in

27 Cara Budidaya Ikan Kakap di Kolam Terpal, Tambak, Air Payau dan Jaring Apung

Budidaya Ikan Kakap – Sebagai pecinta kuliner, tentu tidak asing dengan nama ikan kakap. Ikan kakap adalah jenis ikan tawar yang digemari di Indonesia. Wajar karena rasanya ang sangat enak, lezat dan gurih. Bukan hanya itu, nilai jual ikan kakap juga tinggi sehingga wajar jika banyak yang melakukan budidaya ikan kakap di Indonesia. Sebenarnya ikan kakap termasuk ikan yang hidup di air peralihan.

Budidaya Kakap, Budidaya Ikan Kakap Merah, Budidaya Ikan kakap Putih

Artinya, ikan ini bisa hidup di air laut, air payau dan air tawar. Banyak jenis ikan kakap yang bisa ditemui di Indonesia. Namun yang paling terkenal adalah ikan kakap putih dan juga ikan kakap merah. Nah, bagi yang ingin mencoba budidaya, Anda bisa simak pembahasannya berikut.

Cara – Cara Budidaya Ikan Kakap Bagi Pemula

Cara Budidaya Ikan Kakap Di Kolam Terpal

Salah satu tempat budidaya terbaik untuk ikan kakap adalah kolam terpal. Pasalnya tempat budidaya ini lebih efisien dan tidak membutuhkan perawatan yang sulit. Bukan hanya itu, budidaya di kolam tepal juga lebih menguntungkan karena tidak memperlukan lahan yang luas. Kolam terpal disebut sebagai kolam semi permanen yang bisa dibongkar dan dipasang sesuai keinginan pembudidaya.

Artinya, saat pembudidaya ingin menggunakan lahan khusus, bisa membongkar bagian kolam terpal tersebut. Atau jika ingin menguras kolam, pembudidaya bisa mencopot bagian terpalnya terlebih dahulu. Bagi yang ingin mencoba budidaya di kolam terpal, berikut cara budidayanya:

1. Memilih lokasi untuk budidaya

Memilih dan menentukan lokasi budidaya dari ikan kakap menjadi bagian yang tidak boleh dilupakan. Jika salah menentukan pilihan, sudah pasti budidaya yang Anda lakukan tidak akan berhasil. Perlu Anda tahu bahwa ikan kakap adalah jenis ikan yang toleran terhadap salinitas yang tinggi. Artinya, ikan kakap bisa dibudidayakan disegala jenis air karena kemampuannya tersebut.

Budidaya ikan ini bisa dilakukan di kolam, tambak hingga pinggir pantai yang tentunya harus dipastikan kualitas airnya terlebih dahulu. Ikan kakap merupakan ikan tropis yang membutuhkan kolam ideal antara 27 sampai 32 derajat celsius. Selain itu, pastikan kolam tidak keruh. Karena dipembahsan ini Anda menggunakan medium kolam terpal, maka pembahasan khususnya ada di cara kolam terpa.

2. Membuat kolam terpal

Pembuatan kolam terpal untuk budidaya ikan kakap tidak terlalu sulit bahkan sama dengan pembuatan kolam terpal pada umumnya.. Yang pasti, gunakan kerangkat kolam yang kuat untuk dinding. Kerangka tersebut digunakan untuk menahan kolam supaya tidak longsor 

Jika kerangkat tidak kuat, biasanya kolam cenderung melengkung dan akhirnya ambruk. Bahan untuk membuat kerangka juga bisa disesuaikan dengan pilihan. Biasanya adalah baja ringan, bambu, besi atau batu bata. Sesuaikan saja dengan budget yang Anda miliki.

3. Menyediakan pompa

Untuk budidaya, pembudidaya juga harus menyediakan pompa terlebih dahulu. Pompa digunakan untuk mendapat air tawar maupun air laut yang akan digunakan. Jika mengambil air yang terlalu keruh maka harus disedimentasikan terlebi dahulu di bak pengendapan. Berikutnya akan dipompa ke bak penyaringan.

Pilih pompa yang baik dan pastikan ukurannya sesuai dengan kolam terpal yang Anda buat. Umumnya untuk kapasitas 10 meter dari 3 kolam, gunakan pompa yang berukuran 1.5 inchi. Namun kembali lagi, sesuaikan dengan budget yang Anda miliki saat budidaya.

4. Siapkan bak untuk menampung air dan larva

Bak yang digunakan untuk menampung air dibuat lebih tinggi supaya bisa mengikuti hukum gravitasi bumi. Volume penampungan air bisa dibuat minimal sama dengan kolam yang digunakan untuk memelihara larva. Untuk kolam yang digunakan memelihara larva, pembudidaya bisa memakai kolam terpal, semen atau fiber glass.

