in

15 Cara Budidaya Ikan Mujair di Ember, Kolam Terpal dan Tanah

Cara Budidaya Ikan Mujair – Tentunya semua orang telah mengetahui bahwa ikan mujair merupakan ikan yang paling digemari oleh masyarakat. Selain mudah untuk dibudidayakan, ikan mujair juga sangat lezat untuk dijadikan sebagai makanan. Hingga saat ini telah banyak ditemukan beberapa tempat yang memilih budidaya ikan mujair dengan merapkan konsep yang berbeda-beda. Terdapat beberapa jenis budidaya yang wajib diketahui.

Budidaya Mujair, Ikan Mujair, Ternak Mujair, Pembibitan Ikan Mujair

Budidaya dari ikan mujair ini memang tidak sulit atau tergolong mudah. Namun hal ini juga didukung oleh beberapa peralatan dan juga aspek-aspek lainnya agar pembudidayaan ikan mujair dapat berjalan dengan lancar. Lantas apa saja beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membudidayakan ikan mujair bagi Anda yang masih pemula? Berikut ini terdapat penjelasannya yang bisa anda terapkan.

Cara Sukses Budidaya Ikan Mujair Bagi Pemula

1. Budidaya Ikan Mujair Di Dalam Ember

Bagi Anda yang masih pemula dalam budidaya ikan mujair, tentunya masih cukup awam mendengar budidaya di dalam ember. Budidaya di dalam ember merupakan salah satu bentuk kreativitas yang baru dan memiliki sistem yang inovatif bagi mereka yang tidak memiliki lahan luas. Jadi anda tidak perlu khawatir jika tidak memiliki lahan yang luas karena dapat menggunakan ember sebagai solusinya.

Untuk berbudidaya mujair di dalam ember, terdapat beberapa tahap demi tahap yang wajib Anda ketahui. Pertama adalah Anda harus menyiapkan terlebih dahulu beberapa alat dan juga bahan yang akan digunakan. Anda hanya perlu mencari ember yang berukuran atau berdiameter 50 cm dan memiliki tinggi sekitar 1 meter. Setidaknya Anda memerlukan sekitar 2 sampai 3 ember atau bisa lebih.

Setelah itu Anda harus mencari terlebih dahulu indukan betina dan jantan. Dalam hal ini anda bisa mencari atau membeli indukan di beberapa tempat penjualan ikan. Atau anda bisa mengunjungi beberapa tempat yang yang ahli dalam bidang budidaya ikan mujair. Dalam memilih indukan betina dan jantan ikan mujair juga mempunyai beberapa hal yang wajib diketahui.

Indukan jantan yang memiliki kualitas baik yakni menunjukkan pergerakan yang cepat dan agresif. Selain itu indukan memiliki selera makan yang tinggi terhadap pemberian pakan buatan. Indukan juga memiliki daya tahan tubuh yang kuat saat diserang penyakit ataupun parasit. Memiliki perkembangan yang yang baik meskipun pada lingkungan air yang kotor. Serta memiliki bobot lebih dari 100 gram perekornya.

Sedangkan untuk indukan betina yang berkualitas tinggi mempunyai ciri-ciri fisik yakni memiliki 3 buah lubang. Anda bisa melihat bagian ujung sirip indukan betina yang berwarna kemerahan an anne-marie arti indukan yang bagus. Pada bagian dagu dan perut berwarna putih. Selain itu jika perut indukan betina di striping, maka tidak akan mengeluarkan cairan apapun.

Setelah semuanya siap Anda harus mengecek terlebih dahulu kadar keasaman air yang akan digunakan. Selain itu Anda juga perlu memastikan bahwa hari yang di gunakan tidak mengandung bahan atau zat yang berbahaya. Langkah selanjutnya untuk budidaya mujair adalah mengisi ember dengan air yang tidak berlebihan. Anda bisa memulai proses atau tahapan pemijahan kepada indukan jantan dan betina.

Di tahapan ini anda hanya perlu menyatukan indukan jantan dan betina dalam satu wadah ember. Namun selain itu anda perlu memperhatikan kadar keasaman serta debit air yang terdapat pada ember. Saat melakukan tahapan pemijahan, Anda juga bisa memberikan pakan dengan teratur. Pemberian pakan di sini dapat dilakukan setiap hari sebanyak 2 kali pagi dan menjelang malam hari.

Pemberian pakan juga harus stabil antara pakan extra, pakan tambahan berupa tepung ikan, dedak halus dan juga tepung kopra. Biasanya proses pemijahan ini berlangsung selama 1 hari. Dan setelah pembuahan selesai indukan betina akan mengumpulkan telur pada mulut. Telur tersebut akan di erami sampai nanti menetas untuk tahapan lebih lanjut.

