in

Pengertian Outsourcing Dan Cara Kerjanya [Plus Jenis Pekerjaannya]

tempatpinjamuang-Kamu pernah dengar tentang metode kerja outsourcing? Beberapa kali mungkin kita pernah mendengar perumpamaan tersebut dan identik dengan agresi demo yang dilaksanakan oleh para pekerjanya mudah-mudahan cara tersebut secepatnya dihapuskan oleh pemerintah.

tempatpinjamuang-Untuk sanggup menerima sumber daya insan yang cocok suatu perusahaan tentu akan mencari jalan terbaik bagi usahanya.

tempatpinjamuang-Terdapat beberapa metode biasa yang dilaksanakan oleh HRD guna mengikat seseorang untuk melakukan pekerjaan di tempatnya yakni pekerja tetap, paruh waktu, freelance dan alih daya yang sedang kita diskusikan kini ini.

tempatpinjamuang-Di berbagai macam pekerjaan tertentu biasanya perusahaan condong menggunakan metode alih daya lantaran dianggap lebih efektif dan efisien.  Hal itu sah-sah aja selama semua pihak yang ikut andil dalam perjanjian menyanggupi keharusan mereka.

tempatpinjamuang-Daripada kau gelisah terus lebih baik simak pemahaman metode kerja outsourcing dan beberapa hal yang mesti kau ketahui berikut ini:

Apa itu metode kerja outsourcing? Ini pengertiannya

tempatpinjamuang-Kerja alih daya atau outsourcing yakni metode kerja yang mempergunakan pihak ketiga untuk sanggup menerima sumber daya insan yang dikehendaki oleh perusahaan.

tempatpinjamuang-Jadi dengan kata lain pihak perusahaan menjalin koordinasi dengan pihak penyedia tenaga kerja mudah-mudahan sanggup mengakhiri pekerjaan yang sifatnya sementara.

tempatpinjamuang-Bila kau melakukan pekerjaan untuk perusahaan alih daya artinya kau akan dipekerjakan ke suatu perusahaan yang lain untuk mengakhiri kiprah yang sudah disepakati antara kedua belah pihak.

Cara kerja metode outsourcing

tempatpinjamuang-Para pekerja alih daya melakukan pekerjaan lewat prosedur kontrak yang terbagi atas 2 macam. Berdasarkan UU Ketenagakerjaan, yakni Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dan Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT).

tempatpinjamuang-Pemilihannya diputuskan oleh pihak pihak perusahaan yang memerlukan pekerja alih daya dengan pihak yang menawarkan sumber daya alamnya tersebut.

Jenis pekerjaan yang dilaksanakan karyawan outsourcing

tempatpinjamuang-Yang niscaya para pekerja alih daya gak melakukan pekerjaan untuk perusahaan wilayah mereka bernaung. Mereka gres akan mulai melakukan pekerjaan saat pihak penyedia udah mempunyai persetujuan sama korporasi tertentu untuk mengawali suatu pekerjaan.

tempatpinjamuang-Beberapa pekerjaan yang biasanya mempergunakan metode kerja menyerupai ini yakni buruh pabrik, tenaga kerja konstruksi, petugas keselamatan parkir, petugas kebersihan, sopir hingga kurir.

tempatpinjamuang-Melihat banyaknya jenis pekerjaan kayak gitu di Tanah Air, gak absurd kalau para pekerja tersebut berkala mengadakan unjuk rasa setiap tahunnya untuk memperjuangkan kesejahteraannya.

Poin-poin yang mesti diamati dalam persetujuan kerja outsourcing

tempatpinjamuang-Sebisa mungkin, melakukan pekerjaan sanggup dijalani dengan rasa tenteram dan kondusif di mana pun wilayah kerja kita nantinya. Begitu juga bagi para pekerja outsourcing.

tempatpinjamuang-Agar pihak perusahaan, baik perusahaan penyedia maupun perusahaan penyewa jasa outsource, dan karyawan yang mau melakukan pekerjaan sanggup merasa sama-sama tenteram saat bekerja, ada beberapa poin yang mesti diamati oleh karyawan dalam persetujuan kerja yang mau ia tanda tangani.

1. Jenis, posisi, dan kiprah pekerjaan

tempatpinjamuang-Pertama-tama, cocokkan jenis dan posisi pekerjaan yang dipersiapkan terhadap kau sesuai dengan apa yang diangkut dalam perjanjian.

tempatpinjamuang-Kemudian, ketahui kiprah dan tanggung jawab yang diputuskan dalam perjanjian kerja. Jangan gegabah mudah-mudahan kau pun sanggup menuntut hakmu setelah menyanggupi kewajibanmu.

2. Jam kerja

tempatpinjamuang-Perhatikan dengan cermat ketentuan jam kerja, mulai dari jam mulai, waktu istirahat, hingga jam final kerja. Di beberapa perusahaan, ada juga yang menetapkan hukum terkait lembur. Agar tak salah paham, pahamilah ketentuannya.