Ada baiknya menyiapkan bak larva yang ukurannya kecil dengan tujuan agar suhu air stabil dan terjamin. Ketinggian kolam bisa dibuat antara 1,2 meter hingga 1,5 meter dengan bentuk bisa bulat dan juga bisa segi empat.

5. Menyediakan dan menebarkan bibit ikan

Tahap budidaya ikan kakap berikutnya adalah menyediakan sekaligus menebarkan bibit ikan kakap yang akan dibudidayakan. Bagi yang ingin membudidaya ikan kakap merah, Anda bisa menangkapnya langsung dari alam. Banyak tempat yang bisa digunakan, sebut saja sungai atau lokasi tempat alami lainnya.

Bagi yang ingin budidaya jenis ikan kakap putih, Ada bisa mendapatkannya dari peternak ikan kakap. Khusus penebaran bibit, Anda bisa melakukannya di pagi atau sore hari. Sebelum bibit ditebar, perhatikan kondisi dan kualitas air. Khususnya salinitas da suhu. Jika suhu pengangkutan dan budidaya berbeda, usahakan membiarkannya terlebih dahulu untuk adaptasi.

6. Masa Reproduksi

Dlihat seara umum, memelihara ikan kakap tidak terlalu rumit. Pasalnya ikan ini termasuk hermaphrodit yang jenis kelaminnya bisa berubah sesuai variabilitas didalamnya. Di awal pertumbuhan antara 1 hingga 2 tahun, ikan kakap mempunyai pertumbuhan testikal yang menjadi ikan kakap jantan. Namun kakap bisa berubah menjadi betina keitka berumur 5 hingga 6 tahun.

Di masa pemijahan, umumnya dapat dibedakan mana ikan kakap jantan dan ikan kakap betina berdasarkan ukurannya. Jantan memiliki ukuran yang lebih kecil dan juga ramping. Berbanding terbalik dengan betina yang lebih gemuk.

7. Pemberian pakan

Di hari pertama, bibit kakap bisa diberi chlorella dan tetraselms untuk pakan utamanya. Penebaran pakan pokoknya tidak boleh sembarangan, Anda bisa menebarkan 8 hingga 10000 sel/ml untuk tetraselme. Sedangkan untuk schblorella bisa 3 sampai 4 X 10000 sel per ml. Jika kakap sudah membuka mulut, tambahkan rotifer dengan kepadatan 5 sampai  individu per ml.

Untuk dewasa, pemberian pakan ikan kakap bisa digantikan dengan hewan yang lebih kecil. Contohnya seperti udang, cumi-cumi, plankton hingga teri. Kakap memiliki ketahanan terhadap sumber makanan dengan protein tinggi. Jadi Anda bisa memberikannya protein setiap hari tanpa perlu khawatir sedikitpun.

8. Proses Pemeliharaan

Meskipun ikan kakap memiliki ketahanan yang luar biasa, banyak orgasme hidup yang menganggu kelangsungan hidupnya. Wajar jika pembudidaya harus melakukan pemeliharaan ikan kakap dengan baik. biasanya organisme yang paling sering menyerang adalah Streptococcus iniae yang cirinya agak gelap.

Untuk mencegahnya, hindari menyebar bibit yang terlalu banyak didalam satu kolam. Selain itu, jangan beri pakan yang terlalu berlebihan. Biasanya pakan berlebihan akan menyisakan sisa dan akhirnya menimbulkan masalah baru. Selain itu, berikan penanganan terbaik untuk kakap yang Anda budidayakan.

9. Masa Panen

Panen ikan kakap bisa dilakukan saat ikan sudah berbobot 500 gram. Ukuran ikan ini dianggap sangat ideal karena kebanyakan pasar lebih suka ukuran tersebut. Pemeliharaannya dari benih memperlukan waktu hingga 6 bulan hingga bisa dipanen. Untuk benih yang beratnya 200 gram bisa mencapai 890 gram di waktu 225 hari.

Cara Budidaya Ikan Kakap Di Tambak

Tambak juga bisa menjadi tempat budidaya kakap yang cocok untuk Anda. Terlebih jika Anda memiliki lahan luas yang tidak dipakai.  Biasanya jenis ikan kakap yang sering dibudidayakan adalah ikan kakap putih. Bagi yang ingin mencoba, simak langkahya berikut

1. Memilih dan menentukan lokasi

Salah satu yang membuat budidaya kakap berhasil adalah pemilihan lokasi yang tepat. Untuk melakukan budidaya di tambak, pastikan tambak yang dilipilih tidak banjir, bebas dari pencemaran, bisa menahan air dan tidak mudah terjadi longsor.