Anda wajib mengetahui pada proses ini indukan betina sangat pasif untuk makan maka tidak heran jika tubuhnya terlihat kurus. Proses penetasan telur kurang-lebih akan terjadi selama 3 sampai 5 hari dan hal ini juga tergantung suhu yang ada di ember. Jika anakan mujair yang telah menetas tersebut akan dilepas oleh indukan yang telah berusia 2 minggu. Hal ini karena anakan dapat mencari makanan sendiri.

Untuk menjaga kenyamanan dan kelangsungan dari benih-benih anakan ikan mujair, Anda bisa memindahkan anakan tersebut ke ember lain. Hal ini berguna agar dalam satu wadah ember tersebut berfungsi untuk pengembangan anakan ikan mujair lebih aman. Pemberian pakan pada benih-benih anakan ikan mujair juga tidak sembarangan. Anda bisa memberikan ulat sutra dan lain-lainnya.

Jika anakan ikan mujair telah berkembang dengan baik, maka yang wajib dilakukan adalah memberikan pakan secara teratur. Pemberian pakan di sini dapat dilakukan dua kali sehari dengan takaran yang tidak berlebihan. Pemberian pakan yang berlebihan juga akan mempengaruhi tingkat keruhnya air pada ember sehingga mengharuskan anda untuk mengurusnya. Dan itulah cara budidaya ikan mujair di dalam ember.

2. Budidaya Ikan Mujair Di Kolam Terpal

Selain membudidayakan ikan mujair di dalam ember, Anda juga bisa berbudidaya ikan mujair di kolam terpal. Terdapat beberapa cara, bahan dan juga peralatan yang wajib Anda persiapkan untuk melakukan proses budidaya dalam hal ini. Yang pertama adalah Anda harus menyiapkan terlebih dahulu lokasi yang cukup luas untuk dijadikan kolam terpal ikan mujair tersebut.

Dalam hal ini anda harus menyiapkan setidaknya sekitar 2-3 kolam terpal untuk dijadikan budidaya. Anda juga menyiapkan beberapa peralatan yang memadai untuk menunjang selesainya pembuatan kolam terpal. Langkah pertama untuk budidaya mujair di kolam terpal adalah mencari atau membeli lebih dahulu indukan jantan dan betina. Terdapat beberapa spesifikasi dan ciri-ciri untuk memilih indukan.

Untuk memilih indukan jantan, ikan tersebut hanya memiliki dua buah lubang yang terdapat pada bagian tubuhnya. Kemudian warna sirip dari indukan ikan jantan berwarna kemerahan yang cukup terang dan jelas. Selain itu untuk warna perut dan juga dagingnya berwarna hitam. Indukan ikan jantan jika di striping nantinya akan mengeluarkan cairan hal ini sangat berbeda dari ciri-ciri indukan betina.

Di lain sisi untuk memilih indukan betina, terdapat tiga jumlah lubang yang ada di bagian tubuhnya. Selain itu warna ujung dari sirip ikan betina berwarna sedikit kemerahan pucat. Baik indukan jantan dan betina yang memiliki kualitas terbaik dapat dilihat dari pergerakannya yang cepat dan agresif. Biasanya indukan yang sehat memiliki berat atau bobot sekitar lebih dari 100 gram saat ditimbang.

Ciri-ciri lainnya untuk memilih indukan ikan mujair jantan dan betina yang berkualitas adalah memiliki daya tahan tubuh yang tinggi saat terkena parasit. Keduanya dapat berkembang atau berkelangsungan saat berada di air kotor ataupun keruh. Dengan begitu dapat dinilai daya tahan tubuh dari ikan jantan maupun betina tidak perlu diragukan kembali. Pemilihan indukan tergantung dari keinginan anda.

Setelah selesai untuk memilih indukan jantan dan betina ikan mujair, langkah selanjutnya yang harus anda lakukan adalah menyiapkan kolam terpal dalam berbagai ukuran. Anda dapat membuat kolam terpal pertama berukuran sekitar 2 x 2 m dengan ketinggian mencapai 50 cm. Kolam ini dapat dijadikan sebagai kolam pemijahan yang nantinya menjadi tahapan awal dari proses budidaya.

Sesuai dengan namanya, Anda harus membeli atau menggunakan terpal dengan kualitas yang baik. Jangan sampai terpal yang Anda gunakan dalam budidaya ikan mujair burung sehingga membuat perkembangan ikan terganggu. Anda dapat memilih terpal yang yang tebal dan aman digunakan untuk pembudidaya ikan. Setelah itu diamkan kolam terpal selama satu hari satu malam saat diisi air.