3. Lokasi kerja

tempatpinjamuang-Meski jarang terjadi, tetapi tak ada salahnya menentukan bahwa lokasi kerja yang dipersiapkan sesuai dengan lokasi kerja yang tercantum dalam perjanjian.

4. Gaji dan tunjangan

tempatpinjamuang-Gaji dan tunjangan yakni hak setiap karyawan. Oleh lantaran itu, tentang honor sungguh sensitif dan mempengaruhi ketentraman dalam bekerja.

tempatpinjamuang-Pastikan jumlah honor yang diterima dan hari pembayaran sesuai dengan kesepakatan. Periksa apakah ada ketentuan yang menyatakan perusahaan penyedia jasa outsourcing sanggup memotong honor dan tunjangan karyawan atau tidak.

5. Lama waktu perjanjian

tempatpinjamuang-Perhatikan rentang waktu perjanjian antara perusahaan penyedia jasa dan perusahaan penyewa jasa outsourcing karena akan memengaruhi masa kerja karyawan. Pastikan ada jaminan terkait masa kerja yang dipersiapkan dalam perjanjian.

6. Ketentuan terkait pemutusan kerja

tempatpinjamuang-Asumsikan kemungkinan terburuk, yakni kalau perusahaan penyewa jasa outsourcing terpaksa menjalankan pemutusan kerja. Adakah ketentuan bagi karyawan outsourcing dalam menghadapi suasana ini.

Mekanisme bantuan honor dalam outsourcing

tempatpinjamuang-Karyawan yang melakukan pekerjaan dalam metode outsourcing tidak menerima honor dari perusahaan tempatnya bekerja. Pihak penyedia jasa outsourcing yang akan menagihkan honor karyawan ke perusahaan penyewa.

tempatpinjamuang-Dengan kata lain, pihak yang mau membayarkan honor terhadap karyawan yakni perusahaan penyedia jasa outsourcing.

tempatpinjamuang– Terkait bantuan tunjangan, menyerupai THR, karyawan pun akan mendapatkannya lewat perusahaan penyedia jasa outsource.

tempatpinjamuang-Sering kali, perusahaan penyedia jasa outsourcing akan menerapkan potongan honor karyawan untuk kebutuhan pembayaran iuran jaminan sosial, pajak, atau hal lain.

tempatpinjamuang-Besaran potongan sanggup meraih 30 persen. Sebenarnya, potongan ini sah-sah saja selama pihak karyawan mengenali ketentuannya. Jika tidak, pasti karyawan akan merasa dicurangi.

Kelebihan dan kelemahan outsourcing

tempatpinjamuang-Sistem kerja outsourcing tak senantiasa merugikan, ada juga beberapa keistimewaan yang ditawarkan. Bagi karyawan outsourcing, beberapa keistimewaan metode kerja ini adalah:

  1. Memberi peluang bagi karyawan fresh graduate untuk menerima pekerjaan pertamanya dengan lebih gampang lantaran perusahaan outsourcing akan bertindak selaku pihak yang mencarikan dan menyalurkan karyawan ke perusahaan penyewa outsourcing.
  2. Memberi ruang dan potensi untuk membuatkan diri dan skill dengan lebih fleksibel. Kamu mungkin akan melakukan pekerjaan di perusahaan yang memerlukan kemampuan tata kelola di suatu bank kemudian melakukan pekerjaan di perusahaan lain yang memerlukan kemampuan copywriting. Berbeda halnya dengan karyawan tetap, yang umumnya, akan mengembangkan skill mereka sesuai dengan jenjang karir dan jabatan.

tempatpinjamuang-Namun demikian, tetap tidak sanggup dimungkiri adanya kelemahan dalam metode outsourcing bagi karyawan, seperti:

  1. Gaji dan tunjangan mempunyai potensi mengalami potongan
  2. Tidak semua kepraktisan dan jaminan yang ada di perusahaan tempatnya melakukan pekerjaan sanggup ia nikmati
  3. Bagi karyawan yang menginginkan kestabilan dan kejelasan jenjang karir, sulit untuk mendapatkannya dari metode kerja outsourcing yang mempunyai rentang waktu kontrak kerja

tempatpinjamuang-Sementara itu, dari segi perusahaan penyewa tenaga kerja outsourcing, metode ini pun mempunyai keistimewaan dan kelemahan sendiri. Apa saja keuntungannya?

 1. Mempermudah proses rekrutmen

tempatpinjamuang-Perusahaan sanggup mengalihkan beban rekrutmen untuk menerima karyawan yang ia perlukan ke pihak perusahaan penyedia jasa outsourcing.

tempatpinjamuang-Perusahaan tak perlu disibukkan dengan proses memasang iklan lowongan kerja hingga mengadakan psikotes bagi kandidat karyawan.