Lokasi terbaik untuk dibuat tambak adalah lokasi dengan tanah liar tapi sedikit ada pasir dan endapan. Selain itu, pastikan lokasi tambak jauh dari keramaian karena ikan kakap butuh tempat yang sepi untuk berkembang biak dan tumbuh. Pastikan kandungan sanitasi air antara 15 hinga 35 ppt dengan suh antara 25 hingga 32.

2. Menentukan benih kakap yang paling bagus

Setelah menentukan benih kakap yang akan dibudidayakan, Anda bisa meentukan benih kakap yang akan dibudidayakan. Tentu, Anda harus memilih benih yang seragam, fisik, bebas dari penyakit dan tentunya aktif ketika ditangkap. Pastikan mata kakap juga cerah dan terang dengan sirip lengkap.

Ciri kakap seperti ini menandakan bahwa kakap dalam kondisi baik. Akhirnya memberi hasil yang bagus untuk setiap budidaya yang akan Anda lakukan. Pastikan memilih benih yan berukuran 2 cm hingga 4 cm. Sebelum itu, diamkan benih kakap tersebut di bak yang memiliki kedalaman antara 1,5 meter dengan sirkulasi cukup.

3. Pemberian pakan kakap

Selanjutnya, pemberian pakan kakap juga menjadi bagian yang sangat penting untuk diperhatikan. Banyak jenis pakan yang cocok untuk makanan kakap. Anda bisa memberikan ikan segar dengan protein yang tinggi dan juga lemak rendah. Contoh ikan yang biasanya diberikan adalah tamban, selar ataupun ikan lemuru.

Bukan hanya ikan segar saja, Anda juga bisa memberikan ikan kakap dengan tambaha pelet sehingga kandungan proteinnya tetap terjaga dengan baik. Anda bisa memberikan ikan kakap sesuai dengan umurnya. Beri ikan kakap di satu tempat dan berikan sedikit sedikit sampai habis. Ada baiknya memberi pakan dua kali sehari, pagi dan sore hari di jam 6.30 dan 16.30.

4. Perlindungan tehadap penyakit

Meskipun ikan kakap memilki ketahanan terhadap penyakit, tapi Anda juga harus memastikan jika ikan kakap terhindar dari penyakit. Penyakit pada ikan kakap bisa disebabkan karena pakan yang rendah hingga perawatan yang kurang maksimal. Untuk menghindari penyakit pada ikan kakap, sebaiknya perhatikan gizi sekaligus hindari tempat budidaya yang penuh dengan polusi.

Seperti apa ikan kakap yang terserang penyakit? Anda bisa memperhatikan ciri-cirinya. Ciri-cirinya, nafsu makan terus turun, gerakan yang gelisah, warna pucat hingga lendir yang meningkat. Pengendalian awal, Anda bisa memberikanya formalin selama 30 menit dan merendam ika d air tawar antara 5 hingga 20 menit.

5. Panen

Ini adalah puncak budidaya yang Anda tunggu-tunggu. Ukuran ikan kakap siap panen biasanya disesuaikan degan permintaan pasar. Umumnya, permintaa pasar ingin ikan kakap yang berukuran 500 hingga 750 gram. Untuk mendapat ikan kakap dengan ukuran tersebut, Anda harus memelihara ikan hingga 7 bulan.

Cara panen ikan kakap juga harus diperhatikan. Banyak cara panennya, salah satunya memanfaatkan jaring khusus atau juga bisa digiring. Pertama, kumpulkan ikan kakap di satu tempat yang sama dan tangkap. Pilih berdasarkan ukuran ikan kakap. Pastikan saat memilih ikan kakap lakukan dengan hati-hati agar tidak rusak.

Cara Budidaya Ikan Kakap di Air Payau

Budidaya kakap juga bisa dilakukan di air payau. Jenis budidaya di air payau cukup diminati karena tergolong mudah dan tidak ribet untuk dilakukan. Bukan hanya itu, hasil budidaya juga lebih banyak sehingga menguntungkan para pembudidaya. Bagi yang ingin mencoba, Anda bisa simak pembahasan berikut

1. Memilih kolam terbaik

Bagi yang ingin mencoba budidaya kakap di air payau, pertama pastikan menentukan kolam yang pas. Anda bisa memilih lokasi yang berdekatan dengan sumber air payau ayau air asin. Misalnya berdekatan dengan muara ataupun pantai. Tujuannya supaya pembudidaya tidka terlalu kesulitan untuk mengganti atau mengisi air kolam.