Proses pemijahan ini dapat dilakukan selama 1 hari yang di mana wajib mengetahui tingkat ke asaman serta suhu air. Saat melakukan proses pemijahan, usahakan anda mengatur keterangan pada kolam sekitar. Dikarenakan hal ini juga dapat mengganggu proses pemijahan dari ikan mujair yang sedang berlangsung. Jika proses pemijahan telah selesai maka telur nantinya akan berada di mulut betina.

Hal ini dikarenakan indukan betina akan mengerami telur tersebut hingga menetas setidaknya sampai 3 dan 5 hari kedepan. Anda tidak perlu memberikan pagar terlalu banyak, karena saat itulah indukan betina mengalami masa-masa pasir untuk mengonsumsi makanan. Setelah 2 minggu berlalu indukan betina akan melepas anakan untuk mencari makanan sendiri-sendiri.

Dalam hal ini anda bisa memindahkan anakan ikan mujair ke dalam kolam terpal lainnya. Untuk menjaga kestabilan dan proses perkembangan anakan ikan mujair Anda harus memberikan pakan yang teratur. Jangan sampai Anda memberikan pakan telat dan tidak sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Ketika anakan ikan mujair telah beranjak dewasa, terdapat beberapa hal yang juga wajib diketahui.

Salah satunya adalah pemberian pakan sebanyak 2 kali sehari antara waktu pagi dan sore. Anda harus menjaga pemberian karena jika takaran pakan terlalu banyak akan membuat air kotor atau keruh. Selain itu pakan yang harus diberikan juga memiliki tingkat nutrisi serta gizi yang mencukupi bagi perkembangan ikan. Jadi anakan ikan tersebut dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Untuk menjaga kestabilan suhu dalam air dan kesehatan air pada kolam terpal, Anda dapat menguras atau mengganti 30% selama dua minggu sekali. Hal ini juga tergantung dari pemberian pakan yang anda berikan. Jadi jika seandainya air di kolam terpal telah, Anda wajib menggantinya karena hal ini dapat memunculkan bakteri ataupun parasit. Sehingga nanti akan menyerang ikan mujair tersebut.

3. Budidaya Ikan Mujair Di Kolam Tembok

Setelah membahas tentang beberapa budidaya ikan mujair di dalam ember dan kolam terpal, maka anda juga bisa membudidayakannya di kolam tembok. Terdapat beberapa cara, langkah demi langkah serta bahan peralatan yang dapat anda siapkan terlebih dahulu. Yang pertama Anda harus menyiapkan lahan yang cukup luas untuk menampung setidaknya 1-2 kolam tembok untuk dibangun.

Anda harus memberikan estimasi terlebih dahulu berapakah jumlah ikan yang akan dibudidayakan. Semakin banyak kapasitas ikan maka semakin besar pula ukuran kolam tembok yang akan dibuat. Anda bisa membuat kolam tembok dengan ukuran 2 x 2 m dengan kedalaman 50 cm. Kolam ini nantinya akan digunakan sebagai kolam pemijahan. Dan membuat ukuran 4 x 3 untuk proses pembesaran ikan.

Anda juga perlu menggunakan bahan baku yang berkualitas sehingga kolam tembok tidak menemui sebuah masalah saat nantinya digunakan. Anda bisa membuat kolam tembok yang di mana di bagian dasar kolam berbentuk miring. Hal ini digunakan untuk memudahkan Anda saat menguras air yang nantinya keruh. Jadi jangan sampai dasar kolam datar, karena hal ini akan menyulitkan Anda.

Setelah kolam selesai dibuat, langkah selanjutnya adalah membersihkan dan pengapuran pada dinding dinding kolam. Hal ini dilakukan supaya tidak adanya bakteri ataupun zat-zat lainnya yang menempel pada dinding kolam. Sehingga tidak menyebabkan ikan mujair mengalami masalah saat nantinya menempati kolam tembok tersebut. Setelah itu langkah selanjutnya adalah pemberian pupuk.

Pemberian pupuk di sini sangatlah penting untuk menciptakan beberapa makanan alami bagi ikan mujair. Namun pemberian pupuk di sini dilakukan saat kolam tembok telah diisi oleh air. Biasanya proses pengapuran hingga proses pemupukan dilakukan sekitar 5 sampai 6 hari. Setelah semua hal itu selesai maka ikan bisa dimasukkan ke dalam kolam tembok.

