi solusi agar pertumbuhan ikan lebih stabil. Akan tetapi, harga daging sapi dan hati sapi cukup tinggi, sehingga belum banyak pemelihara ikan piranha menggunakannya.

Mengenal berbagai macam solusi untuk menjaga kesehatan ikan piranha akan berdampak pada proses pertumbuhan lebih cepat. Bagi pemula masih sering terkendala dari sisi perawatan dan menjaga air tetap bersih. Untuk itu diperlukan beberapa solusi tepat agar proses pemeliharaan tidak terkendala oleh masalah teknis. Ditambah lagi pemilihan pakan juga menjadi faktor penting kenapa kesehatan ikan piranha tetap stabil.

Baca Juga: Cara Budidaya Ikan Bawal di Ember, Kolam dan Sawah

Segala macam kebutuhan di dalam budidaya ikan piranha akan terus mengedepankan kualitas pakan dan pembersihan air. Kenali sifat dan karakter ikan piranha agar Anda lebih mudah melakukan perawatan. Beberapa masalah di dalam perawatan ikan piranha bersumber dari pakan dan kualitas air. Jadi kenali masalah di dua poin tersebut hingga proses pemeliharaan ikan piranha terasa mudah.

Written by Portal Hewan