2. Membuat kolam

Setelah menentukan lokasi kolam terbaik, brikutnya bisa membuat kolam untuk budidaya. Anda bisa membuat kolam sesuai dengan modal dan juga keingan masing-masing. Anda bisa membuat kolam khusus permanen yang dibuat dari cor. Atau juga bisa membuat dengan sistem semi permanen menggunakan plastik atau terpal. Kedalaman kolam sebaiknya 1 meter dengan tinggi kolam 1,5 meter.

3. Siapkan air

Setelah membuat kolam sesuai keinginan, berikutnya bisa mengisi kolam dengan menggunakan air. Ada baiknya mengisi air stinggi 15 hingga 30 cm terlebih dahulu. Selanjutnya, pastikan kolam dan airnya terisi mikroorganisme untuk pakan alami ikan kakap. Caranya dengan menambahkan larutan EM4 dan siram dengan organik cair. Taburkan pupuk NPK dan diamkan hingga 7 hari sampa air berubah menjadi hijau jernih.

4. Masukkan bibit ikan

Berikutnya Anda bisa menyiapkan bibit ikan kakap yang akan dibudidayakan. Usahakan menyiapkan bibit unggul agar hasil budidaya bagus. Berapa benih yang dibutuhkan? Tentu Anda bisa menyesuaikan dengan ikan yang ingin dibudidaya hingga ukuran kolam. Sebelum benih dimasukkan, ada baiknya dibiarkan di kantong dan masukkan ke air agar benih bisa beradaptasi dengan baik.

5. Pemberian pakan ikan

Untuk kolam air payau yang airnya berasal dari rawa atau sungai, biasanya makanan asli seperti plankton ada dalam jumlah melimpah. Bukan hanya itu, air yang mempunyai sirkulasi lancar membuat mikroorganisme semakin berkembang dengan baik. Pemberian pakan tambahan bisa dilakukan d pagi atau sore hari.

6. Mengatur sirkulasi air

Supaya sirkulasi didalam kolam payau tetap baik dan terjaga, ada baiknya melakukan penginciran air yang bisa dilakukan 2 minggu sejak bibit ditebar. Penginciran air bias dilakukan 2 kali sehari agar hasilnya maksimal. Anda bisa melakukan penginciran setidaknya 1 hingga 2 jam. Meskipun sederhana tapi hasilnya bagus untuk budidaya kakap.

7. Perhatikan kualitas air

Bukan hanya memperhatikan sirkulasi air saja, Anda harus menjaga kualitas sekaligus kedalaman air supaya terjaga. Biasanya Anda harus mengganti air antara 3 hingga 4 minggu sekali. Biasanya air kolam mudah keruh hingga kadar garam yang mulai berkurang. Memperhatikan kualitas air membuat hasil budidaya yang Anda lakukan akan terjaga dan semakin baik kualitasnya.

8. Mencegah dan mengobati penyakit

Tidak bisa dipungkiri ikan kakap yang dibudidaya di kolam payau juga mudah terserang penyakit. Ini disebakan karena kualitas air tersebut. Supaya hama dan penyakit teratas, Anda harus memperhatikan kualitas air dan rutin melakukan pergantian air. Perhatikan juga perkembangan potagen didalamnya. Berikan EM4 untuk mencegah bahan merugikan tersebut.

9. Panen ikan

Keunggulan membudidaya ikan kakap di payau adalah masa pemeliharaa yan cukup singkat dibanding ikan tawar. Biasanya jenis ikan tawar membutuhkan 6 bulan untuk bisa dipanen. Sedangkan ikan kakap hanya membutuhkan 4 bulan saja. Panen ikan kakap yang Anda lakukan di kolam payau bisa menggunakan kantong keruk ataupun menguras kolam.

10. Mengelola kolam setelah panen

Budidaya kakap bukan sampai di masa panen saja. Anda harus memperhatikan kolam setelah panen. Ada baiknya jangan langsung mengisi dengan bibit ikan baru. Biasanya air bekas tersebut banyak potagen yang merugikan. Bersihkan kolam dan keringkan sebelum digunakan. Tunggu hingga 7 hari setelah masa panen untuk penebaran bibit lagi.

Cara Budidaya Ikan Kakap Di Jaring Apung

Budidaya kakap juga bisa dilakukan di jaring apung. Tentu Anda tidak membutuhkan kolam khusus untuk membudidaya ikan kakap. Bagi yang ingn mencoba, Anda bisa simak pembahasannya berikut

1. Menentukan lokasi budidaya

Lokasi budidaya tidak boleh sembarangan. Pastikan memilih di laut atau pantai yang jauh dari angin atau gelombang. Kedalaman air yang bagus untuk budidaya kakap adalah 5 hingga 7 meter. Pilih lokasi dengan pergerakan yang bagus dengan kecepatan 20 hingga 40 cm per detik. Benih harus mudah didapat dan pilih lokasi yang jauh dari pencemaran.