Langkah selanjutnya dalam budidaya ikan mujair di kolam tembok adalah mencari dan memilih bibit indukan yang berkualitas tinggi. Dalam memilih indukan di sini terdapat beberapa patokan yang wajib Anda ketahui. Pilihlah indukan yang memiliki pergerakan agresif, karena indukan yang memiliki pergerakan aktif biasanya sehat terhindar dari penyakit.

Selain itu pilihlah indukan yang memiliki berat atau bobot lebih dari 100 gram. Anda juga dapat menganalisa indukan tersebut dapat bertahan hidup dan berkembang di lingkungan yang kotor. Jika daya tahan tubuh indukan kuat, maka segala macam penyakit ataupun parasit tidak mudah menyerang nya. Namun dalam hal ini terdapat ciri-ciri khusus untuk memilih indukan jantan maupun betina.

Untuk memilih indukan jantan terdapat 2 buah lubang yang ada di bagian tubuhnya terutama di bagian bawah. Selain itu warna sirip ikan jantan mujair terlihat lebih kemerahan terang dibandingkan indukan betina. Sedangkan untuk indukan betina memiliki 3 buah lubang yang salah satunya juga terdapat di bagian bawah tubuh. Setelah itu warna sirip ikan betina berwarna kemerahan pucat.

Anda dapat memilih dan membeli jumlah indukan yang akan digunakan untuk proses budidaya nantinya. Setelah itu Anda bisa memasuki tahapan pemijahan yang telah disiapkan satu kolam bersih. Anda dapat memasukkan ikan betina terlebih dahulu ke dalam kolam karena ikan betina membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Setelah itu Anda dapat memasukkan ikan jantan pada waktu sore hari.

Kemungkinan besar proses pemijahan dapat berlangsung selama 1 hari. Jika dalam proses ini setelah selesai, maka indukan betina akan menaruh semua telur di dalam mulut. Hal ini dapat berlangsung sekitar 2 minggu lebih untuk menunggu telur tersebut keluar dan membiarkan anakan ikan keluar. Oleh karena itu Anda dapat memberikan pakan secukupnya atau tidak berlebihan pada proses pemijahan.

Selanjutnya dalam budidaya ikan mujair, jika anak anda telah menetas dan keluar dari mulut indukan betina maka anda harus memindahkannya. Dalam hal ini anda dapat memindahkan anakan ikan mujair ke kolam lainnya untuk proses lebih lama kembali. Di lain sisi indukan jantan dan betina akan kembali mengalami atau melewati proses pemijahan setelah telur menetas.

Analisa Usaha Budidaya Ikan Mujair Keuntungan dan Kelemahan

Ikan mujair adalah ikan air tawar yang menjadi bahan konsumsi bagi manusia karena rasanya yang enak dan lezat. Menurut ahli kesehatan, ikan mujair merupakan sumber protein yang bagus untuk tubuh dan juga bagus untuk perkembangan sel otak. Dengan berbagai manfaat ikan mujair, Anda bisa menjadikan ikan ini sebagai peluang bisnis yang sangat menguntungkan.

Namun demikian sebelum Anda memulai budidaya ikan yang satu tentu ada banyak hal yang memang harus dipersiapkan dengan matang. Mulai dari proses awal budidaya, konsep budidayanya, peralatan, modal yang harus disiapkan dan masih banyak lagi. Berbagai rincian tersebut bahkan tidak bisa dikatakan mudah. Apalagi jika Anda masih pemula menekuni yang namanya bisnis budidaya ikan.

Rincian Analisis Modal dan Laba

Dalam hal ini, rincian modal yang harus Anda siapkan sebenarnya tidak terlalu tinggi jika dibandingkan dengan keuntungan perbulannya. Namun, tentu saja jumlahnya bukan hanya 1 atau 2 juta saja. Paling tidak Anda perlu memiliki uang minimal 15 juta untuk membuka usaha tersebut.

Jangan lupa juga di samping modal utama siapkan dana darurat. Siapa tahu sewaktu-waktu Anda membutuhkannya. Karena dalam semua bisnis pembisnis tidak akan pernah tahu apa yang menanti perkembangan bisnisnya di masa depan. Sehingga ini sangat penting.

Untuk rincian biaya tersebut sendiri nantinya akan digunakan untuk biaya peralatan, biaya operasional perbulan, dan biaya variabel. Sedangkan penggunaannya biaya peralatan pada umumnya akan memakan uang hingga 6,5 juta hingga 7 jutaan.  