2. Menghemat anggaran

tempatpinjamuang-Perusahaan sanggup meminta karyawan outsourcing dengan syarat dan tolok ukur spesifik yang dikehendaki terhadap perusahaan penyedia.

tempatpinjamuang-Dengan demikian, karyawan yang sesuai akan mulai melakukan pekerjaan tanpa perusahaan perlu mengadakan training sebelumnya.

tempatpinjamuang-Lantas, apa saja kelemahan metode kerja outsourcing bagi perusahaan?

1. Berisiko mengalami kebocoran informasi

tempatpinjamuang-Tanpa ikatan yang kuat, tidak ada yang sanggup menjamin loyalitas. Perusahaan yang memberdayakan karyawan outsource untuk menanggulangi pekerjaan yang bersifat belakang layar atau terkait dengan inti bisnis perusahaan sanggup mempunyai potensi mengalami kebocoran informasi.

tempatpinjamuang-Selepas masa kontrak kerja, karyawan mungkin saja akan melakukan pekerjaan di perusahaan kompetitor dan pengetahuannya terkait pekerjaan sebelumnya berhak ia gunakan.  

2. Berisiko kehilangan karyawan yang sudah cocok dengan perusahaan

tempatpinjamuang-Tak gampang mencari karyawan yang cocok dengan perusahaan, terlebih kalau ia berkompetensi tinggi dan sanggup melakukan pekerjaan sesuai prospek perusahaan.

tempatpinjamuang-Akan tetapi, adanya kontrak kerja sanggup menghasilkan perusahaan kehilangan karyawan tersebut. Jika sudah begini, perusahaan sanggup menghabiskan waktu lagi untuk mencari karyawan yang tepat. 

Beberapa hal yang mesti dimengerti mengenai outsourcing

tempatpinjamuang-Selain klarifikasi tentang metode alih daya di atas ada 3 hal penting yang mesti kau ketahui, simak perihalnya berikut ini.

1. Perusahaan penyedia jasa yang benar gak memotong pendapatan pekerjanya

tempatpinjamuang-Praktik korporasi yang memotong honor pekerjaannya ialah hal yang gak semestinya dilakukan. Sebab hal tersebut sungguh merugikan pihak karyawan dan sanggup menghemat tingkat kesejahteraannya, mengutip dari Robs Jobs.

tempatpinjamuang-Semata-mata mereka cuma pengin menerima laba semaksimal mungkin dari potensi yang ada tanpa mempertimbangkan  kehidupan alih daya yang dimiliki.

tempatpinjamuang-Tapi balik lagi ini bukanlah sesuatu yang segalanya salah lantaran ada perjanjian yang sudah disepakati oleh kedua belah pihak tentang proses pembagian hasil upah. Makara kalau mau menyalahkan sukar juga menunjuk salah satu pihaknya.

2. Perjanjian kerja outsourcing mencakup singkat

tempatpinjamuang– Seperti yang udah sempat dibahas sebelumnya bahwa metode kerja alih kerja mempunyai kontrak waktu sementara aja. Sehingga kau gak sanggup menyiapkan karier jangka panjang.

tempatpinjamuang-Selain cuma sementara, durasi yang dipersiapkan pun beraneka ragam mulai dari bulanan hingga tahunan. Biasanya sih sekitar 1 atau 2 tahunan. Waktu tersebut mencakup singkat lantaran kau gak tau nih apakah bakal diperpanjang kontraknya atau gak.

tempatpinjamuang-Untung-untung kalau sanggup anjuran pembaharuan kontrak, kalau gak kau mesti mencari lowongan gres yang menyantap waktu, kan?

3. Jenjang karier yang menyibukkan direncanakan

tempatpinjamuang-Masih berafiliasi sama kontrak kerja yang singkat, setiap orang niscaya menginginkan jenjang kariernya terus bertambah seiring pengalaman yang makin bertambah.

tempatpinjamuang-Tetapi gimana mau naik pangkat kalau status kita aja masih belum karyawan tetap?

tempatpinjamuang-Inilah salah satu kondisi yang menyibukkan dihadapi oleh para pekerja yang terjerat metode ini. Ditambah lagi posisi kita yang ada di bawah dalam struktur perusahaan, makin memberatkan mimpi kita untuk sanggup menjadi seorang pemimpin.

tempatpinjamuang-Nah itu beliau pemahaman tentang metode kerja outsourcing dan beberapa hal penting yang pantas kau ketahui. Terlepas dari permasalahan itu, tampaknya metode perekrutan karyawan kayak gini masih sulit dihapus oleh pemerintah menyaksikan banyaknya usul dan suplai di lapangan.

tempatpinjamuang-Kita harapkan kebijakan yang menyinggung gunjingan ini kedepannya makin menguntungkan pekerjanya ya!

Tags :

Written by rizved al