2. Siapkan alat budidaya

Meskipun terkesan sangat sederhana, ada beberapa alat yang harus disiapkan ketika mencoba budidaya kakap dengan jaring apung. Berikut alat-alatnya:

  • Jaring apung

Jaring dipilih yang terbuat dari  PE 210 D18 yang kuran lebar matanya 1 hingga 1,25 inchi agar ikan tidak lolos atau kabur. Ukuran jaring apung setidaknya 3X3 sebanyak 6 buah.

  • Kerangka

Kerangka digunakan untuk meletakkan kurungan. Anda bisa menggunaka bambu atau kayu sesuai keinginan. Ukuran kerangka yang disarankan adalah 8X8 meter.

  • Pelampung

Pelampung nantinya digunakan untuk mengapungkan sarana atau peralatan budidaya ikan kakap atau barang lain yang diperlukan saat pemeliharaan. Anda bisa menggunakan drum besar berukuran 120 liter sebanyak 9 buah.

  • Jangkar

Jangkar digunakan agar semua peralatan yang digunakan tidak bergeser karena angin hingga gelombang. Jangkar yang disarankan untuk dipakai terbuat dari beton atau besi. Anda membutuhkan jangkar setidaknya 4buah dengan panjang minimal 1.5 kedalaman air.

3. Proses budidaya
  • Benih

Berikutnya, Anda harus menyiapkan benih yang ingin dibudidaya. Pastikan benih sudah berbobot 50 hingga 75 gram. Anda bisa menentukan sendiri berapa banyak benih yang dinginkan. Hanya saja pastikan sesuai dengan kapasitas peralatan yang telah Anda siapkan sebelumnya. Pastikan benih juga sehat dan terhindar dari penyakit.

  • Pakan yang perlu disiapkan

Ikan kakap yang dibudidayakan di jaring berbeda pakan dengan budidaya lainnya. maksudnya, Anda tidak perlu menyiapkan pakan yang terlalu banyak. Pasalnya ikan kakap akan tumbuh dengan sendirinya di lautan lepas. Beberapa pakan yang diperlukan biasanya dari organisme kecil seperti plankton. Selain itu, kakap juga bisa diberi makan ikan rucah untuk tambahannya.

  • Operasional pembudidayaan

Setelah menyiapkan semua peralatan dengan baik, Anda bisa mulai membudidayakan ikan kakap. Anda bisa langsung memelihara benih ikan kakap tadi di kurungan yang telah disiapkan. Penebaran benih bisa dilakukan soren hari supaya lebih mudah beradaptasi. Padat penebaran bibit bisa dilakukan 50 ekor per m3.

  • Pemberian pakan

Berikutnya Anda sudah bisa memberikan ikan kakap tersebut dengan pakan khusus yang telah disiapkan. Pemberian pakan bisa dilakukan dua kali sehari di pagi dan sore har. And aisa memberi takaran sebanyak 8-10% botol untuk setiap harinya. Jenis pakan yang bisa diberikan adalah ikan rucah atau beberapa pakan kan kecil lainnya.

  • Membersihkan jaring apung

Jangan lupa untuk membersihkan jaring apung setelah penebaran bibit. Karena jaring yang ditempeli dengan orgasme akan sangat menganggu. Bersihkan kototan setidaknya 1 bulan sekali secara berkala. Anda bisa memasukkan ikan herbivora jika jaring dimasuki algae yang merugikan perkembangan ikan kakap.

  • Panen

Untuk waktu panen biasanya bisa dilakukan 5 hingga 6 bulan setelah penebaran bibit. Anda bisa memanen ikan setelah berukuran 500 gram. Biasanya ikan kakap mudah hidup sehingga panen yang dihasilkan juga cukup memuaskan. Anda bisa mengangkat jaring keluar rakit dan kemdian melakukan penyerokan.

Pakan Ikan Kakap dan Manfaatnya Bagi Pertumbuhan

Pemilihan pakan dalam budidaya ikan kakap sebenarnya cukup mudah. Hanya saja bagi pemula terkadang butuh konsentrasi dalam pengolahan pakan. Pembentukan pakan berdasarkan nutrisi penting selalu berdampak baik pada kesehatan ikan. Untuk itulah, ada beberapa jenis pakan paling direkomendasikan untuk memberi manfaat terbaik bagi pertumbuhan ikan.