Selain itu ada juga kebutuhan biaya tetap yang akan menghabiskakn dana kurang lebih satu setengah juga. Di samping itu  jangan lupa bahwa Anda perlu menyiapkan biaya variabel sekitar 6 jutaan juga. Kedua kategori ini akan digabungkan dan disebut sebagai biaya operasional sejumlah 7-8 jutaan.

Jika keseluruhannya digabungkan, artinya biaya awal minimalnya memang Anda membutuhkan sekitar 15 juta. Namun demikian biaya operasional nantinya bisa dikurangi dengan pendapatan bulanan jadi jika dihitung secara mentah maka modal Anda hanya sekitar 6-7 jutaan saja

Berkaitan dengan pendapatan, dalam hal ini cara menghitungkan tentu cukup mudah. Harga ikan mujair sendiri berada di kisaran 30 ribuan per kg nya. Namun harga ini akan naik turun seiring berubahnya pasar. Jika demikian, kira-kira total pendapatan Anda jiak satu bulannya mendapat 360 kg adalah 10 jutaan.

Sedangkan laba yang diperoleh dihitung dengan mengurangi total pendapatan dengan biaya operasional yakni sekitar 7-8 jutaan tersebut. Dapat dilihat bahwa laba perbulan yang bisa didapat adalah sekitar 3 jutaan. Bahkan ini bisa lebih saat harga mujair naik.

Mengorek lebih jauh lagi, dalam hal ini artinya Anda bisa mengembalikan modal utama berupa peralatan investasi tersebut hanya dalam 2 bulan. Sedangkan barang-barangnya bisa dipakai dalam jangka waktu yang cukup lama.

Analisa tersebut menjelaskan bila bisnis budidaya ikan mujair memiliki prospek yang bagus serta keuntungan yang berlimpah karena dengan modal Rp 4.771.920 bisa mendapatkan keuntungan Rp 2.551.214 per bulan dan Anda bisa balik modal hanya dalam 2  bulan.

Kelemahan Budidaya Ikan Mujair

Kelemahan dalam budidaya ikan mujair umumnya sama dengan budidaya ikan-ikan lainnya. Namun. Anda tidak perlu takut untuk melakukan usaha budidaya ikan ini. Apabila Anda bersungguh-sungguh dan focus maka kesuksesan akan datang pada Anda. Lalu, sebenarnya apa kelemahan budidaya ikan mujair yang ditakutkan orang-orang sehingga enggan untuk melakukan usaha budidaya ini.

Kelemahan dalam budidaya ikan mujair biasanya tentang mahalnya pakan ikan. Kebutuhan pakan memang sangat penting dalam budidaya ikan mujair. Meskipun mahal, kebutuhan ini harus dipenuhi. Sebenarnya ada solusi untuk mengatasi mahalnya pakan ikan, yaitu dengan membuat pakan sendiri. Anda bisa membuat pakan ikan sendiri dengan menggunakan campuran, dedak, sagu, ampas umbi, dan lain-lain.

Dalam budidaya ikan mujair, Anda juga akan dihadapkan dengan sulitnya mencari benih yang berkualitas. Anda harus mencari benih yang sehat dan tidak cacat, ukuran benih harus sama, serta memiliki respon yang baik terhadap pakan. Meskipun sulit harus tetap dilakukan karena tanpa benih yang berkualitas mustahil bisa menghasikan panen yang berkualitas.

Ikan mujair bersifat kanibal sehingga mengakibatkan tingkat kematian ikan semakin tinggi. Hal ini sangat merugikan sekali. Anda harus memberi pakan secara merata untuk mengurangi sifat kanibal ikan mujair. Untuk hal ini, anda harus benar-benar telaten.

Masa panen ikan mujair juga terhitung lama bila dibandingkan dengan ikan yang lain. Ikan lele saja bisa panen ketika memasuki waktu 3 bulan sejak benih ditebar, sedangkan ikan mujair perlu waktu 6 bulan untuk memanennya.  Dengan  kata lain, dalam waktu 6 bulan Anda sudah bisa panen ikan lele sebanyak dua kali, sedangkan ikan mujair hanya bisa panen sekali.

Dalam proses budidaya ikan mujair ini pastikan Anda memperhatikan perkembangan ikan dengan baik. Anda harus memperhatikan pemberian pakan secara teratur dan memperhatikan nutrisi atau gizi yang terkandung di dalamnya.

Selain itu Anda juga perlu memperhatikan mengenai kadar air di kolam tembok apakah masih jernih atau keruh. Anda bisa mengganti air tersebut menyisakan 30% air lama untuk diganti air yang baru. Hal ini terus dilakukan sampai proses pemanenan.

Written by Portal Hewan