1. Pemberian Protein Sebagai Pakan

Komposisi pakan sebagai dasar perkembangan ikan kakap jadi pilihan tepat. Akan tetapi protein untuk pakan ikan jenis kakap berbeda dari ikan lainnya. Terdapat komposisi protein dari subtansi nitrogen, asam amino, enzim, vitamin, dan asam lemak. Semuanya penting untuk menunjang pertumbuhan ikan lebih cepat dan aman.

Pemberian protein pada ikan kakap membutuhkan jadwal. Sebagai penunjang pertumbuhan tubuh ikan, kadar protein harus dilihat dan tidak boleh berlebihan. Protein untuk ikan kakap sering dikaitkan dengan proses perbaikan sel rusak. Jadi saat Anda memberi protein pada ikan kakap, diharapkan setiap kerusakan sel tubuh bisa diperbaiki.

Beberapa masalah pada kesehatan ikan kakap bisa dipengaruhi aspek asupan protein tidak stabil. Penunjang pertumbuhan ikan dengan kadar protein tinggi justru lebih baik diberikan dengan penunjang lainnya. Meskipun pemeliharan ikan kakap membutuhkan banyak persyaratan, ternyata pemberian pakan berbahan dasar protein tinggi harus diberikan secara tepat.

Untuk mengukur jumlah protein untuk ikan kakap harus melihat beberapa faktor yakni ukuran ikan, suhu air, dan juga kualitas pakan alami dan kualitas proteinnya. Dapat dikatakan pemeliharan ikan kakap masih erat dengan jenis pakan protein apa yang wajib diberikan.

Ukuran ikan kakap beri pengaruh pada sedikit banyaknya pakan. Kemudian untuk faktor lingkungan juga memberi pengaruh pada kebutuhan proteinnya. Jadi banyak metode pemeliharan ikan kakap memperlihatkan pertumbuhan mencapai angka 50% lebih cepat berkat pemberian protein lebih tinggi. Pada proses pendederan dan penggelondongan juga harus diberikan pakan protein dengan kadar 50% sebagai penunjang kehidupan bibit.

Dalam pemberian pakan ikan kakap terutama pemenuhan protein harus teratur. Kemudian setiap perubahan ukuran tubuh ikan kakap cenderung memperbanyak intensitas pemberian protein. Frekuensi pemberian protein pada ikan kakap dilakukan setidaknya seminggu 2 kali agar proses perkembangan ikan lebih maksimal.

2. Lemak

Tidak hanya memberi pakan berupa protein saja. Namun ikan kakap juga membutuhkan asupan makanan dari bentuk lemak. Kadar senyawa organik komplek tidak mudah larut dalam air, sehingga lemak sebagai pakan ikan harus dipilih berdasarkan kualitasnya.

Pemberian pakan lemak pada ikan kakap juga memberi pengaruh pada kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan. Jenis ikan kakap di perairan tropis membutuhkan lemak sebagai sarana untuk penyerapan vitamin. Nantinya vitamin akan larut di dalam lemak. Kemudian fungsi lemak juga membantu pembentukan struktur biologis seperti membrane dan beberapa perkembangan tubuh ikan lainnya.

Asam lemak essensial atau sering disebut EFA berguna bagi pertumbuhan ikan kakap. Pemilihan lemak sebagai pakan ikan kakap tidak boleh sembarangan. Karena ada beberapa faktor untuk membuat perbandingan lingkungan seperti kualitas air dan juga usia ikan. Untuk jenis ikan kakap putih membutuhkan asupan lemak dalam prosentase 15%. Kemudian penambahan asal lemak W3 HUFA bisa mencapai 1.72%.

Melihat prosentase di atas, bisa dikatakan pemberian lemak sebagai pakan utama ikan kakap akan langsung berdampak pada kualitas hidup ikan. Bahkan dari pertumbuhan ikan kakap selalu memperhitungkan frekuensi pemberian pakan sesuai takaran hariannya.

Pemberian lemak bisa didampingi dengan kadar protein untuk memperbesar tubuh ikan lebih cepat. Tak heran saat pemberian pakan berupa protein dan lemak bisa dilakukan dalam waktu dekat. Sampai akhirnya tingkat asupan nutrisi ikan kakap lebih sempurna dan lengkap.

3. Mineral

Terkadang pemberian asupan pakan saat budidaya ikan kakap berupa mineral tidak banyak diperhitungkan. Padahal fungsi utama mineral andalan membentuk kulit dan tulang. Sehingga proses pembentukan serta pengaturan osmotic saat terjadinya perubahan air di dalam maupun di luar tubuh lebih lancar. Jadi pemberian pakan dalam wujud mineral ini sangat berguna, karena manfaatnya cukup banyak untuk aspek kesehatan ikan kakap.

Menelaah lebih lanjut mengenai pemberian mineral sebagai pakan ikan kakap. Terdapat dua pembagian mineral untuk ikan kakap. Ada dua bagian yakni mineral mikro dan makro elemen. Khusus untuk elemen makro di setiap mineral terdiri dari Calsium, Sodium, Phospor, Klorine, dan Sulfur. Dari elemen makro mineral ini berfungsi menyeimbangkan asam basa di tubuh ikan serta mengatur pH darah.

Kemudian dari jenis mineral micro elemen juga terdiri dari Zinc, Iron, Copper, Magnesium, Nikel, Cobalt, Flourine, Chroimim, Molidenum, Silicon, dan Selenium. Secara pasti pemberian mineral dengan elemen mikro ini juga memberi asupan vitamin pada hormon, kemudian bisa memberi kecerahan warna tubuh ikan. Selain itu elemen mineral mikro juga penting untuk activator enzim.

Teknis pemberian pakan ikan tidaklah sulit. Hanya saja, pembudidaya ikan kakap wajib mencermati seperti apa prosedur pasti untuk menciptakan nutrisi tepat untuk penunjang pertumbuhan ikan.

4. Kabohidrat

Selain memberi kadar nutrisi mineral pada ikan kakap, Anda juga perlu menambah asupan karbohidrat. Pada kandungan karbohidrat khusus pakan ikan terdiri dari komponen utama yakni karbon, hidrogen, dan oksigen. Ada beberapa produk pakan ikan dengan kadar karbohidrat tinggi mulai dari getah, gula, kanji, dan sellulosa.

Untuk itulah, sumber energi berupa karbohidrat bagi ikan kakap harus bersumber dari karbohidrat alami. Tujuannya untuk mempermudah proses pencernaan ikan kakap. Ada perbandingan pemberian protein dan karbohidrat dengan manfaat hampir sama. Akan tetapi kadar protein ataupun karbohidrat terkadang tidak bisa diberikan bersamaan.

Biasanya ada resiko proses mencerna karbohidrat kurang maksimal karena kadar protein di pakan ikan terlalu tinggi. Dari sinilah ikan kakap harus mendapat asupan tambahan berupa karbohidrat dengan selang waktu cukup lama.

Penambahan kanji di setiap pemberian pakan ikan kakap juga sangat berguna. Akan tetapi prosentase pemberian kanji ini hanya mencapai angka 10% saja. Ada manfaat kenapa bahan kanji harus diberikan pada pakan ikan. Salah satu manfaat bahan kanji untuk pakan ikan adalah sumber protein murah dan bisa mengurangi terjangkitnya penyakit.

4. Vitamin

Menjadi salah satu pakan berkualitas dan penting untuk ikan kakap dengan komposisi senyawa organik berjumlah sedikit. Vitamin menjadi satu pakan ikan dengan beberapa keunggulan mulai dari memperbaiki sel rusak, mempercepat pertumbuhan,  reproduksi, dan menjaga kesehatan ikan. Pemberian vitamin menjadi modal penting untuk bisa mempercepat proses pertumbuhan ikan kakap.

Saat ini produk vitamin khusus pemeliharan ikan kakap sudah dipasarkan secara luas. Bahkan untuk menjaga kesehatan ikan ada pemilihan pakan tanpa adanya campuran bahan kimia. Jadi pada aspek kebutuhan pakan untuk ikan kakap masih tergantung pada ukuran tubuh, fase kematangan kelamin, penumbuhan dan kondisi lingkungan.

Perlu diketahui untuk kebutuhan vitamin di dalam pakan ikan kakap cenderung menurun karena ukuran tubuh ikan bertambah besar. Dari sinilah banyak penelitian mengungkapkan bahwa jenis pakan ikan terutama kadar vitamin harus diatur berdasarkan ukuran tubuh ikan. Dalam durasi 9 minggu biasanya pemberian vitamin pada ikan kakap dilakukan konsisten dengan tujuan mendapat ukuran tubuh besar lebih cepat.

Biasanya dampak buruk dari kekurangan vitamin C terlihat pada kondisi tubuh ikan. Kurangnya nafsu makan pada ikan kakap, kehilangan keseimbangan, pendarahan pada insang, pertumbuhan ikan tidak normal menjadi tanda vitamin tidak mencukupi. Maka dari itu pegangan untuk pemberian vitamin pada ikan kakap cenderung dipertimbangkan dari beberapa porsi seperti kesehatan ikan.

Analisis Usaha Budidaya Ikan Kakap

Ikan kakap merupakan ikan yang memiliki rasa enak dan banyak ditemukan di pasar ataupun rumah makan. Ikan kakap juga telah menjadi pilihan para pengusaha budidaya karena permintaan pasar yang tinggi. Apa anda juga ingin menjadi pengusaha budidaya ikan kakap? Berikut ini analisis dari usaha budidaya ikan kakap.

1. Memulai Bisnis Budidaya Ikan Kakap

Untuk memulai bisnis budidaya ikan kakap yang Anda butuhkan pertama adalah lahan yang cukup luas untuk membuat kolam atau menaruh kolam terpal. Jika belum mempunyai uang untuk membeli tanah atau lahan, anda bisa menyewa tanah kosong yang luasnya sekitar 100 meter untuk dijadikan budidaya ikan kakap.

Lokasi yang tepat untuk dijadikan tempat budidaya ikan kakap adalah tanah yang berlokasi di sekitar pasar, rumah makan atau pusat perbelanjaan. Dengan membangun tempat budidaya ikan kakap di sekitar lokasi itu akan memudahkan anda dalam melakukan penawaran kepada orang yang mau membeli ikan kakap anda nantinya.

Selain tempat, hal lain yang harus anda siapkan untuk memulai usaha ini adalah peralatan-peralatan yang akan dibutuhkan dalam operasional budidaya ikan kakap. Contohnya seperti bibit ikan kakap, selang untuk isi air, jaring penangkap ikan jika kakap anda sudah panen dan alat-alat untuk membersihkan kolam.

Dengan mempunyai peralatan tersebut bisnis budidaya anda akan semakin mudah dan mempercepat panennya ikan kakap miliki anda. Jika kesulitan dalam mengurus bisnis ini, anda bisa menyewa satu atau dua karyawan untuk mempermudah dalam menjalankan usaha budidaya ikan kakap anda.

Untuk memulai usaha ini anda membutuhkan modal sebesar 7.140.200, uang itu akan digunakan untuk membuat kolam dengan harga 2.174.000, membeli bibit ikan kakap dengan harga 914.000, serta peralatan lain yang dibutuhkan untuk operasional bisnis budidaya ikan kakap ini, seperti jaring, selang dan pembersih kolam.

Selain modal awal, anda juga membutuhkan modal operasional dalam menjalankan bisnis ini, seperti membeli makanan ikan, vitamin, obat-obatan, serta biaya air dan listrik. Semua itu membutuhkan biaya sebesar 7.569.000.

Dengan modal awal dan biaya operasional yang besar, apakah anda bisa mendapatkan keuntungan dari bisnis ini? Jawabannya bisa, harga ikan kakap 80.000, jika kalian mempunyai 39 kg perhari untuk dijual. Anda bisa mendapatkan pendapatan kotor sebanyak 12.480.000 selama sebulan.

Dengan pendapatan kotor sebesar 12.480.000 dan biaya operasional 7.569.000, jika penghasilan kotor anda dikurangi biaya menjalankan usaha ini anda bisa mendapatkan pendapatan bersih sebesar 4.911.000.

Namun anda tidak bisa lansung mendapatkan keuntungan itu, sebelumnya anda harus menunggu hasil panen dari budidaya ikan kakap selama kurang lebih 2 bulan. Setelah 2 bulan anda sudah bisa menjual ikan kakap hasil panen dan menawarkannya di pasar, rumah makan atau pusat perbelanjaan.

2. Keuntungan dan Kerugian Budidaya Ikan Kakap

Rata-rata harga ikan kakap di pasaran ada yang mulai Rp 80.000 hingga Rp 100.000, Ini tergantung dari harga ikan kakap yang ada di pasaran. Ikan ini memang termasuk mahal, bisa seharga daging sapi, sehingga anda bisa mendapat keuntungan yang besar dari menjalankan usaha ini bila bersungguh-sungguh.

Namun tidak hanya keuntungan yang bisa anda dapat, ada juga kerugian yang dialami dalam usaha ini. Contohnya seperti harga pakan ikan kakap yang mahal dan mendapatkan benih ikan kakap yang berkualitas juga cukup sulit, namun anda bisa mencarinya di toko ikan atau toko hewan.

Budidaya ikan kakap adalah salah satu yang paling menggiurkan bagi masyarat Indonesia. Nilai jualnya sudah pasti tinggi karena banyak yang menyukai jenis ikan ini. wajar karena ikan kakap mengandung protein yang tinggi sehingga sangat bagus untuk kesehatan.

Baca Juga: Cara Budidaya Ikan Mujair di Ember, Kolam Terpal dan Tanah

Jadi wajar jika banyak yang mencoba peruntungan dengan membudidayakan ikan kakap. Belum lagi jenis ikan kakap juga sangat beragam sehingga budidayanya lebih luas. Anda bisa memilih membudidayakan di kolam, lepas pantai atau lokasi lain

Written by Portal Hewan